• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • Dari Hening ke Harmoni: Ke...

Dari Hening ke Harmoni: Kebangkitan Gemilang Festival JakJazz 2025

Rabu, 24 Sep 2025, 14:05 WIB

Jakarta — Setelah sekian lama membisu, gema melodi jazz kembali menggetarkan udara ibu kota. Jakarta International Jazz Festival (JakJazz) festival jazz legendaris yang pertama digagas pada 1988 oleh Ireng Maulana, kembali hadir menyemai nuansa “sunyi yang kembali bersemi.”

Sejak debutnya tahun 1988 di Ancol dan kawasan Teater Mobil, JakJazz telah menjadi panggung ikonik yang menampilkan musisi-musisi internasional dan lokal, nama-nama seperti Lee Ritenour, Kazumi Watanabe, hingga Casiopea pernah mengisi suasananya. Namun belakangan, festival ini mengalami waktu vakum, hingga muncul kembali dengan ambisi baru.

Ket. Foto: JakJAzz 2025 — Sumber: Diva / koranjakarta.com

Jiwa dan Kejutan: Ciri Khas JakJazz

JakJazz dikenal sebagai “bazaar jazz” dalam arti positif: warna-warni panggung berpindah, suasana santai dan akrab, deretan kuliner Betawi, interaksi spontan, hingga kejutan musikal yang sulit ditebak. Menurut Tommy Maulana, Festival Director JakJazz 2025, keunikan ini tumbuh dari “keterbukaan, spontanitas, dan kebersamaan” di mana musisi senior dan muda bisa tiba-tiba memulai jam session tanpa persiapan panjang.

Dalam versi terbaru festival ini, semangat tersebut dihidupkan kembali lewat tema “Respecting the Legacy, Empowering the Youth”. JakJazz tidak hanya ingin memancing rasa nostalgia, melainkan juga meneguhkan posisinya sebagai ikon budaya Jakarta dan membuka ruang bagi generasi muda untuk tumbuh bersama musik jazz.

Kreativitas Lintas Generasi di Panggung JakJazz 2025

Di bawah naungan Barry Likumahuwa sebagai Music Director, JakJazz 2025 akan menyajikan pengalaman musik yang tailor-made: panggung tak sekadar konser biasa, tapi ruang dialog musikal antara senior dan talenta baru. Kolaborasi lintas genre pun disiapkan agar festival tetap relevan di era sekarang.

Rangkaian pra-festival turut dirancang dengan cermat:

  • JakJazz Lab — workshop dan kelas kreatif untuk musisi muda

  • JakJazz City Beats — pop-up gigs dan sesi jamming ringan

  • JakJazz Collabs — kolaborasi lintas industri, seni, lifestyle

  • JakJazz Stream dan Jazz Parade — perayaan terbuka di ruang publik

Setiap program ini menjadi jembatan awal menuju momentum puncak festival dan langkah awal menuju JakJazz 2026.

Momentum Kebangkitan dan Tanggung Jawab Budaya

Kembalinya JakJazz tak semata soal hiburan. Festival ini adalah gerakan kolektif yang melibatkan komunitas musik, media, pemerintah, dan penggemar. “Setiap langkah kecil ini adalah milestone menuju masa depan,” ujar Sari W. Pramono, Chairman JakJazz 2025.

Ireng Maulana pun menyampaikan kebanggaannya melihat antusiasme publik dan dedikasi para penyelenggara. “Ini menunjukkan banyak yang merindukan JakJazz sebagai pelopor festival jazz di Indonesia,” ungkapnya.

Kini, publik diajak menyambut JakJazz 2025 sebagai ruang bersama untuk merayakan musik, kreativitas, dan kolaborasi, sebuah janji bahwa sunyi dulu telah digantikan harmoni, dan semangat jazz kembali menyala.

  • JakJazz 2025
  • festival jazz Indonesia
  • Jakarta International Jazz Festival
  • musik jazz Indonesia
  • kolaborasi generasi jazz
  • warisan budaya Jakarta

Redaktur: Andriani Nuraini

Penulis: Andriani Nuraini

Berita Terbaru

Pemprov NTT Percepat Perbaikan Infrastruktur Terdampak Gempa M7,7

Pemerintah Kota Batam Siapkan Subpenyalur BBM Nelayan di Pulau Rempang

Permudah Akses BBM Subsidi, Pemkot Batam Siap Bangun SPBU untuk Nelayan di Pulau Rempang

Harga Daging Ayam Ras di Dua Kabupaten di Riau di Atas Rp40.000/Kg

Film "The Odyssey" Laris di Korea Selatan, Lampaui 6 Juta Penonton

Balas Trump, Iran Peringatkan Negara yang Gabung dengan Sanksi AS Dianggap 'Musuh'

BMKG Prakirakan Sebagian Besar Wilayah RI Diprakirakan Cerah Berawan pada Minggu

Shopee Gandakan Donasi, Perkuat Gotong Royong Digital untuk Pemulihan Paska Gempa NTT

PT KAI Menilai Sejumlah Kegiatan di Purwokerto Tingkatkan Mobilitas Masyarakat

Lampaui Target Nasional, Banten Jadi Contoh CKG-TBC

Tidak Hanya Jadi Ajang Olahraga, Purwokerto City Run 2026 Kenalkan Budaya Lokal

KemenPU Tangani 1.229 Titik Kekeringan: 41 Ribu Hektar Sawah & 616 Ribu Jiwa Terbantu

Kebakaran Rumah di Kebayoran Baru, Sebanyak 81 Personel Dikerahkan

Gempa M5,9 Mengguncang Jepang Bagian Timur termasuk Tokyo, Layanan Kereta Api Terganggu

269 Lulusan PT Terpilih untuk Program Magang Nasional di Kemenpar

Budi Doremi Rilis Lagu Baru "Cinta Sendiri", Ajak Pendengar untuk Move On

Jaga Tradisi 5 Abad Kota Banjarmasin, Pemkot Gelar Festival Karya Tari

Peringati HUT RI, Polda Metro Jaya Fasilitasi Perpanjangan SIM Gratis Ribuan Pengemudi Ojol

IQAir: Kualitas Udara Jakarta Tidak Sehat Pagi Ini, Kelima Terburuk di Dunia

Kebakaran Melanda Kampung Adat Sade di Lombok Tengah, Rumah Suku Sasak Hangus Terbakar

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.