Dukung Penanganan Kanker Melalui Teknologi Pencitraan Medis, GE HealthCare dan Ikatan Elektromedis Indonesia (IKATEMI) Adakan Lokakarya Eksklusif di Surabaya

Sabtu, 11 Okt 2025, 13:58 WIB

JAKARTA – GE HealthCare bersama Ikatan Elektromedis Indonesia (IKATEMI) melanjutkan kolaborasi strategis yang telah dimulai sejak Desember 2024. Kali ini keduanya menyelenggarakan Lokakarya Eksklusif di RS Vertikal Kemenkes Surabaya.

Kegiatan ini merupakan lanjutan dari Training of Trainers (ToT) PET dan SPECT CT sebelumnya. Tujuannya adalah memperkuat kompetensi tenaga biomedis dalam pengelolaan teknologi pencitraan medis, khususnya untuk mendukung penanganan kanker sebagai salah satu prioritas nasional.

Ket. Foto: Kegiatan Lokakarya Eksklusif yang diadakan oleh GE HealthCare bersama Ikatan Elektromedis Indonesia (IKATEMI), di RS Vertikal Kemenkes Surabaya. Tujuannya memperkuat kompetensi tenaga biomedis dalam pengelolaan teknologi pencitraan medis, khususnya untuk mendukung penanganan kanker sebagai salah satu prioritas nasional. — Sumber: GE HealthCare

Plh Direktur Utama RS Kemenkes Surabaya, Dr. Martha Muliana Lumogom Siahaan, SH, MARS, M.Kes, menyambut baik inisiatif ini sebagai langkah strategis. Hal ini diharapkan menjadikan rumah sakit tersebut sebagai pusat pengembangan pendidikan dan inovasi kesehatan di Indonesia.

“RS Kemenkes Surabaya merasa terhormat dapat bekerja sama dengan GE HealthCare dan IKATEMI dalam meningkatkan edukasi dan inovasi di bidang perawatan kanker. Sebagai rumah sakit vertikal terbesar di Jawa Timur, kami berkomitmen untuk menjadi center of excellence yang mengintegrasikan layanan klinis, pendidikan, dan penelitian,” ujarnya melalui keterangan tertulis pada hari Sabtu (11/10).

Dr. Martha menuturkan kegiatan seperti ini sangat mendukung transformasi layanan kesehatan dan memperlihatkan bagaimana kemitraan lintas sektor antara publik dan swasta yang dapat memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kompetensi tenaga medis dan teknis untuk mendorong kualitas pelayanan rumah sakit agar semakin berorientasi pada pasien.

Ketua Umum DPP IKATEMI, Agus Komarudin, ST, MT, dalam pidatonya menyoroti pentingnya kemitraan ini dalam memperkuat pendidikan dan kapasitas teknis para tenaga biomedis agar mampu mengoptimalkan dan merawat teknologi pencitraan secara mandiri.

“Hal ini tidak hanya menjamin akurasi diagnostik, tetapi juga mendorong keseragaman kompetensi di seluruh wilayah Indonesia,” ucapnya.

CEO GE HealthCare Indonesia, Kriswanto Trimoeljo (Dadi), menyampaikan bahwa program ini mencerminkan komitmen GE HealthCare dalam menghadirkan solusi Precision Care melalui peralatan pencitraan seperti CT, MRI, PET, dan SPECT. Teknologi ini diyakini mendukung akses diagnostik lebih luas dan pengalaman pasien yang lebih baik.

Kolaborasi ini juga memperkuat posisi GE HealthCare sebagai mitra terpercaya bagi penyedia layanan publik dan swasta, sekaligus mendukung pengembangan tenaga kerja masa depan melalui pelatihan berkelanjutan.

“Bagi kami, transfer pengetahuan bukan hanya bagian dari pelatihan teknis, tetapi juga upaya membangun kemandirian dan ketahanan sistem kesehatan nasional. Kami ingin memastikan bahwa setiap inovasi yang kami hadirkan dapat dimanfaatkan secara optimal oleh talenta lokal, sehingga memberikan hasil yang nyata terhadap perawatan pasien,” ujar Dadi.

Menurut Kriswanto, melalui pendekatan berbasis digital, GE HealthCare terus mendukung transformasi ekosistem layanan kesehatan di Indonesia yang inklusif, modern, dan berkelanjutan.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Haryo Brono

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.