Mayoritas Warga Filipina Nilai Korupsi Makin Parah

Kamis, 16 Okt 2025, 15:14 WIB

MANILA - Sebanyak 97 persen warga Filipina meyakini bahwa korupsi di pemerintahan negara tersebut "meluas," menurut survei nasional yang dirilis oleh firma jajak pendapat independen pada Rabu (15/10).

"Secara keseluruhan, warga Filipina memiliki pandangan negatif terhadap korupsi di negara tersebut, dengan hampir seluruh responden menggambarkan korupsi di pemerintahan meluas (97 persen), dan sebagian besar dari mereka melihat peningkatan korupsi di pemerintahan dalam 12 bulan terakhir (85 persen), dan memandang korupsi sebagai bagian yang normal dari politik Filipina (59 persen)," ungkap survei terhadap 1.200 orang dewasa yang dilakukan pada September oleh lembaga jajak pendapat Pulse Asia Research Inc. tersebut.

Survei itu menguraikan bahwa warga Filipina sepakat dengan pandangan bahwa korupsi di pemerintahan meluas, dan pada dasarnya terjadi secara universal, tidak hanya di tingkat nasional, tetapi juga di setiap subkelompok geografis dan sosioekonomi.

"Bagi sebagian besar hingga mayoritas orang dewasa Filipina, menerima atau memberikan suap (75 persen), penyalahgunaan dana publik atau sumber daya perusahaan (67 persen), dan menawarkan atau menerima uang pelicin (64 persen) merupakan tindakan korupsi," papar survei tersebut.

Hampir separuh populasi orang dewasa di Filipina mengidentifikasi insider trading (perdagangan saham yang memanfaatkan informasi penting yang belum diungkapkan ke publik) atau penipuan keuangan sebagai tindakan korupsi, diikuti oleh sekumpulan tanggapan yang mencakup penghindaran pajak atau persyaratan regulasi, serta nepotisme atau favoritisme dalam proses perekrutan atau promosi di dunia kerja, imbuh survei itu.

Survei itu dilakukan saat Senat dan Dewan Perwakilan Rakyat Filipina sedang menyelidiki penyimpangan dalam proyek infrastruktur di seluruh negara tersebut, terutama proyek pengendalian banjir.

Pada September, aksi unjuk rasa besar-besaran digelar di Manila dan sejumlah kota besar lainnya di Filipina, menentang korupsi meluas yang melibatkan para pejabat tinggi yang mengawasi proyek pengendalian banjir dan proyek-proyek terkait pemerintah lainnya.

Ket. Foto: — Sumber: AFP

  • philippines peso

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Deri Henriawan

Berita Terbaru

Hasil Liga Spanyol: Mourinho Awali Periode Kedua di Madrid dengan Kemenangan 2-1 Atas Espanyol

Dari yang Paling Horor Hingga yang Mengecewakan: Ranking Enam Film Insidious

Kabut Asap Makin Pekat, Dinkes Palembang Imbau Warga Gunakan Masker

Karang Taruna Nasional Kerahkan Personel Turut Tangani karhutla di Kalbar

Pemain Timnas Indonesia Ole Romeny Kena Kartu Merah, Fortuna Sittard Harus Akui Keunggulan AZ Alkmaar

Pemprov Sumut Dorong Generasi Muda Jadi Penggerak Transformasi Digital

Gelar Bazar Harkop Harnas, Pemkab Lebak Bantu Pasarkan Produk UMKM ‎

Produk UMKM Lebak Makin Laris! Pemkab Bantu Pasarkan Lewat Bazar

Pacu Daya Saing sebagai Kota Global, Pemprov DKI Dorong Penguatan Ekosistem Musik

12 Film Horor dengan Penggambaran Dunia Paling Mengerikan dan Memikat

Kapal Korea Selatan Tembus Jalur Arktik, Rute Baru Asia-Eropa Pangkas 7.000 Km

Pasar-pasar Sepi Pengunjung, DPRD Banjarmasin Dorong Perlunya Penataan Ulang

Pasar-Pasar di Banjarmasin Makin Sepi? DPRD Minta Segera Ditata Ulang

Prakiraan Cuaca Jakarta Cerah Berawan pada Minggu (23/8), Suhu Capai 26 hingga 31 Derajat Celcius

Cuaca Jakarta Hari Minggu Ini: Cerah Berawan Siang hingga Malam

Hasil Liga Italia: Napoli Awali Musim Serie A dengan Taklukkan Genoa 2-0, De Bruyne Sumbang Gol

Inter Milan Pesta Gol! Monza Dibungkam 4-1 di Laga Pembuka

‘It Ends’: Backrooms Perjalanan di Pedalaman

Hasil Mengejutkan! Tottenham Hotspur Dibantai Brentford 0-3

Wow Fantastis! QRIS Makin Diminati, Pengguna di Sulsel Kini Tembus 1,5 Juta

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.