Jadi Kepala Bapanas, Ini Rencana Amran Sulaiman
Senin, 13 Okt 2025, 15:44 WIBJAKARTAâKepala Badan Pangan Nasional (Bapanas/NFA) Amran Sulaiman menegaskan komitmen untuk memperkuat kerja sama lintas lembaga dalam mempercepat terwujudnya swasembada pangan nasional. Hal ini disampaikan usai prosesi serah terima jabatan (sertijab) Kepala Bapanas dari Arief Prasetyo Adi kepada Amran Sulaiman di Jakarta, Senin (13/10).
Sertijab tersebut menjadi momentum penting bagi konsolidasi kebijakan pangan nasional di bawah satu koordinasi yang solid dan berorientasi hasil. Amran Sulaiman yang juga sebagai Menteri Pertanian memastikan seusai sertijab dirinya langsung segera mensinkronkan dengan seluruh jajaran terkait program yang ada di Kementan dan Bapanas.Â
Dalam sambutannya, Amran Sulaiman mengapresiasi Arief atas capaian Bapanas dalam empat tahun terakhir. âTerima kasih atas kerja sama selama ini, empat tahun terakhir kerja luar biasa. Rating di bidang pangan luar biasa,â ujar Amran.
Amran menegaskan bahwa Kementan dan Bapanas memiliki visi yang sama dalam melaksanakan arahan Presiden Prabowo Subianto untuk mewujudkan swasembada pangan.
âKita hanya punya satu visi, Pak Presiden, swasembada pangan. Jadi insyaallah kalau tidak ada aral melintang, dua-tiga bulan ke depan gagasan besar Bapak Presiden swasembada itu bisa jadi kenyataan. Target empat tahun bisa kita percepat jadi satu tahun. Ini kerja kita semua tanpa kecuali,â tegasnya.
Kementan memastikan langkah-langkah percepatan akan difokuskan pada program strategis seperti penguatan produksi, stabilisasi stok, dan pengendalian harga di tingkat nasional. Menurut Amran, capaian positif sektor pangan dalam satu tahun terakhir perlu dijaga dengan kerja konkret dan koordinasi yang berkesinambungan.
âKita tidak boleh berhenti di capaian. Semua keberhasilan yang sudah diraih di bawah Pak Arief harus kita lanjutkan. Kita harus jaga sistemnya, jagain ritmenya, dan percepat langkahnya,â ujarnya.
Amran menilai, sinergi antara Kementan di bawah koordinasi Kemenko Pangan serta Bapanas, Bulog, serta berbagai lembaga lainnya akan menjadi fondasi utama dalam menjaga ketersediaan dan stabilitas harga pangan. Selain mempertahankan capaian yang sudah ada, Kementan juga akan memperluas upaya swasembada ke berbagai komoditas strategis lainnya.
Kementan menargetkan peningkatan produksi dan efisiensi di sektor jagung, gula, kelapa sawit, minyak nabati, daging ayam, telur, cabai, bawang merah, kopi, dan kakao agar kemandirian pangan tidak hanya berhenti pada beras, tetapi menjadi gerakan nasional lintas komoditas.
âPresiden sudah menegaskan bahwa kedaulatan pangan bukan sekadar program, tapi martabat bangsa. Karena itu, setiap jengkal tanah yang bisa ditanami, setiap petani yang mau bergerak, harus kita dukung sepenuhnya. Inilah semangat kita ke depan,â imbuhnya.
Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan (Menko Zulhas), menyampaikan apresiasi kepada Menteri Pertanian atas tambahan amanah yang kini diembannya sebagai Kepala Bapanas.
âPak Mentan, selamat atas tambahan tugas. Saya kadang-kadang kasihan lihat Pak Mentan ini, karena beban tugasnya tidak ringan. Tapi kita tahu Pak Presiden pikirannya besar dan dampaknya luas, sesuai dengan tujuan kita untuk merdeka pangan,â ujar Zulhas.
Zulhas menegaskan bahwa tantangan pangan ke depan tidak mudah, namun arah kebijakan Presiden Prabowo harus menjadi pegangan seluruh pemangku kepentingan.
âTidak mungkin kita berdaulat, kita jadi negara maju tanpa kedaulatan dan ketahanan pangan. Ini menyangkut hajat hidup orang banyak, nasib petani, nelayan, dan peternak. Karena itu, kita satu komando di bawah Presiden. Tidak boleh ada manuver lain. Semua harus satu arah untuk mewujudkan visi besar swasembada dan kemandirian pangan,â jelasnya.
Saling Terkait
Selain itu, Menko Zulhas juga menekankan keterkaitan antara ketahanan pangan dan pengembangan energi terbarukan yang tengah digarap pemerintah.
âKalau kita sudah sepaham ini, dampaknya akan luas. Jagung laku, singkong laku, tanah tidak ada yang kosong, karena harganya bagus. Ini semua bagian dari ekosistem kemandirian bangsa,â tegasnya.
Dengan tambahan tanggung jawab di Bapanas, Kementerian Pertanian kini mengemban mandat strategis untuk memastikan seluruh rantai pangan nasional berjalan dalam satu arah kebijakan. Di bawah koordinasi langsung Presiden Prabowo, sinergi lintas sektor menjadi kunci utama untuk mempercepat terwujudnya swasembada pangan dalam waktu yang lebih singkat.
- Kementerian Pertanian
- Badan Pangan Nasional (Bapanas)
- Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Erik, Fredrikus Wolgabrink Sabini
Berita Terkait:
-
Tottenham Pecahkan Rekor Transfer Klub, Sandro Tonali Resmi Diboyong dari Newcastle
-
Perkuat Ekosistem Emas Nasional, Bank Muamalat dan ANTAM Bersinergi Dalam Perdagangan Emas Fisik
-
Bunga Pinjaman Bulog Dipangkas! Dari 8 Jadi 5 Persen, Ini Dampaknya ke Harga Beras
-
Pusat PVTPP Perkuat Pendampingan Perizinan Pupuk bagi UMKM di Sukabumi
-
Bang Japar Kalideres Gelar Festival Budaya Betawi dan Lebaran Anak Yatim, Fahira Idris: Jakarta Kota Global, Berbudaya dan Peduli.
-
Libur Sekolah, Disparekraf Kendari Tambah Wahana Bermain Anak di Pantai Nambo.
-
Petenis AS Bersinar di Wimbledon, Anisimova dan Fritz Melaju ke Putaran Ketiga
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.