FIMPA UI Gali Potensi Pengembangan Ekonomi Biru di Kepulauan Seribu

Selasa, 14 Okt 2025, 08:00 WIB

DEPOK - Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia menggali potensi pengembangan ekonomi biru sebagai strategi pemberdayaan masyarakat pesisir di Pulau Harapan, Kepulauan Seribu.

Melalui Departemen Biologi dan bekerja sama dengan SustainaBlue UI, FMIPA UI menyelenggarakan lokakarya bertajuk “Peluang dan Manfaat Ekonomi Biru serta Penggunaan Sumber Daya Laut Secara Bijak” di RPTRA Widya Bahari, Pulau Harapan, Kepulauan Seribu.

Ketua pelaksana kegiatan Dr. Windri Handayani di Kampus UI Depok, Senin menjelaskan bahwa pendekatan kolaboratif menjadi kunci dalam pengembangan ekonomi biru.

“Kami percaya bahwa pendekatan transdisipliner dan keterlibatan langsung masyarakat adalah fondasi dalam membangun ekonomi biru yang inklusif dan berkelanjutan,” katanya.

Kegiatan itu diikuti 40 peserta dari komunitas nelayan setempat dan menghadirkan dua narasumber utama, yakni Ketua SustainaBlue UI Prof. Mufti Petala Patria, dan dosen Departemen Biologi Dr. Retno Lestari, Keduanya membahas pentingnya pengelolaan potensi laut secara berkelanjutan untuk menjamin kesejahteraan lintas generasi.


“Potensi laut untuk memutar roda perekonomian tidak hanya terbatas pada konsumsi hewan laut, tetapi juga mencakup jasa ekosistem dan produk turunan dari limbah pangan laut yang memiliki nilai ekonomi tinggi,” kata Prof. Mufti.

Sementara itu, Dr. Retno menambahkan bahwa ekonomi biru tidak hanya soal profit, tapi juga tentang pelestarian lingkungan laut.
“Konsep ekonomi biru adalah keseimbangan antara kesejahteraan dan keberlanjutan. Jika dikelola dengan bijak, potensi laut bisa terus dinikmati oleh generasi mendatang,” kata Retno.

Kegiatan juga mencakup diskusi kelompok terfokus (FGD) yang menggali potensi lokal Pulau Harapan. Beberapa potensi yang teridentifikasi antara lain wisata penangkaran penyu, aktivitas snorkeling dan menyelam, hingga produk olahan hasil laut, seperti abon ikan, pempek, bakso ikan, dan kerupuk “Puk Cue”.

Ket. Foto: FMIPA UI gali potensi ekonomi biru di Pulau Harapan — Sumber: Humas UI


Lurah Pulau Harapan Yusup, menyambut baik inisiatif tersebut. Dia berharap kegiatan serupa dapat berlanjut dan mendorong semangat masyarakat, khususnya generasi muda, dalam mengembangkan potensi lokal yang ada.

“Saya sangat berterima kasih kepada Universitas Indonesia atas workshop ini. Saya harap program seperti ini dapat membangkitkan semangat masyarakat, khususnya generasi muda, dalam meningkatkan perekonomian lokal,” kata Yusuf.


Potensi ekonomi biru di Indonesia diperkirakan mencapai 1,2 triliun dolar AS per tahun meliputi sektor-sektor strategis, seperti perikanan, energi terbarukan laut, wisata bahari, transportasi laut, serta konservasi ekosistem yakni mangrove dan terumbu karang.


Tim pengabdian itu terdiri atas beberapa dosen Departemen Biologi FMIPA UI, antara lain Dr. Retno Lestari, Dr. Yasman, Prof. Mufti Petala Patria, dan Dr. Ratna Yuniati.

Sementara dari tim SustainaBlue UI beranggotakan alumnus Departemen Biologi, yakni Achmad Eka Satria, Amelia Said, Siwi Dwi Hastuti, Ratu Nida Hamidah, dan Hedza Fadli Robbina.

Melalui kegiatan ini, FMIPA UI menegaskan komitmennya untuk terus berperan aktif dalam pembangunan pesisir berkelanjutan yang berbasis ilmu pengetahuan, partisipatif, dan berdampak langsung bagi masyarakat.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Antara

Berita Terbaru

DPR Sebut RUU Perampasan Aset Disusun dengan Hati-hati

Atasi Kebakaran Gambut di Kalimantan Barat, Wamen LH Diaz Hendropriyono Dorong Swasta Bangun Sekat Kanal

Resmikan RS Toto Tentrem, Gubernur Pramono Dorong Penguatan Layanan Stem Cell Jakarta

Apakah Rambut Botak Bisa Tumbuh Lagi? Kenali Tandanya

Sukhoi TNI AU Tergelincir di Lanud Hasanuddin Hingga Area Rumput Dekat Jalan Makassar-Maros

LRT Jakarta Pasang Tarif Promo Rp5.000! Rute Velodrome-Manggarai Siap Diresmikan

Cetak Sejarah di Paris! AG.AL Juara Club Champion EWC 2026, Kantongi Hadiah Rp110 Miliar

Paket Pernikahan Elegan di Pusat Jakarta! Mangkuluhur ARTOTEL Suites Buka Harga Mulai Rp25 Juta

Agrowisata Petik Anggur Kini Jadi Tren Wisata Baru di Kepulauan Riau

Mendagri: Korban Gempa NTT Bisa Cetak Ulang Dokumen KTP, KK, hingga BPKB Secara Gratis

BMKG: 6.409 Gempa Bumi Susulan Guncang Flores

DPR Dorong Pemerintah Buka Potensi Wajib Pajak Baru

KPK Tekankan Pentingnya Penguatan Integritas Kampus usai OTT di Unsoed

Kemenbud Fokus Pulihkan Warisan Budaya dari Desa Adat Sade Pasca Kebakaran 

Ada Apa dengan Rekening Dana Aliansi Masyarakat Pati Bersatu? Polda Metro Jaya Jelaskan

Heboh Rekening Aktivis Pati Diduga Diblokir, DPR Buka Suara dan Hubungi Bank

Parkir Rp60.000 per Jam Bikin Geger, Ini Respons Pramono

Udara Jakarta Terancam Polusi, Pramono Minta Masyarakat Hentikan Kebiasaan Bakar Sampah

Karhutla Makin Serius! Kemenhub Terbitkan 35 Izin Pesawat Asing Bantu Atasi Kebakaran

Bukan Sekadar Diskon! Subsidi Motor Listrik Disebut Bisa Pacu Industri Nasional

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.