Nanik S. Deyang: Pelanggaran MBG dengan Produk Pabrikan Tidak Akan Ditoleransi

Sabtu, 27 Sep 2025, 21:40 WIB

Badan Gizi Nasional (BGN) berjanji segera menyetop pembelian produk pangan buatan pabrik-pabrik yang dimiliki oleh konglomerat dan segera beralih untuk membeli produk-produk langsung dari usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Wakil Kepala BGN Nanik S. Deyang, saat jumpa pers di Kantor BGN, Jakarta, Jumat (26/9), memperingatkan kepada pemilik dan pengelola dapur-dapur MBG untuk tidak membeli produk-produk pabrikan dan menyajikannya dalam menu Makan Bergizi Gratis (MBG), karena jika ditemukan, maka pelanggaran itu tidak akan ditoleransi.

Ket. Foto: Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S. Deyang (kiri) menjawab pertanyaan wartawan saat ditemui selepas jumpa pers di Kantor BGN, Jakarta — Sumber: Antara Foto

"Jadi mohon (kepada para mitra, red.), saya tidak akan menggunakan lagi, tidak menolerir pemakaian produk-produk pabrikan. Kami akan menggunakan produk-produk lokal. Roti-roti yang dibuat oleh ibu-ibu murid-murid yang kami berikan makan. Jadi, roti itu nanti akan dibuat oleh ibunya, dan rotinya akan dimakan anak-anaknya," kata Nanik saat jumpa pers.

Dia mencontohkan selama periode bulan puasa hingga mendekati lebaran, makanan bergizi gratis yang disalurkan kepada anak-anak sekolah, anak-anak balita, dan ibu hamil, banyak menggunakan aneka makanan kemasan buatan pabrik-pabrik besar.

Sajian semacam itu, menurut Nanik, tidak sesuai dengan instruksi Presiden Prabowo Subianto yang menginginkan MBG menghidupkan perekonomian lokal.

"Kami akan menjalankan instruksi Presiden bahwa dapur MBG ini adalah untuk membangkitkan ekonomi lokal, bukan untuk memperkaya konglomerat, (misalnya seperti itu, red.) konglomerat pemilik pabrik roti," sambung Nanik.

Walaupun demikian, Nanik menyebut BGN akan memperbolehkan susu kemasan buatan pabrik-pabrik besar masuk dalam menu MBG, selama di daerah tempat dapur MBG itu beroperasi tidak ada peternakan susu lokal.

"Kecuali, ada susu yang di mana di dapur itu memang tidak ada peternakan susu, maka terpaksa untuk sementara kami bolehkan menggunakan susu kemasan, tetapi untuk produk lain kami tidak akan menolerir," katanya.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Kepala BGN itu menegaskan BGN tidak juga menolerir seluruh pelanggaran SOP sekecil apapun. Dia memberikan contoh ada dapur MBG yang ditemukan melanggar SOP, misalnya membeli bahan baku seperti ayam potong pada hari Sabtu, tetapi baru dimasak pada hari Rabu.

"Saya minta para mitra untuk ikut mengawasi dan bertanggung jawab. Saya juga tidak menolerir bahan baku, bahan baku yang dipakai bila tidak fresh (segar, red.), karena kejadian di Bandung ini sungguh di luar nalar. Bagaimana bahan baku dalam kondisi tidak fresh, ayam dibeli pada hari Sabtu, baru dimasak pada hari Rabu. Memang, kalau di rumah ya nggak apa-apa itu, 2 ayam kita nyimpan-nya, tetapi kalau 350 ayam, freezer mana yang kuat menyimpan," kata Nanik.

  • Nanik S. Deyang

Redaktur: Yebdi Trismar

Penulis: Tim Koran Jakarta

Berita Terbaru

Wujud Kepedulian BUMN, TelkomGroup Salurkan Bantuan Rp1,3 Miliar untuk Korban Gempa NTT

Resmikan Jaksinema Pasar Rumput, Wagub Rano Minta Bioskop Mini Rp15 Ribu di Tiap Rusun

Debt Collector Paksa Masuk ke Dalam Mobil, Piting Leher dan Ancam Pengemudi

TNI-Polri Bongkar Arena Judi Sabung Ayam di Gowa, Tidak Ada Orang di Lokasi

Dinsos Tanjungpinang Buka Ruang Bagi Warga untuk Perubahan Desil

Sudah 2 Hari Juanda Belum Ditemukan Akibat Terseret Arus saat Kemping di Pantai

DPR Sebut RUU Perampasan Aset Disusun dengan Hati-hati

Atasi Kebakaran Gambut di Kalimantan Barat, Wamen LH Diaz Hendropriyono Dorong Swasta Bangun Sekat Kanal

Resmikan RS Toto Tentrem, Gubernur Pramono Dorong Penguatan Layanan Stem Cell Jakarta

Apakah Rambut Botak Bisa Tumbuh Lagi? Kenali Tandanya

Sukhoi TNI AU Tergelincir di Lanud Hasanuddin Hingga Area Rumput Dekat Jalan Makassar-Maros

LRT Jakarta Pasang Tarif Promo Rp5.000! Rute Velodrome-Manggarai Siap Diresmikan

Cetak Sejarah di Paris! AG.AL Juara Club Champion EWC 2026, Kantongi Hadiah Rp110 Miliar

Paket Pernikahan Elegan di Pusat Jakarta! Mangkuluhur ARTOTEL Suites Buka Harga Mulai Rp25 Juta

Agrowisata Petik Anggur Kini Jadi Tren Wisata Baru di Kepulauan Riau

Mendagri: Korban Gempa NTT Bisa Cetak Ulang Dokumen KTP, KK, hingga BPKB Secara Gratis

BMKG: 6.409 Gempa Bumi Susulan Guncang Flores

DPR Dorong Pemerintah Buka Potensi Wajib Pajak Baru

KPK Tekankan Pentingnya Penguatan Integritas Kampus usai OTT di Unsoed

Kemenbud Fokus Pulihkan Warisan Budaya dari Desa Adat Sade Pasca Kebakaran 

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.