Pengalaman Madrid Hadapi Ketajaman Bayern

Selasa, 07 Apr 2026, 01:05 WIB

MADRID - Pengalaman dan mental juara saat bertanding di Liga Champions kembali menjadi sandaran Real Madrid saat menjamu Bayern Munich dalam laga leg pertama perempat final, Rabu (8/4) dini hari WIB. Di atas kertas, wakil Jerman datang dengan kepercayaan diri tinggi. Dia tampil sebagai salah satu tim paling lengkap di Eropa, terlebih dengan kemungkinan kembalinya mesin gol Harry Kane.

Madrid, pengoleksi 15 gelar Liga Champions, memang tengah menjalani musim yang tidak sepenuhnya mulus. Inkonsistensi kerap mengiringi langkah mereka. Namun, kompetisi ini selalu menjadi panggung yang berbeda bagi Los Blancos, tempat di mana logika kerap dipatahkan oleh sejarah dan mental juara.

Ket. Foto: Penyerang Real Madrid, Kylian Mbappe (Kiri), penyerang Vinicius Junior (kedua dari kiri) berlatih menjelang leg pertama perempat final Liga Champions UEFA melawan FC Bayern Munich — Sumber: afp/Pierre-Philippe MARCOU

Ketika banyak pihak menilai “sihir” Eropa mereka mulai memudar, Madrid justru menjawab dengan performa terbaik musim ini. Tim asuhan Alvaro Arbeloa tampil impresif untuk menyingkirkan Manchester City racikan Pep Guardiola di babak 16 besar.

Kekuatan lini depan Madrid tidak bisa dipandang sebelah mata. Nama-nama seperti Kylian Mbappe, Vinicius Junior, dan Jude Bellingham menjadi ancaman konstan, didukung gelandang enerjik Federico Valverde. Namun demikian, Bayern tetap dianggap lebih difavoritkan untuk mengangkat trofi.

“Kami tidak bisa berasumsi akan lolos begitu saja,” ujar presiden kehormatan Bayern, Uli Hoeness. “Namun, dari segi kualitas permainan, ini adalah peluang terbaik kami dalam waktu yang lama,” tambahnya.

Bayern juga mendapat suntikan optimistis dari kondisi Kane. Penyerang timnas Inggris itu telah mencetak 48 gol dari 40 laga musim ini, meski sempat absen saat kemenangan 3-2 atas Freiburg akibat cedera engkel. Rekannya, Joshua Kimmich, bahkan berseloroh bahwa Kane “akan bermain meski di kursi roda.” Pelatih Vincent Kompany mengaku yakin striker itu akan siap tampil.

Dengan dukungan pemain seperti Michael Olise dan Luis Diaz, Bayern mengusung gaya bermain agresif dengan tekanan tinggi. Strategi ini terbukti ampuh saat mereka menghancurkan Atalanta dengan agregat mencolok 10-2 di fase sebelumnya.

Kemenangan dramatis atas Freiburg, setelah sempat tertinggal dua gol, semakin mempertebal mental juang Die Roten. “Ini memberi kami kepercayaan diri besar. Saat ini kami merasa tak terkalahkan,” ujar penentu kemenangan, Lennart Karl. Bayern sendiri belum tersentuh kekalahan dalam 14 laga terakhir sejak Januari.

Sebaliknya, Madrid justru menelan empat kekalahan dalam periode yang sama. Arbeloa masih mencari keseimbangan ideal di tengah melimpahnya bintang. Ini sebuah tantangan yang sebelumnya juga dihadapi pelatih seperti Xabi Alonso dan Carlo Ancelotti.

“Mereka mungkin tidak memainkan sepak bola terbaiknya, tetapi pengalaman mereka luar biasa,” ujar Hoeness menilai calon lawannya.

Faktor Bernabeu

Kekalahan mengecewakan dari Mallorca di La Liga akhir pekan lalu membuat Madrid tertinggal tujuh poin dari Barcelona dalam perburuan gelar domestik. Namun Arbeloa menegaskan hasil itu tak akan memengaruhi fokus tim asuhannya di level Eropa.

“Saya tahu kemampuan pemain dan mereka memahami pentingnya laga ini,” ujarnya. Dengan dukungan suporter, segalanya menjadi lebih mudah.

Atmosfer Santiago Bernabeu Stadium memang kerap menjadi faktor pembeda. Dukungan fanatik, ditambah sejarah panjang dan kualitas individu, menjadikan Madrid mampu membalikkan keadaan bahkan dalam situasi paling sulit.

Pertemuan kali ini menjadi edisi ke-29 dua raksasa Eropa tersebut. Hal ini menjadikannya duel paling sering dalam sejarah kompetisi. Bayern terakhir kali menyingkirkan Madrid pada tahun 2012. Namun, kini mereka datang dengan keyakinan baru: saatnya mengubah narasi satu dekade terakhir. 

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra

Berita Terbaru

Cabai Rawit Makin Pedas! Harga Capai Rp69.950/Kg dan Telur Ayam Rp29.250

Mengkhawatirkan! Burung Ekek Keling Sunda Terancam Punah, Populasinya Kian Menurun

Perusahaan Milik Kampus UGM Go Public! Target IPO Capai Rp45 Miliar

Tinjau Karhutla Kalsel, Menhut Raja Antoni: Api Sudah Tak Terlihat, tapi Gambut Masih Berasap.

Dalang Karhutla Diburu! Komisi III DPR Apresiasi Langkah Tegas Polri

Coco Gauff Juara Cincinnati Open untuk Kedua Kalinya, Masuk Klub Elite WTA

Gratis dan Siaga 24 Jam! Pertamina Buka Posko Medis bagi Warga Manggarai NTT

Formula 1: Norris Menangi GP Belanda, Verstappen Kecelakaan di Depan Pendukung Sendiri

TNI AU Gerak Cepat! 6 Pesawat Bawa Bantuan Kemanusiaan ke NTT dan Kalimantan

Liga Inggris: Manchester City Menang Dramatis di Awal Era Maresca, Liverpool Selamat dari Kekalahan

Terungkap! Kebakaran Rumah di Tebet Diduga Dipicu Mesin Fotokopi

Serie A: Amorim Buka Era Baru dengan Kemenangan, Milan Tundukkan Torino; Juventus Menang Tipis atas Frosinone

Karhutla Meluas, Gubernur Kalsel Desak Masyarakat Lindungi Diri dari Paparan Asap

La Liga: Barcelona Pesta Gol di Kandang Elche, Atletico Madrid Selamat dari Kekalahan

Kementerian Kebudayaan akan revitalisasi situs budaya di Malut

Mengerikan Tragedi Kebakaran Rumah di Tebet, 4 Orang Tewas

Arthur Fils Juara Cincinnati Masters 1000, Tekuk Tiafoe dalam Final Bersejarah

Presiden Prabowo Pimpin Ratas di Hambalang, Bahas Karhutla dan Dampak Bencana NTT.

Kodaeral XIII Gelar Lomba Speedboat di Tarakan, Dorong Potensi Kemaritiman Kaltara.

Takdir Geografis Gambia, Negara Terkecil Afrika yang Terjepit Senegal

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.