Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkab Batang Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Banjir, Longsor, dan Angin Kencang.

📅 Kamis, 16 Okt 2025, 16:30 WIB | Oleh:
Pemkab Batang Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Banjir, Longsor, dan Angin Kencang. Doc: ANTARA/Kutnadi
Ket. Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten melakukan simulasi kesiapsiagaan bencana untuk menghadapi musim hujan di Batang, Rabu (15/10).

Batang -- Pemerintah Kabupaten Batang, Jawa Tengah, memperkuat kesiapsiagaan lintas sektoral dengan melibatkan 15 organisasi perangkat daerah dan sukarelawan dalam upaya menghadapi potensi bencana.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Wawan Nurdiansyah di Batang, Kamis, mengatakan bahwa daerah ini memiliki 12 jenis potensi bencana seperti banjir, longsor, dan angin kencang.

"Akan tetapi, saat ini kami fokus pada antisipasi banjir karena wilayah Jawa Tengah mulai memasuki musim hujan dengan puncaknya diprediksi terjadi pada Januari 2026," katanya.

Menurut dia, sebagai bentuk upaya kesiapsiagaan tersebut pihaknya melakukan simulasi penanganan bencana serta memperkuat koordinasi lintas sektoral.

"Kami ingin memastikan seluruh pihak memahami tugasnya, sistem komunikasi berjalan lancar, serta koordinasi bisa dilakukan cepat dan tepat waktu," katanya.

Ia mengatakan kegiatan simulasi dan koordinasi tersebut akan dilakukan secara berkala atau tidak hanya untuk menghadapi banjir saja tetapi juga potensi bencana lain seperti tanah longsor, angin kencang, dan gelombang pasang sesuai karakter wilayah yang terdiri atas pesisir dan perbukitan.

Setelah adanya kegiatan simulasi ini, dia berharap semua organisasi perangkat daerah dan unsur masyarakat dapat semakin tanggap dan siap siaga bila saat terjadi bencana.

"Kami berharap masyarakat selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap bencana apabila saat ini sudah mulai memasuki musim hujan. Koordinasi lintas sektoral juga terus kami tingkatkan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan bersama," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...

Swasembada Susu Masih Terbentur Impor

11 menit yang lalu | Lukman

Ekonomi
Swasembada Susu Masih Terbe...
Ekonomi
KIH Perkuat Daya Saing Prod...

Pemkot Surabaya Siapkan Perwali untuk Lindungi Hak Mbak-mbak PRT

11 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Pemkot Surabaya Siapkan Per...
Daerah
8 Accu Stasiun Pemantau Ana...
Advertisement
FIFA Asean Cup 2026: Drama VAR! Thom Haye Kartu Merah, Indonesia Vs Malaysia Masih 0-0 di Babak Pertama

FIFA Asean Cup 2026: Drama VAR! Thom Haye Kartu Merah, Indonesia Vs Malaysia Masih 0-0 di Babak Pertama

28 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.