Aldeguer Juara di MotoGP Indonesia

Senin, 06 Okt 2025, 07:44 WIB

LOMBOK TENGAH - Drama besar terjadi di Sirkuit Mandalika, Minggu (5/10), saat juara dunia baru Marc Marquez terjatuh di lap pembuka bersama Marco Bezzecchi. Insiden itu membuka jalan bagi pembalap muda Spanyol, Fermin Aldeguer, meraih kemenangan perdana dalam karirnya di MotoGP.

Marc Marquez, yang baru saja memastikan gelar dunia pekan lalu di Motegi, mengalami kecelakaan keras ketika Bezzecchi menabrak bagian belakang motornya. Keduanya terhempas ke gravel dengan kecepatan tinggi. Marquez tampak memegangi bahu kanannya usai kecelakaan. Ducati mengkonfirmasi ada indikasi patah tulang selangka kanan, dan Marquez segera diterbangkan ke Madrid untuk menjalani pemeriksaan medis.

Ket. Foto: Pembalap tim BK8 Gresini Racing MotoGP Spanyol Fermin Aldeguer melakukan selebrasi usai menjuarai Grand Prix MotoGP Indonesia di Sirkuit Internasional Mandalika di Mandalika, Nusa Tenggara Barat, 5 Oktober 2025. — Sumber: SONNY TUMBELAKA/AFP

Di depan, Aldeguer dari tim Ducati-Gresini memanfaatkan kekacauan tersebut dengan sempurna. Dia melaju tanpa perlawanan berarti dan menutup balapan dengan keunggulan lebih dari enam detik atas Pedro Acosta (KTM) yang finis kedua. Alex Marquez berhasil mengamankan podium ketiga dengan jarak hampir delapan detik dari rekan setimnya.

“Saya tidak percaya. Ini sangat luar biasa. Sebagai rookie, kami sudah bekerja sangat keras dan hasil ini membuktikannya. Kami harus terus melanjutkan jalan ini,” ujar Aldeguer, 20 tahun, yang kini resmi mencatat kemenangan pertama di kelas premier.

Bezzecchi, yang sehari sebelumnya tampil dominan dengan rekor lap di Mandalika, justru gagal total. Start dari pole position, dia melorot ke posisi ketujuh di belakang Marquez. Saat mencoba menyalip, Bezzecchi kehilangan kendali dan menabrak sang juara dunia tujuh kali.

Meski berjalan pincang dari kecelakaan, Marquez masih memegang rekor poin tertinggi semusim MotoGP, yakni 545 angka, berkat tambahan poin dari sprint race. Balapan juga menyajikan duel ketat untuk perebutan podium. Alex Rins sempat bersaing namun motornya bermasalah hingga tercecer. Alex Marquez mengambil kesempatan itu dan mengokohkan posisi runner-up klasemen di belakang kakaknya.

“Saya merasa lebih baik di tiap lap. Selamat untuk rekan setim saya, dia menjalani akhir pekan luar biasa. Bagi saya, podium ini sangat penting,” ujar Alex Marquez. Brad Binder menutup balapan di posisi keempat, disusul Luca Marini, Raul Fernandez, dan Fabio Quartararo. Acosta mengaku puas dengan posisi kedua meski masih ingin berkembang. “Selama bisa naik podium, kami harus senang. Kami punya potensi, mungkin belum untuk menang, tapi cukup untuk bersaing di papan atas,” ujarnya.

Sementara itu, Francesco Bagnaia mengalami akhir pekan yang buruk. Start dari posisi ke-16, juara dunia dua kali itu justru terjatuh saat berada di urutan paling belakang. Joan Mir dan Enea Bastianini juga gagal finis, membuat hanya 19 pembalap yang sempat start. Maverick Vinales bahkan mundur sebelum balapan akibat cedera bahu berkepanjangan. ben/AFP/G-1

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.