- Home
-
- Luar Negeri
-
- Kapal Tiongkok Kandas di L...
Kapal Tiongkok Kandas di Lepas Pantai Pulau yang Diduduki Filipina di LTS
Minggu, 08 Jun 2025, 18:00 WIBMANILA - Sebuah kapal Tiongkok kandas dalam cuaca badai di perairan dangkal di lepas pulau yang diduduki Filipina di Laut Tiongkok Selatan yang disengketakan, mendorong pasukan Filipina untuk bersiaga, kata pejabat militer Filipina pada Minggu (8/6).
Ketika pasukan Filipina menilai bahwa kapal penangkap ikan Tiongkok tampaknya telah kandas di perairan dangkal di sebelah timur Pulau Thitu pada Sabtu (7/6) karena cuaca buruk, personel militer dan penjaga pantai Filipina dikerahkan untuk memberikan bantuan tetapi kemudian melihat bahwa kapal tersebut telah dievakuasi, kata juru bicara angkatan laut regional Ellaine Rose Collado.
âBelum ada rincian seperti apakah ada cedera di antara awak kapal atau apakah kapal tersebut rusak,â kata Collado.
Konfrontasi telah meningkat antara penjaga pantai dan kapal angkatan laut Tiongkok dan Filipina di perairan yang disengketakan dalam beberapa tahun terakhir.
Penduduk desa Filipina yang tinggal di desa nelayan di Thitu, yang mereka sebut Pulau Pagasa, segera memberi tahu militer dan penjaga pantai Filipina setelah melihat kapal Tiongkok tergeletak di perairan dangkal sekitar 1,5 mil laut (2,7 km) dari desa mereka, ucap Albayda, seorang pejabat lokal Filipina,
Kapal yang rusak itu menyerupai apa yang berulang kali dikatakan militer Filipina sebagai kapal-kapal milisi Tiongkok yang diduga, yang telah mendukung penjaga pantai dan angkatan laut Tiongkok dalam memblokir dan mengganggu kapal-kapal penjaga pantai dan militer Filipina di perairan yang disengketakan, jalur sibuk untuk perdagangan dan perniagaan global.
Pulau Thitu adalah rumah bagi desa nelayan Filipina dan pasukan Filipina dan merupakan yang terbesar dari sembilan pulau dan pulau kecil yang diduduki oleh Filipina.
Pulau ini terletak sekitar 26 km dari Subi Reef, yang diubah Tiongkok menjadi pangkalan pulau bersama dengan enam terumbu tandus lainnya untuk memperkuat klaimnya terhadap hampir seluruh Laut Tiongkok Selatan.
Vietnam, Malaysia, Brunei, dan Taiwan juga terlibat dalam pertikaian teritorial yang telah lama memanas, sebuah titik panas di Asia yang dikhawatirkan banyak pihak dapat menempatkan Tiongkok dan Amerika Serikat dalam konflik besar.
AS tidak mengklaim Laut Tiongkok Selatan, tetapi telah berulang kali memperingatkan bahwa mereka berkewajiban untuk membela Filipina, sekutu lama mereka, jika pasukan, kapal, dan pesawat Filipina diserang, termasuk di Laut Tiongkok Selatan. CNA/I-1
Redaktur: Ilham Sudrajat
Penulis: Berbagai Sumber, Ilham Sudrajat
Berita Terkait:
-
Perpanjangan Kerjasama Lot N1 The Nusa Dua
-
Memanas Lagi! Tiongkok dan Filipina Saling Tuding Soal Insiden Tabrakan Kapal di LTS
-
Gubernur Maluku Ajak Umat Islam Jaga Perdamaian di Momentum Maulid Nabi 1447 H
-
Bertani Tidak Lagi Identik dengan Lumpur dan Hidup Pas-pasan, Wamentan: Pertanian Kini Jadi Ladang Cuan dan Miliki Masa Depan Cerah
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.