Dua Orang Hilang Setelah Demo Rusuh, Ternyata Melakukan Kerjaan Berikut

Jumat, 19 Sep 2025, 14:07 WIB

JAKARTA – Polisi menangkapi begitu banyak dalam aksi unjuk rasa akhir Agustus lalu. Jumlahnya mencapai ratusan. Namun, sebagian besar sudah dilepas kembali. Akan tetapi sempat beredar ada dua orang yang hilang pascademo.

Dua orang yang dilaporkan "hilang" paskademo di Jakarta beberapa waktu lalu adalah Eko Purnomo dan Bima Permana Putra. Uniknya, mereka mengakui malah tidak ikut demonstrasi. "Cuma nonton," kata Eko dalam jumpa pers di Polda Metro Jaya, Kamis. Sedangkan Bima mengaku senada. "Tidak, tidak ikut," kata Bima. 

Ket. Foto: demo — Sumber: ist

Lebih lanjut, Eko juga mengaku bahwa gawainya mati saat hendak berangkat menuju Kalimantan Tengah sehingga ia tidak sempat berpamitan dengan ibunya. “Pas itu kendala ponsel sudah mati, jadi tak sempat pamit," kata Eko. Ia pun berterima kasih kepada Polda Metro Jaya yang telah membantu ibunya mencari dia.

"Dan beberapa rekan saya yang sudah membantu dan menjaga ibu selama saya tidak ada di Jakarta," kata Eko. Sementara itu, Bima, menyampaikan permohonan maaf lantaran kepergiannya menyebabkan kegaduhan publik.

"Ingin memohon maaf sebesar-besarnya terutama buat orang tua saya dan kakak saya karena telah pergi meninggalkan rumah tanpa ada kabar, tanpa pamit. Dan ingin memohon maaf atas kegaduhan yang telah terjadi di media sosial, selama ini dan saya dikabarkan hilang," kata Bima.

Sebelumnya, dua orang yang dilaporkan "hilang" paskademo di Jakarta beberapa waktu lalu, ternyata kabur ke Malang dan Kalimantan Tengah agar bisa hidup mandiri. "Dari hasil komunikasi kami dengan saudara Bima, dia menyampaikan bahwa alasan kepergian meninggalkan rumah karena ingin hidup mandiri," kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Pol. Wira Satya Triputra.

Wira mengatakan, Bima meninggalkan Jakarta pada 1 September 2025 menuju Malang, Jawa Timur. "Hal tersebut atas keinginan sendiri dengan menggunakan sepeda motor. Dalam perjalanannya saudara Bima sempat menjual kendaraan di daerah Tegal. Kemudian melanjutkan perjalanan dengan menggunakan sarana angkutan kereta api menuju Malang," kata Wira.

Di Malang, kata Wira, Bima mencari rupiah dengan menjual mainan barongsai di salah satu Klenteng, Kotalama, Malang. Sementara itu, Eko kabur ke Kalimantan Tengah dan bergabung dengan kapal penangkap ikan di wilayah tersebut.

"Alasan Eko mengapa yang bersangkutan sampai naik ikut kapal, bekerja untuk mencari nafkah. Dalam hal ini untuk kehidupan dan Eko sendiri ingin hidup secara mandiri," kata Dirsiber Polda Metro Jaya Kombes Pol. Roberto GM Pasaribu. Dalam informasi yang dipublikasikan KontraS, terdapat empat orang pendemo yang diduga hilang, yakni Eko Purnomo, Bima Permana Putra, Reno Syachputra Dewo, dan Muhammad Farhan Hamid.

Dua di antaranya, yakni Eko Purnomo, Bima Permana Putra sudah berhasil ditemukan, sementara dua lainnya masih dalam pencarian.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Aloysius Widiyatmaka

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.