Sekolah Garuda Dorong Pemerataan Pendidikan di Daerah

Kamis, 09 Okt 2025, 01:10 WIB

Banjarmasin - Sekolah Garuda yang menjadi Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Presiden Prabowo Subianto bertujuan memperluas akses pendidikan unggulan di setiap daerah, kata Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya.

"Sekolah Garuda yang diprogramkan oleh Presiden ini nantinya akan menjadi penyempurnaan orkestrasi transformasi pendidikan," ucapnya saat peresmian Sekolah Garuda di Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, dengan didampingi Gubernur Kalsel Muhidin dan Wakil Gubernur Hasnuryadi pada Rabu (8/10).

Ket. Foto: Pengenalan Sekolah Garuda - Siswa mengikuti acara Mengenal Sekolah Garuda Transformasi di SMA Pradita Dirgantara, Boyolali, Jawa Tengah, Rabu (8/10). SMA Pradita Dirgantara menjadi satu dari 12 sekolah di Indonesia yang dikenalkan sebagai program Sekolah Garuda Transformasi, dengan menerapkan kurikulum International Baccalaureate (IB). — Sumber: ANTARA/Mohammad Ayudha

Seperti dikutip dari Antara, Teuku Riefky menjelaskan Sekolah Garuda hadir untuk memperluas kesempatan banyak anak Indonesia dari seluruh pelosok negeri bisa menembus kampus-kampus terbaik dunia.

Ia menyebut saat ini ada 16 titik Sekolah Garuda Transformasi, salah satunya di Kalsel yang mana awalnya SMA Banua.

Program Sekolah Garuda ini bagian dari visi besar Presiden Prabowo untuk mencetak Generasi Emas Indonesia 2045.

"Sekolah Garuda adalah cara pemerintah memperluas akses pendidikan unggul yang inklusif. Meracik talenta sains dan teknologi dari anak-anak berprestasi di seluruh penjuru negeri,” katanya.

Melalui Sekolah Garuda, pemerintah ingin melahirkan generasi muda yang cerdas, berdaya saing global, berjiwa kepemimpinan, berhati pelayanan, dan berkomitmen mengabdi untuk kemajuan bangsa.

Wakil Gubernur Kalimantan Selatan Hasnuryadi menyatakan pihaknya mendukung program itu dengan berkomitmen penuh terhadap pembangunan sekolah tersebut di Kalimantan Selatan.

"Pemerintah Provinsi Kalsel siap mendukung dan memfasilitasi agar pembangunan Sekolah Garuda dapat berjalan lancar. Ini adalah langkah strategis untuk mencetak generasi muda Kalsel yang cerdas, berdaya saing, dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional,” katanya.

Tiga Pilar Keunggulan

Sementara itu, Menteri Sosial Saifullah Yusuf mengemukakan Sekolah Garuda menawarkan tiga pilar keunggulan utama yang membedakannya dari model sekolah lain, sebagai bagian dari upaya Presiden Prabowo meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) Indonesia.

“Diharapkan Sekolah Garuda ini nanti bisa menjadi jembatan bagi siswa-siswa yang memiliki prestasi akademik, dijadikan sebagai kader-kader bangsa yang memiliki kesempatan bisa melanjutkan sekolah di jenjang yang lebih tinggi, bersyukur kalau nanti bisa melanjutkan di kampus-kampus ternama di berbagai negara. Ini adalah satu ikhtiar yang harus kita sama-sama sukseskan,” kata Saifullah Yusuf (Gus Ipul) usai menghadiri acara peluncuran Sekolah Garuda di SMAN 10 Samarinda, Kalimantan Timur, Rabu.

Ia menyebutkan pilar pertama adalah perannya sebagai penyeimbang akses, yang memberikan kesempatan setara bagi setiap anak berprestasi dari seluruh pelosok negeri.​​​​​​ Pilar kedua berfokus pada penyiapan karakter pemimpin yang tangguh untuk menyongsong Indonesia Emas 2045 dan pilar ketiga secara unik memadukan keunggulan akademik dengan semangat pelayanan dan pengabdian kepada masyarakat.

"Program ini dirancang bukan sekadar sebagai sekolah unggulan biasa, melainkan sebagai wadah pembentukan generasi sains dan teknologi masa depan yang berjiwa Pancasila," ucap Gus Ipul.

  • sektor pendidikan

Redaktur: Andreas Tanjung

Penulis: Eko S

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.