Tekanan Nonteknis Bayangi Timnas Jelang ke Arab
Kamis, 18 Sep 2025, 07:38 WIBJAKARTA â Jelang babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia di Jeddah, Arab Saudi, 8â14 Oktober mendatang, Timnas Indonesia tak hanya menghadapi tantangan teknis di lapangan. Tekanan non-teknis yang dinilai merugikan Skuad Garuda diperkirakan akan menjadi ujian paling berat.
Pengamat sepak bola Binder Singh menilai keputusan-keputusan konfederasi sepak bola Asia (AFC) memberi keuntungan besar bagi tuan rumah. âSaya melihat Indonesia benar-benar dirugikan dan siap-siap diakali oleh keputusan AFC yang sangat memihak Arab Saudi,â ujarnya, Rabu (17/9).
Indonesia tergabung di Grup B bersama Arab Saudi dan Irak. Laga perdana melawan Arab Saudi dijadwalkan 8 Oktober, disusul pertemuan kontra Irak tiga hari kemudian. Namun, Binder mengingatkan, lawan sesungguhnya tidak hanya para pemain, melainkan juga keputusan-keputusan di luar lapangan.
Menurut Binder, sejak awal AFC menetapkan babak keempat berlangsung di tempat netral. Namun, belakangan aturan berubah dengan menunjuk Arab Saudi dan Qatar sebagai tuan rumah dengan alasan peringkat FIFA tertinggi. âIni keberpihakan yang terang-terangan dan sewenang-wenang. AFC seolah ingin mengamankan Arab Saudi dan Qatar agar lolos ke Piala Dunia dengan memainkan aturan. Tidak ada transparansi, tidak ada semangat fair play,â kritiknya.
Tak berhenti di situ, Binder juga menyoroti penunjukan wasit asal Kuwait untuk laga Indonesia melawan Arab Saudi. âMengapa harus wasit dari Timur Tengah lagi? Apakah tidak ada wasit dari Jepang, Korea Selatan, Tiongkok, Thailand, bahkan dari Eropa atau Amerika Latin yang bisa memimpin laga sebesar ini,â ujarnya.
Permasalahan lain muncul terkait alokasi tiket. Dari kapasitas Stadion King Abdullah Sport City yang mencapai 65.000 kursi, hanya 8 persen atau sekitar 5.200 tiket diberikan untuk suporter Indonesia. âPadahal kita tahu, banyak warga Indonesia di Timur Tengah yang siap mendukung langsung Tim Merah Putih. Ini jelas pembatasan yang tidak adil,â sambung Binder.
PSSI sendiri sudah melayangkan protes resmi terkait penunjukan wasit maupun kebijakan pembatasan tiket. ben/G-1
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Benny Mudesta Putra
Berita Terkait:
-
Hasil Liga Eropa: AS Roma Menang Telak 3-0 dari Celtic Berkat Dua Gol Evan Ferguson
-
Estonia Sebut Russia Tak Punya Rencana Menyerang Kawasan Baltik
-
Langkah Portugal ke Piala Dunia Tertunda setelah Ditahan Hungaria 2-2
-
Antisipasi Dampak Krisis Global, Beberapa Fraksi Parpol DPR Dukung Opsi Prabowo Kurangi Gaji Pejabat
-
Tujuan Aceh dan Medan, Ditjen Hubdat Lepas Keberangkatan Mudik Gratis
-
Sekolah Hak Kekayaan Intelektual di Bangli, Sungguh Sebuah Inovasi
-
Puskas Award, Menunggu Kemenangan Rizky Ridho
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.