Baznas Dorong Zakat Berkelanjutan Lewat 'Green Zakat Framework'

Senin, 13 Okt 2025, 15:30 WIB

JAKARTA - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI mendorong upaya menciptakan ekosistem zakat yang berkelanjutan dengan meluncurkan buku "Green Zakat Framework."

"Green Economy merupakan kegiatan ekonomi selain untuk kesejahteraan rakyat sebagai tujuan akhir dari kegiatan ekonomi yang berdampak, untuk tercapainya keadilan bagi masyarakat, lingkungan, dan sumber daya alam. Sesungguhnya, Green Economy yang secara standar dikumandangkan di seluruh dunia adalah Green Zakat pada hakikatnya," kata Pimpinan Baznas RI Bidang Perencanaan, Kajian, dan Pengembangan ZIS-DSKL Nasional Zainulbahar Noor dalam peluncuran buku "Green Zakat Framework" di Jakarta, Senin.

Ket. Foto: Pimpinan Baznas RI Bidang Perencanaan, Kajian, dan Pengembangan ZIS-DSKL Nasional Zainulbahar Noor dalam peluncuran buku Green Zakat Framework di Jakarta, Senin (13/10/2025). — Sumber: ANTARA

Zainul menekankan bahwa seperti halnya ekonomi, zakat juga merupakan salah satu instrumen yang harus berkelanjutan.

Ia menilai "Green Zakat Framework" adalah upaya Baznas untuk menjembatani antara nilai-nilai keislaman dan prinsip Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).

"Green Zakat bukan hanya dokumen teknis, penting untuk menekankan hal itu, tetapi arah baru yang mengintegrasikan tiga dimensi, yaitu sosial, ekonomi, dan ekologi," ujarnya.

Menurut Zainul, pendekatan zakat hijau berangkat dari keyakinan bahwa tanggung jawab terhadap alam adalah bagian dari pengamalan sifat manusia sebagai khalifah.

Oleh karena itu, ia menyebut riset, kajian, dan pengalaman berbasis data yang empiris harus menjadi perhatian bersama dalam mengimplementasikan "Green Zakat Framework" yang sejalan dengan prinsip ekonomi hijau yang berkelanjutan.

Maka dari itu, Zainul berharap "Green Zakat Framework" bisa menyejahterakan masyarakat dan mengentaskan kemiskinan di Indonesia.

"Melalui Green Zakat Framework, kita ingin menegaskan bahwa zakat bukan hanya alat untuk redistribusi instrumen atau kegiatan yang sifatnya meredistribusi dari mereka yang berpunya kepada mereka yang tidak berpunya, tetapi juga alat rekonstruksi membangun peradaban yang lebih adil dan sustainable," tutur Zainulbahar Noor.

  • Baznas RI

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Tidak Hanya Jadi Ajang Olahraga, Purwokerto City Run 2026 Kenalkan Budaya Lokal

KemenPU Tangani 1.229 Titik Kekeringan: 41 Ribu Hektar Sawah & 616 Ribu Jiwa Terbantu

Kebakaran Rumah di Kebayoran Baru, Sebanyak 81 Personel Dikerahkan

Gempa M5,9 Mengguncang Jepang Bagian Timur termasuk Tokyo, Layanan Kereta Api Terganggu

269 Lulusan PT Terpilih untuk Program Magang Nasional di Kemenpar

Budi Doremi Rilis Lagu Baru "Cinta Sendiri", Ajak Pendengar untuk Move On

Jaga Tradisi 5 Abad Kota Banjarmasin, Pemkot Gelar Festival Karya Tari

Peringati HUT RI, Polda Metro Jaya Fasilitasi Perpanjangan SIM Gratis Ribuan Pengemudi Ojol

IQAir: Kualitas Udara Jakarta Tidak Sehat Pagi Ini, Kelima Terburuk di Dunia

Kebakaran Melanda Kampung Adat Sade di Lombok Tengah, Rumah Suku Sasak Hangus Terbakar

Tim Bola Voli Putri Indonesia Bungkam Kazakstan, Revans Terbayar

Cuaca Hari Minggu Cerah Berawan di Sebagian Besar Wilayah Indonesia

Forum Ulama Satukan Komitmen Tolak Politik Uang di Muktamar ke-35 NU

Karhutla di Jambi Terus Meningkat, Perusahaan Migas Petrochina Jabung Bantu Padamkan

Liga Inggris: Manchester United Tersungkur di Kandang Hull, Tottenham Dipermalukan Brentford

Serie A Italia: Inter dan Napoli Awali Musim 2026-27 dengan Kemenangan, De Bruyne Jadi Pembeda

Bayern Taklukkan Dortmund 2-1 dan Rebut Piala Super Jerman

La Liga Spanyol: Carlos Espi Jadi Penentu, Real Madrid Menang Dramatis di Markas Espanyol

Pemerintah Kota Jambi Dorong Tirta Mayang Tingkatkan Kualitas Air

Tarif Retribusi Turun! Pedagang Pasar Ajibarang Gelar Tasyakuran

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.