Kawasan Karst Sangkulirang-Mangkalihat Diandalkan Bisa Menjadi Geopark
Kamis, 02 Okt 2025, 01:08 WIBSAMARINDA - Kawasan Karst Sangkulirang-Mangkalihat yang terkenal dengan Goa Tapak Tangan Purbakala menjadi Geopark Nasional. Sekretaris Daerah Provinsi Kaltim Sri Wahyuni di Samarinda, Rabu, mengajak masyarakat, terutama pencinta alam dan warisan budaya untuk memberikan dukungan penuh. Menurutnya, ini adalah kesempatan emas untuk mengangkat potensi Kaltim ke mata dunia.
âKita memiliki kekayaan luar biasa, yaitu Tapak Tangan Purbakala yang umurnya ribuan tahun. Inilah daya tarik utama Kaltim,â ujar Sri Wahyuni usai Rapat Koordinasi di Ruang Tepian II Kantor Gubernur Kaltim. Saat ini upaya menuju Geopark Nasional semakin matang. Sekda Sri mengungkap Tim Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) akan melakukan pra-asesmen di Berau 7-9 Oktober.
Dalam persiapan menuju penilaian resmi, Pemprov Kaltim telah melakukan asesmen mandiri dan hasilnya menggembirakan. âKita sudah mengumpulkan sekitar 1.800 poin dari target penilaian 2.500 poin. Artinya, kita semakin dekat dengan penetapan,â jelasnya. Untuk memperkuat usulan ini, Pemprov Kaltim juga telah meluncurkan logo Geopark Karst Sangkulirang-Mangkalihat yang mengambil ikon Tapak Tangan Purbakala dari goa.
Sekda Sri menekankan pentingnya rasa kepemilikan dan minta semua pihak, termasuk pemerintah daerah dan perangkat terkait menyosialisasikan logo secara masif di media sosial. âJangan tunggu ditetapkan dulu, baru kita peduli. Saya minta, sosialisasikan bersama. Mari tunjukkan rasa memiliki terhadap Geopark Sangkulirang-Mangkalihat,â kata Sekda Sri Wahyuni.
UU
Sementara itu, masih terkait kepariwisataan, Wakil Ketua Komisi VII DPR Lamhot Sinaga menyebut peringatan Hari Turis Sedunia 27 September menjadi momentum kebangkitan pariwisata nasional, seiring rencana pengesahan Rancangan Undang-Undang Kepariwisataan pada awal Oktober.
Menurut Lamhot, pariwisata bukan sekadar aktivitas rekreasi, melainkan instrumen pembangunan yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi, membuka lapangan kerja, memperkuat dialog antarbudaya, hingga berkontribusi pada perdamaian dunia.
âIndonesia, dengan kekayaan alam dan budaya luar biasa termasuk Danau Toba, seharusnya menjadi pemain utama dalam agenda pariwisata dunia,â kata Lamhot. DPR bersama pemerintah tengah merampungkan pembahasan RUU Kepariwisataan yang dijadwalkan disahkan saat rapat paripurna DPR tanggal 5 Oktober. Regulasi baru itu diharapkan menghadirkan kerangka hukum modern yang adaptif terhadap era digital, tuntutan keberlanjutan, dan kompetisi global.
- geopark
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Aloysius Widiyatmaka
Berita Terkait:
-
Cuaca Jakarta Hari Ini, Awal Tebal Menyelimuti Seluruh Wilayah DKI dari Pagi hingga Malam
-
Misteri Naga Jawa Penjaga Laut Ciletuh: Warisan Purba yang Kini Terancam Rusak!
-
Kerusakan Panel PJU di Rawamangun Diperbaiki Pemkot Jaktim
-
Tingkatkan Layanan Kesehatan, Pemkab Jayawijaya Bangun 18 Puskesmas
-
2.095 Orang Ikuti Uji Klinik Global Vaksin TBC
-
Ratusan Personel Gabungan Bersihkan Kawasan Waduk Melati
-
Simulasi Penanggulangan Bencana Alam
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.