- Home
-
- Megapolitan
-
- PNJ Kenalkan Modul Pembang...
PNJ Kenalkan Modul Pembangkit Listrik Tenaga Angin pada Siswa dan Guru SDN 01 Pulau Tidung
Kamis, 18 Sep 2025, 18:27 WIBJAKARTA - Tim dosen dari Program Studi D3 Teknik Listrik, Jurusan Teknik Elektro, Politeknik Negeri Jakarta (PNJ) memperkenalkan modul edukasi pembangkit tenaga listrik tenaga angin atau bayu sebagai media pembelajaran energi terbarukan kepada para siswa SDN 01 Pulau Tidung, Kabupaten Kepulauan Seribu.
"Kami melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) mengenalkan energi terbarukan kepada para siswa sejak dini, kali ini melalui modul pembangkit listrik tenaga bayu atau angin," kata Ketua Tim PKM Muchlishah di Jakarta, Kamis (18/9)
Menurut dia, minimnya sarana belajar interaktif membuat siswa sulit memahami konsep energi bersih secara aplikatif. Maka dari itu, pihaknya merancang program tersebut untuk meningkatkan pemahaman siswa sekolah dasar mengenai energi terbarukan, khususnya energi angin.
Dia memaparkan tim PKM PNJ mengembangkan modul edukasi Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) yang dirancang dengan pendekatan eksperimen sederhana.
Modul itu memuat penjelasan teori tentang energi angin, cara kerja turbin angin, hingga praktik perakitan miniatur Pembangkit Listrik Tenaga Bayu.
Dalam kegiatan tersebut, tim PKMÂ PNJÂ melakukan demonstrasi langsung sehingga siswa dapat melihat proses konversi energi angin menjadi energi listrik.
Tidak hanya siswa, sambung dia, para guru di SDN 01 Pulau Tidung juga ikut dilibatkan dalam kegiatan pelatihan itu sehingga modul yang diberikan dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan dalam proses pembelajaran.
Dia mengungkapkan keterlibatan guru memungkinkan literasi energi terbarukan dapat ditanamkan sejak dini kepada siswa sekaligus mendukung pembelajaran yang lebih interaktif dan aplikatif.
Pihaknya pun berharap SDN 01 Pulau Tidung, Kabupaten Kepulauan Seribu menjadi salah satu sekolah percontohan dalam penerapan pembelajaran energi terbarukan berbasis modul interaktif.
"Sekaligus membuka jalan bagi generasi muda untuk lebih peduli terhadap masa depan energi Indonesia," ujar Muchlishah.
Lebih lanjut, dia juga berharap agar program itu tidak hanya menambah wawasan siswa tentang energi bersih, tetapi juga menumbuhkan kesadaran mereka untuk mulai mengetahui potensi energi bersih yang ada di Pulau Tidung.
"Tujuannya agar potensi energi terbarukan dapat dimanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari," ungkap Muchlishah. Ant
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Opik
Berita Terkait:
-
Pemkab Biak Sebut Kudapan Pangan Lokal Punya Asupan Gizi dan Sehat
-
Edukasi pemadaman kebakaran pada anak usia dini
-
Edukasi perawatan kesehatan gigi sejak usia dini
-
Sosialisasi dan edukasi CBP Rupiah di Kendari
-
WALHI Kalbar Temukan 1.316 Titik Panas Karhutla di Lahan Gambut Sepanjang Februari 2026
-
Risiko Diabetes pada Anak Meningkat, Dinkes DKI Jakarta Soroti Gaya Hidup Sedentari
-
Nasib Timnas Ditentukan dalam Laga Sore Ini. Akankah Pertama Sejak 2011 Gagal ke Semifinal?
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.