Dipicu Sentimen BI dan Data AS, 24 Oktober 2025
Jumat, 24 Okt 2025, 08:45 WIBJAKARTA â Rupiah diperkirakan masih melanjutkan peÂlemahan menjelang akhir pekan ini, seiring ekspektasi pasar terhadap kemungkinan pemangkasan suku bunga acuan oleh Bank Indonesia (BI). Sentimen tersebut membuat investor bersikap hati-hati, terlebih di tengah ketidakpastian global.
Selain itu, tertundanya rilis data inflasi Amerika Serikat (AS) menambah keraguan pasar, karena data tersebut menÂjadi acuan utama bagi The Fed dalam menentukan arah kebijakan moneter berikutnya. Kombinasi faktor domestik dan eksternal ini membuat pergerakan Rupiah tetap rentan terhadap fluktuasi jangka pendek.
Analis Mata Uang Doo Financial Futures, Lukman Leong melihat prospek pemangkasan suku bunga BI akan terus meÂnekan rupiah. Karenanya, BI diperkirakan terus aktif mengÂintervensi pasar uang guna menekan pelemahan sehingga berdampak pada penurunan cadangan devisa negara.
Selain itu, lanjutnya, pergerakan rupiah akan dipeÂngaruhi rilis data inflasi AS yang tertunda. Untuk itu, dia memproyeksikan kurs rupiah terhadap dollar AS dalam perÂdagangan di pasar uang antarbank, Jumat (24/10), bergerak melemah di kisaran 16.550- 16.700 rupiah per dollar AS.
Sebelumnya, nilai tukar rupiah pada penutupan perdaÂgangan, Kamis (23/10) sore, melemah sebesar 44 poin atau 0,27 persen dari sehari sebelumnya menjadi 16.629 rupiah per dollar AS.
Analis Bank Woori Saudara Rully Nova di Jakarta mengaÂtakan pelemahan nilai tukar rupiah dipengaruhi dampak dari Bank Indonesia yang menahan suku bunga. âPelaku pasar asing masih dalam tren jual obligasi negara, dampak dari bunga acuan BI yang ditahan tidak turun,â ujar dia.
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Antara, Muchamad Ismail
Berita Terkait:
-
Dibayangi Eskalasi Geopolitik, 10 Agustus 2026
-
PP. PBVSI Targetkan Tim U-18 Indonesia Tembus Babak 4 Besar AVC Boys' Asia U18 Volleyball Championship 2026
-
Dongkrak Transaksi Aset Kripto di Tengah Demam Bola, Pintu Gelar Kompetisi Trading
-
Kemenpar Ajak Berwisata Melalui Liburan Cara Baru
-
Tradisi Jamasan Gangsa Wayang Orang Sriwedari
-
Harga BBM Nonsubsidi Dinilai Sudah Layak Turun, Bisa Ringankan Beban Kelas Menengah dan Dongkrak Daya Beli
-
Warga Diteror Ribuan Kutu Beras, Bulog Karawang Tindaklanjuti
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.