- Home
-
- Luar Negeri
-
- Perjalanan Menuju KTT Trum...
Perjalanan Menuju KTT Trump, Polandia Ancam Paksa Pesawat Putin Mendarat dan Menangkapnya Jika Terbang di Wilayah Udaranya
Selasa, 21 Okt 2025, 20:50 WIBWARSAWA - Polandia pada hari Selasa (21/10) memperingatkan Presiden Russia Vladimir Putin agar tidak melakukan perjalanan melalui wilayah udaranya untuk menghadiri pertemuan puncak di Hungaria dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump, dan mengatakan bahwa negara itu dapat dipaksa untuk melaksanakan surat perintah penangkapan International Criminal Court (ICC) jika ia melakukannya.
Dari The Guardian, Bulgaria bersedia membiarkan Putin menggunakan wilayah udaranya jika pertemuan puncak diadakan di Hungaria, kata menteri luar negeri Georg Georgiev . "Saya tidak dapat menjamin bahwa pengadilan Polandia yang independen tidak akan memerintahkan pemerintah untuk mengawal pesawat tersebut untuk menyerahkan tersangka ke pengadilan di Den Haag."
"Dan, oleh karena itu, jika pertemuan puncak ini akan berlangsung, semoga dengan partisipasi korban agresi, pesawat akan menggunakan rute yang berbeda," kata Menteri Luar Negeri Polandia RadosÅaw Sikorski kepada Radio Rodzina.Â
Surat perintah ICC mewajibkan negara-negara anggotanya untuk menangkap Putin jika ia menginjakkan kaki di wilayah mereka.
Sikorski pekan lalu menuduh Russia melakukan eskalasi perang di Ukraina yang "secara taktis bodoh dan kontraproduktif", dengan mengatakan serangan pesawat nirawaknya ke Polandia bulan lalu tampaknya disengaja.
Sementara itu, Rusia mengatakan pada hari Selasa bahwa persyaratan perdamaian di Ukraina tetap tidak berubah sejak pertemuan puncak bulan Agustus antara presiden AS Donald Trump dan presiden Rusia Vladimir Putin.
Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov mengatakan kepada wartawan bahwa ia terkejut dengan laporan CNN yang "tidak bermoral" yang mengatakan bahwa pertemuan yang diantisipasi antara dirinya dan Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio telah ditunda untuk sementara waktu dan bahwa pejabat AS yang tidak disebutkan namanya merasa bahwa Rusia masih memiliki "sikap maksimalis".
"Saya ingin mengonfirmasi secara resmi: Rusia tidak mengubah posisinya dibandingkan dengan kesepahaman yang dicapai selama KTT Alaska," ujar Lavrov kepada wartawan, seraya menambahkan bahwa ia telah menyampaikan hal tersebut kepada Rubio.
Sebelumnya, seorang warga negara Ukraina yang diduga bekerja untuk dinas intelijen Rusia sebagai bagian dari kampanye sabotase ditahan di Polandia , sementara dua lainnya ditangkap di Rumania, kata jaksa pada hari Selasa.
Jaksa mengatakan individu-individu yang bertindak atas nama dinas intelijen Rusia diduga mempersiapkan tindakan sabotase yang melibatkan pengiriman barang berisi bahan peledak dan bahan pembakar ke Ukraina , yang dimaksudkan untuk terbakar secara spontan atau meledak selama pengangkutan.
Tujuannya adalah untuk mengintimidasi penduduk dan mengacaukan negara-negara Uni Eropa yang mendukung Ukraina, kata jaksa Polandia, seraya menambahkan bahwa dua warga negara Ukraina lainnya yang dicurigai mengambil bagian dalam rencana yang sama ditahan di Rumania.
Pihak berwenang Rumania mengatakan pada hari Selasa bahwa dua warga negara Ukraina, berusia 21 dan 24 tahun, yang bertindak atas nama intelijen Rusia, menitipkan dua paket berisi alat peledak rakitan di sebuah perusahaan kurir internasional di Bukares. Para spesialis dari intelijen Rumania menjinakkan alat peledak tersebut, dan keduanya ditahan sebagai tindakan pencegahan selama 30 hari.
Warga Ukraina di Polandia adalah salah satu dari delapan orang yang ditahan oleh pihak berwenang dalam beberapa hari terakhir karena dicurigai mempersiapkan tindakan sabotase di seluruh negeri, kata juru bicara Kantor Kejaksaan Nasional.
Redaktur: Selocahyo Basoeki Utomo S
Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S
Berita Terkait:
-
Kemenekraf Fasilitasi Klip Video Musisi Jawa Tengah lewat AKTIF Musik
-
Film Animasi “KPop Demon Hunters” Raih Dua Penghargaan di Oscar 2026
-
Warga Perlu Didorong Ramai-ramai Membuat Biopori Guna Kurangi Dampak Banjir
-
Singapura dan Australia meningkatkan Perlindungan Perdagangan Minyak dan Gas
-
Makin Genting, AS Diisukan Siapkan Pasukan Darat untuk Serang Iran
-
Putin Mengisyaratkan Perang Ukraina akan Segera Berakhir dan Siap Bertemu Zelenskyy di Negara Ketiga
-
Zelenskiy Kirim Surat Terbuka ke Putin, Usulkan Pertemuan Akhiri Perang
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.