- Home
-
- Luar Negeri
-
- Warga Australia Bersiap Di...
Warga Australia Bersiap Dipanggang Gelombang Panas Jelang Musim Panas Tiba
Rabu, 22 Okt 2025, 20:32 WIBMELBOURNE - Jutaan warga Australia diperingatkan untuk bersiap menghadapi kondisi cuaca ekstrem pada Rabu (22/10), seiring gelombang panas dan angin kencang melanda seluruh negara tersebut.
Biro Meteorologi (Bureau of Meteorology) Australia pada Rabu pagi waktu setempat mengeluarkan peringatan cuaca ekstrem untuk angin kencang di negara bagian pesisir timur New South Wales (NSW) dan Victoria, serta Australia Selatan (South Australia/SA), dan peringatan gelombang panas untuk Queensland dan Wilayah Utara (Northern Territory/NT) di bagian utara Australia.
Suhu maksimum diperkirakan melampaui 35 derajat Celsius di sepanjang pesisir timur NSW yang padat penduduk pada Rabu (22/10) dan mencapai 39 derajat Celsius di ibu kota Negara Bagian NSW, Sydney, yang akan memecahkan rekor Oktober kota tersebut yang sebelumnya tercatat 38,2 derajat Celsius pada 2004.
Cuaca panas ekstrem dan angin kencang yang diperkirakan mencapai kecepatan hingga 100 kilometer per jam memicu peringatan bahaya kebakaran ekstrem dari Biro Meteorologi Australia untuk wilayah Greater Sydney dan daerah sekitarnya.
Menteri Kesehatan NSW, Ryan Park, pada Rabu pagi memperingatkan masyarakat untuk menghindari aktivitas di luar ruangan dan memperhatikan kondisi teman dan keluarga yang lanjut usia (lansia), anak-anak kecil, serta wanita hamil.
"Kami meminta semua orang hari ini untuk mengambil langkah-langkah guna melindungi diri dari panas dengan tetap sejuk dan terhidrasi," ujarnya.
Peringatan ini muncul setelah Queensland dan NSW mencatatkan hari terpanas pada Oktober sepanjang sejarah pada Selasa (21/10), dengan suhu maksimum mencapai 46,1 derajat Celsius di Queensland dan 44,8 derajat Celsius di NSW.
Victoria dan Australia Selatan tidak terdampak oleh gelombang panas. Namun, Biro Meteorologi Australia menyatakan kedua negara bagian tersebut berpotensi mengalami embusan angin yang merusak pada Rabu, seiring pergerakan sistem tekanan rendah yang berkembang di lepas pantai selatan Australia menuju ke arah timur. Ant/Xinhua
- sydney
- australian dollar
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Deri Henriawan
Berita Terkait:
-
Harga BBM Naik: Dua Negara Bagian Australia Gratiskan Transportasi Publik
-
Solidaritas Nordik: Norwegia Tegaskan Greenland Bagian Tak Terpisahkan dari Denmark
-
Tiga Ruas Jalan Nasional Diserahkan ke Pemkab Cianjur, di Antaranya Jalan Perintis Kemerdekaan
-
Redam Krisis Energi: Australia Pangkas Separuh Pajak Bahan Bakar
-
Energi dari Sampah: Waste-to-Energy Dinilai Bisa Jadi Jalan Pintas Menuju Nol Emisi
-
TNI AD Bersihkan Sekolah yang Terkena Banjir Bandang di Aceh Tamiang
-
Kartini KBC 2026 Dorong Perempuan Berdaya dan Kreatif
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.