- Home
-
- Megapolitan
-
- Tekan Polusi Udara Jakarta...
Tekan Polusi Udara Jakarta, 4.000 Liter 'Water Mist' Disemprotkan ke Sejumlah Lokasi Strategis
Jumat, 19 Sep 2025, 08:05 WIBJAKARTA - Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta menyemprotkan 4.000 liter air berbentuk kabut (water mist) di sejumlah lokasi strategis di Ibu Kota untuk menekan polusi udara, sekaligus bagian dari rangkaian pra-kegiatan "Jakarta Eco Future Fest (JEFF) 2025".
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta, Asep Kuswanto di Jakarta, Kamis (18/9), menyebutkan penyemprotan dilakukan di kawasan padat aktivitas seperti Dukuh Atas, TB Simatupang, Fatmawati, Bundaran HI, MH Thamrin hingga Lapangan Banteng.
"Polusi udara adalah tantangan besar Jakarta. Melalui aktivasi 'water mist' ini, kami berupaya menekan konsentrasi polutan sekaligus mengingatkan warga tentang pentingnya menjaga kualitas udara," kata dia.
Langkah ini membantu menurunkan partikel polutan, khususnya PM2.5, sekaligus menciptakan ruang publik yang lebih sehat.
Selain penyemprotan, pihaknya juga menyiagakan "mobile videotron" yang menayangkan pesan-pesan edukasi mengenai pengendalian polusi udara.
Melalui sarana ini, masyarakat diajak lebih sadar melakukan langkah sederhana, seperti rutin uji emisi kendaraan dan beralih ke transportasi umum.
"Partisipasi warga, dunia usaha, dan komunitas sangat penting untuk mewujudkan Jakarta yang lebih bersih, sehat dan berkelanjutan," kata Asep.
Adapun "JEFF 2025" akan diadakan pada 25-26 September mendatang di Cibis Park, Jakarta Selatan. Festival ini siap menampilkan inovasi hijau, produk daur ulang dan berbagai inisiatif bisnis berkelanjutan.
Selama dua hari, pengunjung dapat mengikuti diskusi kreatif seperti "Bersih-bersih Lemari", instalasi seni "Garden of Waste" hingga program "Trash to Treasure" yang memungkinkan warga menukar sampah dengan produk ramah lingkungan.
Festival ini juga menghadirkan "Eco Market", "VR Experience" bertema lingkungan, pertunjukan komunitas, "treasure hunt" serta pertunjukan musik.
"'JEFF 2025' menjadi ruang belajar, inspirasi, sekaligus perayaan gaya hidup berkelanjutan yang lebih ramah lingkungan," katanya
Pemasangan "water mist generator" menjadi salah satu upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk menekan polusi udara. Menurut pemprov, pemasangannya seharusnya terus ditambah sebagai persiapan saat musim kemarau di masa mendatang.
Karena setiap tahun akan berulang musim panas, sehingga âwater mist' dinilai perlu ditambah sehingga saat musim kemarau tiba pemasangan water mist sudah (banyak). Setiap gedung tinggi harus ada âwater mistâ.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Antara, Lili Lestari
Berita Terkait:
-
Badan Pegal-pegal dan Otot Tak Seimbang? Ini 4 Kebiasaan yang Harus Anda Perbaiki
-
Gus Ipul Sulap Gedung STIP Jadi Sekolah Rakyat, Targetkan 30 Ribu Siswa Tanpa Tes Masuk
-
Sudin LH Jemput Bola Uji Emisi Hampir 2.000an Kendaraan untuk Tekan Polusi Udara di Jaksel
-
Kanker Paru Kini Mengintai Non-Perokok, Penyintas Desak Akses Diagnosis dan Obat Inovatif
-
New START Berakhir, AS-Russia Rundingkan Kesepakatan Nuklir Baru
-
Waspada, Wabah Campak Hantui Sampang, 90 Warga Tumbang dengan Demam Tinggi 40 Derajat
-
PT KAI: KA Makassar–Parepare Layani 318.311 Penumpang Sepanjang 2025
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.