Marc Marquez Memilih Istirahat untuk Memulihkan Cedera, Tak ke Australia dan Malaysia. Russell Menang di Negeri Singa
Selasa, 07 Okt 2025, 18:52 WIBJAKARTA â Memulihkan cedera akibat terlempar di Sirkuit Mandalika, menjadi opsi utama juara Dunia MotoGP 2025, Marc Marquez daripada ke Australia atau Malaysia. Dia dipastikan absen dalam dua putaran MotoGP mendatang di Australia dan Malaysia.
Kabar tersebut disampaikan setelah Marquez menjalani pemeriksaan lanjutan setibanya di Madrid, Senin (6/10). Hasil diagnosis menunjukkan adanya fraktur tulang di pangkal prosesus korakoid serta cedera ligamen di bahu kanan.
Meski begitu, tim medis memastikan kondisi Marquez tidak memerlukan tindakan operasi. Pemeriksaan radiologis juga menyingkirkan adanya kaitan dengan cedera lama serta tidak menemukan pergeseran tulang yang signifikan. âUntungnya, cederanya tidak parah, tetapi penting untuk menghormati jadwal pemulihan,â ujar Marquez dalam pernyataan resmi tim, Selasa.
âTarget saya adalah kembali sebelum akhir musim, tetapi tanpa terburu-buru melampaui rekomendasi dokter. Sekarang prioritasnya adalah pulih dengan baik dan kembali 100 persen," kata pembalap Ducati Lenovo itu menambahkan.
Russell Menang
Sementara itu, George Russell tampil impresif di bawah sorotan lampu Marina Bay dengan merebut kemenangan Grand Prix Singapura, Minggu (5/10) malam. Pembalap Mercedes itu mengalahkan Max Verstappen (Red Bull) dan Lando Norris (McLaren), sekaligus menjadi  membuat McLaren memastikan gelar konstruktor Formula 1 musim ini.
Oscar Piastri finis keempat. Meski gagal naik podium, total poin yang dikumpulkan duet Piastri dan Norris sudah cukup mengantarkan McLaren mempertahankan gelar dengan enam seri tersisa, menyamai rekor Red Bull pada 2023. Ini adalah titel konstruktor ke-10 McLaren sepanjang sejarah, dua musim beruntun mereka mendominasi.
Padahal, balapan sempat diwarnai insiden internal ketika Norris dan Piastri bersenggolan di tikungan pertama. âMereka telah mengemudi brilian sepanjang musim. Anda tidak bisa menjuarai konstruktor tanpa dua pembalap hebat. Kami membiarkan mereka bertarung. Mereka balapan keras, tapi tetap bersih dan untuk menang,â ujar CEO McLaren, Zak Brown.
Bagi Russell, kemenangan ini terasa manis setelah kegagalan dua tahun lalu ketika dia terhempas ke dinding pada lap terakhir di trek yang sama. âRasanya luar biasa, terutama setelah apa yang terjadi waktu itu. Kali ini kami menebusnya. Balapan 1 jam 45 menit di Singapura, dengan panas dan lembab, tidak pernah mudah. Tapi bisa membuka jarak 10 detik dalam 20 lap sungguh luar biasa,â Â ujar Russell yang start dari pole.
Verstappen mengakui finis kedua sudah hasil maksimal. âBalapan ini lebih sulit dari dugaan, ada beberapa hal yang harus kami pahami kenapa bisa salah. Di sirkuit ini, meski lebih cepat, mustahil menyalip tanpa insiden besar. Jadi posisi kedua sudah yang terbaik,â ujar juara dunia empat kali itu, yang kini tertinggal 63 poin dari Piastri di klasemen.
Drama juga melibatkan Lewis Hamilton. Pembalap Ferrari itu melorot karena masalah rem, sebelum akhirnya terkena penalti lima detik akibat melanggar batas lintasan, membuatnya turun ke posisi kedelapan. Sementara itu Kimi Antonelli (Mercedes) finis kelima, diikuti Charles Leclerc, Hamilton, Fernando Alonso, Oliver Bearman, dan Carlos Sainz.
Di awal lomba, Russell melesat mulus meninggalkan Verstappen. Namun sorotan justru tertuju pada Norris yang agresif menyalip Antonelli dan Piastri. Aksi nekatnya membuat mobilnya bersentuhan dengan Verstappen dan Piastri. Sang pemimpin klasemen jelas kesal. âJadi kita oke saja dengan Lando yang menyikutku begitu? Itu tidak adil,â protes Piastri lewat radio. Namun tim menolak memberi instruksi tukar posisi. Norris bersikeras, âItu balapan yang bagus.â
Balapan  kali ini juga dicatat sebagai Heat Hazard pertama dalam sejarah F1, mewajibkan tim menyediakan rompi berpendingin cairan bagi pembalap. Meski suhu udara relatif sejuk di angka 28 derajat Celcius, beberapa pembalap termasuk Verstappen memilih tidak mengenakannya.
- George Russell
- MotoGP 2025
- marc marques
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Benny Mudesta Putra
Berita Terkait:
-
Valentino Rossi: Sepanjang Karier Jorge Lorenzo Rival Terkuat di Lintasan
-
Penukaran tiket MotoGP Mandalika 2025
-
Marc Marquez Masuk Nominasi Laureus World Sportsman of the Year 2026
-
Tak Lelah Menggaungkan Solidaritas Mondial di KTT G20
-
Fermin Aldeguer Juara MotoGP Indonesia
-
Pertemuan Kesehatan Keuangan Nasional bersama Ratu Maxima
-
Macron Berjanji Akan Bekerja dengan Segala Daya Upaya
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.