Begini Cara Cek dan Reaktivasi Bansos PKH-BPNT Tahap 3

Rabu, 24 Sep 2025, 18:00 WIB

JAKARTA – Pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) memastikan bantuan sosial (bansos) tetap digulirkan untuk masyarakat miskin di tahun 2025. Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) menjadi dua skema utama yang masuk dalam agenda perlindungan sosial nasional.

Pada September ini, penyaluran bansos sudah memasuki tahap ketiga dari empat tahap yang dijadwalkan sepanjang tahun. Tidak semua penerima lama otomatis masih mendapatkan bantuan karena data mereka terus dievaluasi dan diperbarui oleh Kemensos.

Ket. Foto: — Sumber: ANTARA

Masyarakat kini diminta lebih aktif memeriksa status bansos agar tidak tertinggal informasi pencairan. Pemeriksaan dapat dilakukan melalui dua kanal resmi yakni situs web Kemensos dan aplikasi Cek Bansos yang tersedia di ponsel.

Untuk melalui situs resmi, langkah yang harus dilakukan adalah membuka laman cekbansos.kemensos.go.id, mengisi data domisili sesuai KTP, menuliskan nama lengkap, memasukkan kode verifikasi, lalu menekan tombol "Cari Data". Sistem akan menampilkan status kepesertaan, jenis bantuan yang diterima, hingga informasi pencairan.

Sementara itu, pemeriksaan lewat aplikasi Cek Bansos dapat dilakukan dengan mengunduhnya di Google Play Store atau App Store. Pengguna perlu membuat akun terlebih dahulu, masuk ke menu Cek Bansos, lalu memasukkan data domisili dan nama lengkap sebelum menekan tombol pencarian.

Penyaluran bansos dilakukan empat tahap dalam setahun, masing-masing per tiga bulan. Tahap pertama pada Januari-Maret, tahap kedua April-Juni, tahap ketiga Juli-September, dan tahap keempat Oktober-Desember 2025.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menyatakan pihaknya telah melakukan pemeriksaan langsung terhadap 12 juta keluarga penerima manfaat (KPM). Dari jumlah tersebut, sebanyak 1,9 juta dinyatakan tidak memenuhi syarat lagi sebagai penerima bantuan.

Ia mengungkapkan, lebih dari 600 ribu penerima terindikasi terlibat praktik judi online. Ada juga yang terdaftar sebagai anggota legislatif, aparat TNI-Polri, pegawai BUMN, hingga tenaga profesional seperti dokter.

"Yang sudah dipastikan terlibat judi online, tidak bisa menerima bansos," tegas Gus Ipul dalam keterangan resmi Kemensos.

"Ada juga yang harus reaktivasi melalui desa, kelurahan, atau aplikasi yang disiapkan Kemensos," tambahnya.

Kemensos kini juga bekerja sama dengan PPATK untuk menelusuri aliran dana pada rekening penerima. Banyak kasus ditemukan di mana bansos jatuh ke tangan yang tidak berhak akibat data yang tidak akurat atau disalahgunakan.

Bagi warga yang sebelumnya menerima bantuan tetapi kini tidak terdaftar, Kemensos membuka mekanisme reaktivasi. Langkah ini bisa ditempuh dengan mengajukan ulang melalui desa atau kelurahan, serta memanfaatkan aplikasi resmi Kemensos dengan pendampingan Dinas Sosial setempat.

Proses verifikasi ulang akan mempertimbangkan kondisi sosial ekonomi terbaru. Tujuannya, bansos hanya disalurkan kepada masyarakat yang benar-benar layak mendapat dukungan dari negara.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Paundra Zakirulloh

Berita Terbaru

Siap Duduk Satu Meja? Pertemuan Putin dan Donald Trump di KTT APEC Tinggal Menunggu Waktu!

Mencekam! Lahan Gambut Pinggir Jalan Tol Mendadak Terbakar, Petugas Bertarung Tengah Malam!

Harga Bahan Pokok Lebak Merangkak Naik, Ada Apa dengan Pasar?

Tinggalkan Cara Lama! UMKM Papua Dipaksa Naik Kelas Lewat Jurus Digital BI!

Ekspedisi Patriot Gebrak di Kawasan Transmigrasi Simeulue, Budi Daya Ikan Dibidik Jadi Mesin Ekonomi

Omzet UMKM di KKI 2026 Tembus Rp144,2 Miliar, Produk Lokal Makin Menggigit

TP PKK dan Pemkab Banjar Buka Akses Layanan Operasi Bibir Sumbing Berkelanjutan

Bangkit dari Cedera Langsung Juara Dunia! Keajaiban An Se-young Hancurkan Mimpi Rekor Akane!

Magetan Tak Mau Ketinggalan, Peta Jalan Ekraf 2027 Disiapkan untuk Gebrak Ekonomi Kreatif

Jalan-Jalan Makin Nyaman, Bogor Siapkan Bus Listrik untuk Rute Wisata

Bukan Kaleng-Kaleng! KOI Bongkar Alasan Kejurnas Hoki 2026 Lebih Bergengsi dari SEA Games!

Pemkot Ambon Pastikan Pembangunan Infrastruktur Berdasarkan Skala Prioritas

Kebakaran Desa Adat Sade Jadi Alarm Keras: Pariwisata Harus Tangguh Hadapi Bencana

Anjlok ke Titik Terendah! Kebijakan Ekstrem PM Jepang Sanae Takaichi Bikin Rakyat Cemas!

Bandung Great Sale 2026 Gebrak Pasar, 171 UMKM Siap Unjuk Produk

Bye-Bye Kabel Ruwet! Pemkot Banjarmasin Siapkan Sanksi Tegas Buat Provider Nakal!

BNPB Minta Malaysia dan Singapura Tidak Saling Menyalahkan Soal Asap Karhutla

Ratusan Pasukan BKO Diterjunkan! Kodam XII/Tanjungpura Siaga Satu Hadapi Karhutla Kalbar!

Budaya Lokal Jadi Senjata Baru Mandalika untuk Gaet Wisatawan

Unik! Pemanasan di Kolam Hangat Tropis Malah Bikin Es Antarktika Tak Mudah Mencair

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.