Bantul Luncurkan Aplikasi SIDHARMA PASEBAN untuk Perkuat Sinergi Tri Dharma Perguruan Tinggi

Rabu, 08 Okt 2025, 14:15 WIB

BANTUL - Pemerintah Kabupaten Bantul melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) resmi meluncurkan aplikasi SIDHARMA PASEBAN (Sistem Informasi Implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi berbasis Pentahelix, Sinergi, dan Berkelanjutan), Selasa (7/10/2025). Aplikasi ini diharapkan menjadi instrumen digital yang memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah, perguruan tinggi, dan masyarakat dalam mengimplementasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi di wilayah Bantul.

SIDHARMA PASEBAN dirancang sebagai wadah koordinasi sekaligus pusat data kegiatan pendidikan, penelitian, magang, dan Kuliah Kerja Nyata (KKN). Melalui sistem ini, pemerintah dapat memetakan permasalahan serta menampung usulan program yang relevan dengan kebutuhan daerah dan visi pembangunan Kabupaten Bantul.

Ket. Foto: — Sumber: Dok. Pemkab Bantul

Kepala Bappeda Bantul, Ari Budi Nugroho, menjelaskan bahwa pengembangan aplikasi tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat sinergi lintas sektor.

“Diharapkan melalui aplikasi ini, kita dapat menerima usulan-usulan yang tepat sasaran serta selaras dengan program unggulan dan visi-misi Pemerintah Daerah,” ujar Ari.

Peluncuran SIDHARMA PASEBAN juga mendapat apresiasi dari Bupati Bantul yang diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Hermawan Setiaji. Dalam sambutannya, Hermawan menilai aplikasi ini menjadi langkah adaptif di tengah tantangan era digital dan kompleksitas pembangunan daerah.

“Di tengah era digital dan kompleksitas tantangan global saat ini, sangat dibutuhkan sistem atau program yang adaptif, integratif, dan mudah diakses oleh masyarakat serta para pemangku kepentingan,” kata Hermawan.

Ia menambahkan, inovasi digital seperti SIDHARMA PASEBAN tidak hanya memperkuat ekosistem pendidikan dan riset di Bantul, tetapi juga membuka ruang yang lebih luas bagi pengabdian masyarakat yang berbasis data, terukur, dan berdampak nyata.

“Kami percaya bahwa inovasi seperti ini akan memperkuat ekosistem pendidikan dan riset di Bantul, serta membuka ruang yang lebih luas bagi pengabdian masyarakat yang berbasis data, terukur, dan berdampak nyata. Kami juga berharap aplikasi ini dapat menjadi model bagi daerah lain, bahwa sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah dapat menghasilkan solusi konkret dan berkelanjutan bagi pembangunan daerah,” jelasnya.

Redaktur: Eko S

Penulis: Eko S

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.