Wali Kota Agustina Tinjau Rusunawa Karangroto, Dengarkan Langsung Keluhan dan Aspirasi Warga
Rabu, 08 Okt 2025, 18:40 WIBSEMARANG - Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti, turun langsung meninjau Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) Karangroto di RW 12, Kecamatan Genuk, Kota Semarang, Jawa Tengah (Jateng), Rabu (8/10).
Kunjungan ini dilakukan untuk mendengarkan langsung keluhan dan aspirasi warga penghuni rusunawa sekaligus memastikan pelayanan pemerintah kota berjalan optimal.
âYa, melihat dari dekat saja. Sambil menyemangati teman-teman dinas supaya lebih semangat memperhatikan warganya, terutama yang tinggal di rusun,â ujar Agustina di sela kunjungan.
Dalam dialog terbuka dengan warga, sejumlah permasalahan mengemuka. Mulai dari keterbatasan ruang bermain anak, jauhnya akses ke fasilitas PAUD, kebijakan pembayaran listrik, hingga kondisi tanah yang lebih rendah sehingga kawasan rusun kerap tergenang air saat hujan lebat.
Menanggapi hal itu, Agustina menegaskan bahwa penyelesaian masalah rusunawa tidak bisa hanya dibebankan kepada Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim), melainkan perlu kolaborasi lintas dinas.
âIni tidak hanya urusannya Perkim. Ada DLH, ada DPU, ada Dinsos yang kita minta untuk bareng-bareng. Supaya apa yang ditemukan di lapangan bisa langsung kita selesaikan,â tegasnya.
Dari laporan pengelola, Rusunawa Karangroto Kota Lama yang dibangun sejak 1996 kini banyak mengalami kerusakan.
Bangunan dua lantai berisi 104 unit (52 di bawah dan 52 di atas) itu menghadapi berbagai persoalan, mulai dari kusen lapuk, atap keropos, hingga banjir di lantai bawah akibat posisi tanah yang lebih rendah dari jalan dan saluran air di depan rusun yang sudah meninggi.
âKatanya kemarin mau ada renovasi pintu kamar mandi. Soalnya belum ada pintunya. Tapi sekarang berhenti dulu. Semoga bisa segera dilanjutkan, meski bertahap,â ujar Dwi, warga yang telah 13 tahun menetap di rusunawa tersebut.
Kepala pengelola rusun menjelaskan, perbaikan terkendala oleh keterbatasan anggaran. Dari 12 wilayah sebaran rusun di Kota Semarang yang mencakup 48 bangunan dan 2.832 unit, anggaran pemeliharaan yang tersedia hanya 1 miliar rupiah per tahun.
Padahal, total kerusakan yang sudah direkap mencapai Rp7,2 miliar, sementara pendapatan dari retribusi rusunawa hanya sekitar Rp4,9 miliar per tahun.
Apresiasi Program Dana RT
Meski menghadapi berbagai keterbatasan, warga tetap menyampaikan apresiasi terhadap perhatian Pemkot Semarang, terutama melalui program bantuan dana 25 juta rupiah per RT yang digulirkan pemerintah kota. Program ini dinilai memupuk semangat gotong royong dan kepedulian warga dalam menjaga kebersihan lingkungan.
âApa yang disampaikan warga semoga bisa direspon pemerintah, khususnya Ibu Agustina. Kami sangat mendukung program 25 juta rupiah per RT ini,â kata Tri, Ketua RW 12.
Ia menambahkan, program tersebut membuat warga lebih aktif menjaga lingkungan dan memperbaiki fasilitas umum secara swadaya. âKampung kami jadi lebih resik, warga jadi semangat bersih-bersih. Semoga program ini terus berlanjut di tahun-tahun berikutnya,â tandasnya.
Wali Kota Agustina menegaskan, pemerintah akan menindaklanjuti berbagai masukan warga dan memastikan koordinasi lintas dinas berjalan lebih cepat dan responsif. âKami akan evaluasi dan tindak lanjuti satu per satu. Yang penting warga merasa didengar dan dilibatkan dalam proses perbaikan,â ujarnya.
Melalui kunjungan lapangan seperti ini, Pemkot Semarang berupaya memastikan setiap kebijakan pembangunan benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat di tingkat bawah â termasuk mereka yang tinggal di rumah susun.
- Wali Kota Semarang
- Wali Kota Agustina
- Dengarkan Keluhan dan Aspirasi
Redaktur: Sriyono
Penulis: Henri pelupessy
Berita Terkait:
-
Bye-bye Bayar Tunai, Batam Targetkan Seluruh Layanan Publik Gunakan QRIS Tahun Ini
-
Pengalaman Madrid Hadapi Ketajaman Bayern
-
Kasusnya Melonjak di DKI, Combiphar Gandeng Kader PKK Lawan Risiko ISPA di Musim Pancaroba
-
Leadership Talks di TIM: Gubernur Pramono Tutup Latsar CPNS 2025
-
Sidang Pembunuhan Siti Amelia Memanas! Tuntutan Mati untuk Mulyana Picu Histeria, Keluarga Korban Ngamuk di Ruang Sidang!
-
Wali Kota Agustina Pastikan Stabilitas Pangan Terjaga, Kenaikan Harga Sayur Diantisipasi Melalui Kempling Semarang
-
Waspada Jebakan Juru Kunci, Strategi Rahasia Arteta Agar Arsenal Tak Terpeleset di Kandang Wolves
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.