Putri KW Melaju, Gregoria dan Alwi Tumbang di Denmark Open 2025

Selasa, 14 Okt 2025, 19:10 WIB

JAKARTA – Pebulutangkis tunggal putri Indonesia, Putri Kusuma Wardani, melangkah mulus ke babak kedua BWF World Tour Super 750 Denmark Open 2025. Bertanding di Jyske Bank Arena, Odense, Selasa (14/10), Putri menundukkan wakil India Anmol Kharb dua gim langsung, 21-9, 21-14.

Meski lawannya masih berstatus pemain junior, Putri tidak meremehkan Anmol yang pekan lalu menembus semifinal Arctic Open. Sejak awal, pemain asal klub Exist Jakarta itu berusaha mengendalikan tempo dan memainkan pola agresif yang ia kuasai.

Ket. Foto: Putri Kusuma Wardani. — Sumber: Antara

“Anmol walaupun masih usia junior, tapi minggu lalu dia bisa mendapatkan hasil bagus di Arctic Open. Makanya dari awal saya coba mengontrol permainan dan memainkan pola yang saya mau,” ujar Putri melalui keterangan resmi PBSI.

Gim pertama berjalan relatif mudah bagi Putri yang tampil dominan dengan penempatan bola akurat. Namun di gim kedua, arah angin sempat menyulitkannya hingga tertinggal 4-9. Perlahan ia menyesuaikan diri, lalu membalik keadaan dengan permainan reli panjang yang membuat lawan banyak melakukan kesalahan sendiri.

“Di gim kedua posisi saya menang angin, jadi banyak pengembalian keluar. Tapi setelah itu bisa menyesuaikan dan membalikkan keadaan. Anmol kalau diajak reli panjang masih kurang sabar, jadi sering error,” ujarnya.

Kemenangan ini mengantarkan Putri ke babak 16 besar untuk menantang wakil Jepang, Tomoka Miyazaki. Ia menegaskan pentingnya menjaga fokus dan daya tahan menghadapi lawan yang dikenal ulet.

“Melawan Tomoka harus menyiapkan ketahanan, karena pemain Jepang punya kelebihan di keuletan dan antisipasi bola atas. Walau di beberapa pertemuan saya bisa menang, tapi tetap harus waspada karena dia pasti tidak mau kalah lagi,” tambah Putri.

Namun, hasil berbeda dialami Gregoria Mariska Tunjung. Unggulan kedelapan itu tersingkir di babak pertama setelah ditundukkan tunggal putri Skotlandia, Kristy Gilmour, 7-21, 14-21. Gilmour tampil dominan sejak awal dan terus menjaga keunggulan poin tanpa memberi kesempatan Gregoria untuk bangkit.

Pada gim pertama, Gilmour langsung unggul 7-1 dan memimpin 11-5 saat interval, sebelum menutupnya 21-7. Di gim kedua, Gregoria sempat memperkecil ketertinggalan menjadi 14-16, tetapi Gilmour kembali melesat hingga menang 21-14 dan memastikan tiket ke 16 besar.

Nasib serupa juga dialami Alwi Farhan di sektor tunggal putra. Pemain muda Indonesia itu kalah dari wakil Hong Kong, Ng Ka Long Angus, dengan skor 10-21, 16-21.

“Permainan saya sangat mengecewakan. Start-nya lambat dan tidak bisa benar-benar fight back,” ujar Alwi usai pertandingan.

Ia mengakui sempat merasakan ketidaknyamanan pada bagian hamstring, namun tetap menerima kekalahan dengan lapang dada. “Bukan alasan, tapi memang ada rasa kurang nyaman. Selamat untuk Ng Ka Long,” katanya.

Alwi kini akan memulihkan kondisi fisiknya agar bisa tampil maksimal di turnamen berikutnya, French Open 2025. “Saya akan fokus pemulihan dan kembali lebih kuat,” ujarnya.

Dengan hasil ini, sektor tunggal Indonesia hanya menyisakan Putri KW di babak kedua Denmark Open 2025. Harapan pun kini bertumpu padanya untuk menjaga asa Merah Putih di Odense.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.