Memanas Lagi! Tiongkok dan Filipina Saling Tuding Soal Insiden Tabrakan Kapal di LTS

Minggu, 12 Okt 2025, 13:43 WIB

MANILA - Filipina mengatakan sebuah kapal Tiongkok sengaja menabrak salah satu kapalnya di Laut Tiongkok Selatan yang disengketakan pada hari Minggu (12/10). Di sisi lain, Beijing menyalahkan Manila atas insiden tersebut.

Konfrontasi antara kapal Filipina dan Tiongkok sering terjadi di jalur perairan yang disengketakan itu, yang diklaim Beijing hampir seluruhnya meskipun ada putusan internasional menyatakan pernyataan tersebut tidak memiliki dasar hukum.

Ket. Foto: Foto selebaran yang diambil dan dirilis pada 12 Oktober 2025 oleh Penjaga Pantai Filipina, menunjukkan sebuah kapal Penjaga Pantai Tiongkok (kanan) menggunakan meriam air terhadap kapal Biro Perikanan Filipina di perairan sengketa Laut Tiongkok Selatan. — Sumber: Penjaga Pantai Filipina via AFP

Filipina mengatakan sebuah kapal penjaga pantai Tiongkok "menembakkan meriam airnya" ke BRP Datu Pagbuaya, sebuah kapal milik biro perikanan Manila, pada pukul 9.15 pagi (01.15 GMT) pada hari Minggu.

"Tiga menit kemudian... kapal (Tiongkok) yang sama dengan sengaja menabrak buritan" kapal Filipina, "menyebabkan kerusakan struktural ringan tetapi tidak ada cedera pada awaknya", bunyi pernyataan itu.

Penjaga pantai Manila mengatakan insiden itu terjadi di dekat Pulau Thitu, bagian dari Kepulauan Spratly tempat Beijing menegaskan klaim kedaulatannya selama bertahun-tahun.

Penjaga pantai Tiongkok mengatakan insiden itu terjadi setelah sebuah kapal Filipina memasuki perairan dekat Sandy Cay, "mengabaikan peringatan keras berulang kali dari pihak Tiongkok, dan mendekati kapal Tiongkok tersebut."

"Tanggung jawab penuh berada di tangan pihak Filipina," kata juru bicara Liu Dejun dalam pernyataan daring.

Foto dan video yang dirilis oleh Penjaga Pantai Filipina menunjukkan kapal Penjaga Pantai Tiongkok -- dengan meriam air yang diaktifkan -- membayangi kapal Filipina.

"Meskipun ada taktik intimidasi dan tindakan agresif ini... kami tidak akan terintimidasi atau diusir," kata Penjaga Pantai Filipina.

Insiden ini adalah yang terbaru dalam serangkaian ketegangan baru-baru ini antara Beijing dan Manila di Laut Tiongkok Selatan, jalur perairan sibuk yang dilalui lebih dari 60 persen perdagangan maritim global.

Bulan lalu, pemerintah Filipina mengatakan satu orang terluka ketika serangan meriam air oleh kapal Penjaga Pantai Tiongkok memecahkan jendela di anjungan kapal biro perikanan lainnya, BRP Datu Gumbay Piang, di dekat Scarborough Shoal yang dikuasai Beijing.

Dan pada bulan Agustus, sebuah kapal angkatan laut Tiongkok bertabrakan dengan kapal penjaga pantainya sendiri saat mengejar kapal patroli Filipina di dekat beting yang sama.

Tiongkok merebut kendali perairan dangkal yang kaya ikan itu dari Filipina setelah kebuntuan panjang pada tahun 2012.

Filipina menyuarakan penentangannya terhadap rencana Tiongkok untuk membangun "cagar alam" di sana, dan menyebutnya sebagai dalih untuk menduduki lokasi tersebut.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: AFP

Berita Terbaru

Kebakaran Desa Adat Sade Jadi Alarm Keras: Pariwisata Harus Tangguh Hadapi Bencana

Anjlok ke Titik Terendah! Kebijakan Ekstrem PM Jepang Sanae Takaichi Bikin Rakyat Cemas!

Bandung Great Sale 2026 Gebrak Pasar, 171 UMKM Siap Unjuk Produk

Bye-Bye Kabel Ruwet! Pemkot Banjarmasin Siapkan Sanksi Tegas Buat Provider Nakal!

BNPB Minta Malaysia dan Singapura Tidak Saling Menyalahkan Soal Asap Karhutla

Ratusan Pasukan BKO Diterjunkan! Kodam XII/Tanjungpura Siaga Satu Hadapi Karhutla Kalbar!

Budaya Lokal Jadi Senjata Baru Mandalika untuk Gaet Wisatawan

Unik! Pemanasan di Kolam Hangat Tropis Malah Bikin Es Antarktika Tak Mudah Mencair

Ini 8 Penyebab AC Mobil Anda Tak Dingin, Simak Cara Mengatasinya!

Brasil Desak PBB Gelar Sidang Luar Biasa, Dunia Sudah Lelah dengan Konflik Global

Wamenekraf Tegaskan Desainer Harus Kuasai AI hingga Bisnis di Masa Depan

Ilmuwan Kembangkan Cip Pintar: Performa Maksimal, Minim Daya

Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

Harga Sembako di Lebak Terkerek Naik Dikit, Efek Kemarau Walau Pasokan Melimpah

Bandung Great Sale 2026 Resmi Dibuka! 171 UMKM Dilibatkan Dongkrak Ekonomi Daerah

Sulbar Darurat Internet: 30,25 Persen Desa Masih "Blank Spot"

Wadoh, Investor Korea Selatan Diduga Jadi Korban “Mafia Legal Formal”

Shin Tae-yong Puas Pola Permainan Persija Nyaris Sempurna Jelang Liga

Kemenkes: 3 Juta Orang Terpapar Asap Karhutla

Event Budaya Lokal Dipadukan Sport dan Lifestyle Bakal Perkuat Pengembangan Mandalika

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.