Bupati Rejang Lebong Mengajak Warga untuk Melestarikan Sumber Air

Kamis, 02 Okt 2025, 23:45 WIB

Rejang Lebong - Bupati Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, Muhammad Fikri mengajak warga di daerah itu untuk melestarikan sumber air atau mata air dengan menjaga lingkungan di bagian hulu.

"Air adalah elemen penting bagi kehidupan. Mari kita jaga dengan baik, jika tidak dijaga dengan baik justru dapat menimbulkan bencana, seperti banjir yang baru-baru ini melanda wilayah Dusun Curup akibat penyempitan dan pendangkalan badan Sungai Air Duku," kata Muhammad Fikri usai mengikuti penanaman pohon di Rejang Lebong, Kamis.

Ket. Foto: Bupati Rejang Lebong Muhammad Fikri tengah mencangkul tanah menimbun bibit buah durian yang ditanamnya dalam rangka Green Action PT PLN dan KPHL Balai Rejang bertempat di kawasan Bunut Lepek Talang Ulu, Kecamatan Curup Timur. Kamis (2/10/2025). — Sumber: Antara

Dia menjelaskan, upaya untuk menjaga sumber air atau mata air ini ialah dengan kegiatan penanaman pohon produktif jenis buah-buahan alpukat dan durian tersebut merupakan bagian dari Green Action PLN dengan Kesatuan Pengelolaan Hutan Lindung (KPHL) Bukit Balai Rejang.

Kegiatan penanaman pohon ini, kata dia, dilaksanakan di kawasan mata air Bunut Lepek, Kelurahan Talang Ulu, Kecamatan Curup Timur yang selama ini menjadi sumber PDAM Kabupaten Rejang Lebong serta pengairan pertanian warga.

"Saya berikan apresiasi kepada PLN dan KPHL Bukit Balai Rejang atas terlaksananya kegiatan ini, karena tujuannya ialah untuk menjaga kelestarian sumber air yang sangat penting untuk kebutuhan masyarakat," terangnya.

Manajer PLN UBP Bengkulu Ariful Bahri menjelaskan, kegiatan penanaman pohon ini merupakan rangkaian program Green Action secara nasional dalam rangka HUT ke-30 PLN Indonesia Power yang berlangsung 15 September - 3 Oktober 2025.

"Air merupakan penggerak turbin PLTA Musi dan PLTA Tes. Karena itu, PLN berusaha menjaga kelestarian sumber air dengan menanam pohon produktif di kawasan Bunut Lepek dan hulu Sungai Musi di Desa Kayu Manis," kata Ariful.

Kepala KPHL Bukit Balai Rejang Dedi Wijaya menambahkan bahwa Kabupaten Rejang Lebong dikelilingi hutan lindung, taman wisata alam, cagar alam, serta ada juga Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS).

"Hutan merupakan kawasan pelindung sumber air. Karena itu, kita terus berupaya menanam pohon untuk menjaga kelestarian hutan sekaligus melindungi sumber air. Bibit buah-buahan yang kita tanam pada hari ini ada 300 batang," kata Dedi.

Kegiatan penanaman pohon ini dilaksanakan PLN dan KHPL Bukut Balai Rejang dilakukan di kawasan Bunut Lepek Talang Ulu dan Desa Kayu Manis bersama kelompok tani setempat yang selama ini menjadi sumber air warga dan juga PDAM Tirta Bukit Kaba Rejang Lebong.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Antara, Ones

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.