Airlangga Optimistis Perjanjian Dagang Mampu Dongkrak Ekspor Otomotif Indonesia

Kamis, 09 Okt 2025, 17:40 WIB

Karawang, Jawa Barat - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengharapkan sejumlah perjanjian dagang internasional Indonesia dengan negara-negara sahabat dapat mendongkrak ekspor produk-produk buatan dalam negeri, termasuk kendaraan/otomotif.

Menko Airlangga, saat ditemui di sela acara “3 Juta Ekspor Bagi Indonesia”, di PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) Karawang Plant 1, Karawang, Jawa Barat, Kamis (9/10), mengatakan Indonesia gencar melakukan negosiasi dagang demi memperluas akses pasar ekspornya.

Ket. Foto: Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memberikan sambutan dalam acara “3 Juta Ekspor Bagi Indonesia”, di PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) Karawang Plant 1, Karawang, Jawa Barat, Kamis (9/10). — Sumber: Antara

“Indonesia sedang terus bernegosiasi dengan multi blok luar negeri, termasuk yang terus didorong oleh Pak Menteri Luar Negeri (Sugiono) untuk CPTPP (Perjanjian Komprehensif dan Progresif untuk Kemitraan Trans-Pasifik/Comprehensive and Progressive Agreement for Trans-Pacific Partnership), OECD (Organisation for Economic Co-operation and Development) dan yang lain itu diharapkan market-nya (ekspor) semakin terbuka,” kata dia.

Lebih lanjut, Menko Airlangga mengatakan hal ini sejalan dengan upaya aktif Presiden Prabowo Subianto untuk membuka pasar baru sekaligus menambah kuota barang Indonesia yang masuk ke negara-negara tujuan.

“Salah satunya adalah dengan Indonesia masuk dalam aksesi blok perdagangan CPTPP dimana ini ada kesempatan untuk membuka pasar Meksiko yang selama ini mereka mengenakan trade in quota,” ujar dia.

Ia menjelaskan bahwa saat ini beberapa pasar menggunakan sistem kuota, sehingga membatasi barang impor masuk ke negara mereka.

Namun, Airlangga optimistis dengan kesepakatan-kesepakatan dagang yang telah terjalin, dapat merelaksasi aturan tersebut.

“Dengan nantinya Free Trade Agreement, CEPA (Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif/Comprehensive Economic Partnership Agreement) dan juga CPTPP, itu kuota bisa dibuka,” kata Menko Airlangga.

“Dan Indonesia sekarang juga terbuka untuk mengekspor otomotif ke Australia yang kita sudah punya perjanjian perdagangannya,” ujarnya menambahkan.

Sementara itu, khusus untuk produk otomotif, salah satunya adalah PT TMMIN yang secara akumulatif telah mengekspor 3 juta unit ke 100 negara sejak tahun 1987.

Menurut Airlangga, hal ini juga tidak lepas dari ekosistem rantai pasok (supply chain) dalam negeri.

“Ini termasuk industri kecil dan menengah mulai dari tier 2 seperti pabrik baja, pabrik plastik, ban, karet, kaca, komponen ini ada 540 supplier di tier 2 dan 240 di tier 1,” katanya pula.

Redaktur: Andreas Tanjung

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Saluran Irigasi Tertutup Longsor! PU Kebut Penanganan Air Bersih Pasca Gempa Flores

Pemprov Jabar Bersama TNI-Polri dan Masyarakat Bertekad Perkuat Komitmen Keamanan

BMKG Catat 235 Gempa Susulan di Flores

Penumpang Rasakan Mobilitas Bandung-Bali Makin Praktis Berkat Reaktivasi Bandara Internasional Husein Sastranegara 

UOB Perkuat Segmen Nasabah Premium dengan Peningkatan Manfaat Kartu Visa

Maskapai Garuda Indonesia Kembali Layani Penerbangan dari Bandara Internasional Husein Sastranegara Bandung

DPRD Kota Bandung: Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Hadapi Berbagai Tantangan

Sungguh Mengenaskan Kabar Duka Ini! Hingga Sabtu Sore, 38 Orang Meninggal Dunia akibat Gempa M 7,7 di NTT

Terus Bertambah! Gempa Dahsyat Flores akibatkan 33 Orang Meninggal

Warga Prancis Dievakuasi dari Jalur Pendakian Gunung Rinjani

Merah Putih Sepanjang 2.026 Meter bakal Dibentangkan di Gunung Dempo

Ratusan Pendaki Bakal Rayakan HUT ke-81 RI di Puncak Gunung Kerinci

Tim SAR Evakuasi Tiga Korban Reruntuhan Bangunan Akibat Gempa NTT

HUT RI, Masuk Ancol Gratis Tanggal 17 Agustus 2026, Buruan Reservasi, Kuota Terbatas!

Penumpang KM Bukit Siguntang Ditemukan Tewas di Perairan Balikpapan

Kodam Udayana Bantu Evakuasi Warga NTT Terdampak Gempa M7,7

Gempa M7,7 Guncang Flores, Polda NTT Bentuk Command Center & Kerahkan Personel

Badan Geologi: Gempa M7,7 di Timur Laut Nagekeo Dipicu Sesar Naik Busur Belakang Flores

BTS Makin Populer di Amerika, Capai Rekor Tertinggi 46% Menurut Survei

PU Kerahkan Alat Berat, Pastikan Akses Jalan NTT Tetap Terbuka Pasca Gempa 7,7 Magnitudo

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.