Pemkot Bandung Gagas ‘Bank Data’ Laci RW, Catatan Kecil yang Bisa Selamatkan Banyak Nyawa
Kamis, 25 Sep 2025, 14:30 WIBBANDUNG - Apa jadinya jika sebuah RW memiliki âbank dataâ warganya sendiri? Itulah yang kini Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan ingin wujudkan di Kota Bandung lewat inovasi Layanan Catatan Informasi RW atau Laci RW.
Program ini sederhana, tapi sangat bermanfaat. Semua data warga dikumpulkan secara detail, jumlah balita, kondisi kesehatan, potensi stunting, pengelolaan sampah, sanitasi lingkungan, hingga keberadaan UMKM.
Data ini bukan sekadar angka, tapi panduan nyata untuk membuat keputusan yang tepat.
âDengan adanya Laci RW, kami tidak lagi berasumsi. Semua masalah punya data. Misalnya, kalau ada balita rawan stunting, kami bisa langsung intervensi. Kalau pengangkutan sampah bermasalah, datanya jelas. Bahkan, kebutuhan penitipan anak pun bisa terpetakan,â ujar Wali Kota Farhan.
Wali Kota Bandung menilai inovasi ini penting bukan hanya untuk kesejahteraan, tapi juga untuk mitigasi bencana.
âBencana selalu menimpa yang paling rentan. Dengan data detail, kita tahu siapa lansia, siapa disabilitas, siapa anak-anak. Jadi saat evakuasi, kita bisa prioritaskan mereka. Laci RW ini bisa menyelamatkan nyawa,â ujar dia saat Siskamling Siaga Bencana di Cisaranten Endah, pada Rabu (24/9).
Selain itu, Laci RW memperkuat transparansi. Warga bisa ikut mengakses data, memantau perkembangan, dan memberi masukan.
Wali Kota Farhan berharap, program ini bisa diperluas ke seluruh Bandung. Jika setiap RW punya data akurat, maka Kota Bandung akan memiliki basis informasi sosial paling lengkap di Indonesia.
âPelayanan publik yang baik selalu berbasis data. Dengan data yang rapi, kebijakan jadi lebih tepat sasaran,â kata dia.
Dengan Laci RW, sebuah catatan sederhana bisa berubah menjadi instrumen besar yang menentukan arah pembangunan, kesehatan masyarakat, dan bahkan keselamatan warga saat bencana melanda. ils/I-1
- Pemkot Bandung
- Wali Kota Bandung Muhammad Farhan
Redaktur: Ilham Sudrajat
Penulis: Ilham Sudrajat
Berita Terkait:
-
Imbas Perang di Timur Tengah, Pemerintah Tengah Cari Sumber Alternatif Bahan Baku Plastik
-
Telkom AI Center Makassar Jadi Motor Baru Inovasi Digital di Indonesia Timur
-
Belum Setengah Tahun, Rupiah Sudah Ikut Terseret Gejolak Global: Melemah 1,38 Persen per 2 April
-
Trump Pecat Jaksa Agung AS Pam Bondi
-
Banjir Grobogan Mengganggu Perjalanan Kereta Api
-
Pemprov Jatim Mulai Terapkan WFH bagi ASN
-
Inflasi Kediri Terkendali Berkat Operasi Pasar Murni
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.