Ganda Campuran Ditarik Mundur dari Arctic Open 2025
Senin, 29 Sep 2025, 19:55 WIBJAKARTA â Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) menarik mundur seluruh wakil ganda campuran  dari Arctic Open 2025. Dengan keputusan ini, Indonesia hanya akan mengandalkan sektor ganda putri di turnamen BWF World Tour Super 500 yang digelar di Vantaa, Finlandia, 7â12 Oktober mendatang.
Awalnya, PBSI mendaftarkan wakil di dua sektor: ganda putri dan ganda campuran. Di sektor ganda putri, Indonesia mengirimkan tiga pasangan, yakni Lanny Tria Mayasari/Amallia Cahaya Pratiwi, Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari, serta Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum.
Sedangkan di sektor ganda campuran, terdapat empat pasangan: Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu, Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah, Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil, serta Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari.
Namun, berdasarkan pembaruan daftar peserta di laman resmi BWF, Senin (29/9), seluruh wakil ganda campuran Indonesia tercatat mengisi kolom withdrawn (mengundurkan diri).
Keputusan ini sekaligus memperpanjang catatan kurang konsistennya sektor ganda campuran Indonesia sepanjang musim 2025. Setelah Jafar/Felisha meraih gelar di Taiwan Open Super 300 pada  bulan Mei lalu, prestasi ganda campuran belum lagi menunjukkan tren positif.
Amri/Nita sempat memberi harapan dengan menembus semifinal Thailand Open Super 500, namun momentum itu gagal berlanjut di turnamen-turnamen berikutnya. Dejan/Fadia hanya sanggup mencapai perempat final Malaysia Masters Super 500, sementara Jafar/Felisha terhenti di babak delapan besar Singapore Open Super 750.
Adnan/Indah sempat mengejutkan dengan lolos ke semifinal Indonesia Open Super 1000, tetapi hasil itu juga tidak berlanjut di ajang berikutnya. Di Japan Open Super 750, tak ada wakil Indonesia yang mencapai perempat final.
Harapan publik sempat tertuju pada Jafar/Felisha di China Open Super 1000, namun mereka gagal menembus final. Dalam Kejuaraan Dunia BWF 2025, keduanya hanya bertahan hingga babak 16 besar, sedangkan Rinov/Pitha terhenti di babak 32 besar.
Rangkaian kegagalan itu diperburuk dengan absennya wakil Indonesia di partai final dalam tiga turnamen terakhir: Hong Kong Open Super 500, China Masters Super 750, dan Korea Open Super 500.
Situasi inilah yang diyakini menjadi alasan PBSI memilih menarik mundur seluruh pasangan ganda campuran dari Arctic Open 2025. Keputusan itu diharapkan memberi kesempatan kepada Jafar/Felisha dkk untuk beristirahat sejenak, melakukan evaluasi, dan kembali lebih siap di turnamen berikutnya.
Harapannya, sektor ganda campuran bisa kembali menemukan performa terbaik dan menghadirkan prestasi membanggakan, bahkan merebut gelar, di sisa musim kompetisi tahun ini.Â
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Benny Mudesta Putra
Berita Terkait:
-
Upaya Mempercepat Pengentasan Kemiskinan di Madiun
-
Mudik Tenang, Azko Hadirkan Solusi Keamanan Rumah Terintegrasi melalui Aplikasi Sync
-
Laga Berat Menanti Lima Wakil Indonesia di Babak Pertama Thailand Open
-
Tim Bulu Tangkis Putri Indonesia Siap Hadapi Thailand di Perempat Final BATC 2026
-
Ini Kronologi Mobil Terbakar di Jalan Tol Jagorawi Arah Jakarta ke Bogor, Nihil Korban
-
Kompolnas: Penanganan Narkoba Harus Sentuh Pencucian Uang, Bukan Sekadar Pemaka
-
Chandra Asri All Out! Ekspansi ke Singapura, Industri Nasional Meroket
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.