Wali Kota: Pemkot Bandung Pastikan Pembangunan Kota Berkualitas
Rabu, 17 Sep 2025, 16:00 WIBBANDUNG - Pemerintah Kota Bandung kembali menegaskan komitmennya dalam membangun kota yang maju secara fisik dan berkualitas dalam kehidupan warganya.
Hal ini disampaikan langsung oleh Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, pada kegiatan Validasi Lapangan Kabupaten/Kota Sehat (KKS) yang digelar di Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Bandung, Selasa (16/9).
âKami ingin pembangunan di Kota Bandung tidak hanya fokus pada infrastruktur, tetapi juga memastikan warganya hidup sehat, sejahtera, dan bahagia. Penyelenggaraan Kota Sehat ini adalah bagian penting dari visi kami mewujudkan Bandung yang unggul, terbuka, amanah, maju, dan agamis,â ujar Wali Kota Farhan.
Selama tahun 2024, pertumbuhan ekonomi Kota Bandung mencapai 4,99%, dengan angka kemiskinan berhasil ditekan hingga 3,87%.
Namun demikian, Wali Kota Farhan mengakui masih ada tantangan besar yang harus dihadapi, terutama prevalensi stunting yang masih berada di angka 22,8%.
âMasalah stunting ini menjadi perhatian serius, karena berkaitan langsung dengan kualitas generasi masa depan Kota Bandung,â ucap dia.
Dalam pelaksanaan program Kota Sehat, Kota Bandung menunjukkan hasil yang membanggakan. Rata-rata nilai 9 tatanan KKS Kota Bandung sudah tinggi, berkisar antara 80â97 poin. Kota Bandung telah mencapai status 100% Open Defecation Free (ODF) atau bebas buang air besar sembarangan.
Sedangkan raihan apresiasi yakni, Penghargaan Swasti Saba Wiwerda (2023) dan Pastika Parama (2024) dari Kementerian Kesehatan dan Juara 1 Nasional untuk Posyandu Inovasi.
Berbagai inovasi yang dilakukan turut mendorong pencapaian ini, seperti:
â¢Eta Si Catin dan Cerdiku: mencegah stunting dan anemia pada remaja putri.
â¢Kampung KTR (Kawasan Tanpa Rokok) dan aplikasi darurat BEAS+.
â¢Inovasi Wolbachia dalam penanganan DBD.
â¢Roda Sedot Sanitasi di kawasan padat penduduk.
â¢Gerakan Sekolah Adiwiyata dan Sekolah Sehat di 100% satuan pendidikan.
â¢YES! JITU: layanan sosial satu pintu.
â¢Senandung Perdana: cegah kekerasan terhadap perempuan dan anak.
â¢Sistem peringatan dini banjir di Sungai Cikapundung.
âSemua inovasi ini adalah hasil kerja bersama. Seperti yang sering saya sampaikan: Kita tidak sedang berkompetisi, kita sedang berkolaborasi,â tegas dia.
Sementara itu, Asisten Deputi Kesehatan, Kependudukan, Pemuda dan Olahraga Sekretariat Kabinet RI, Teguh Supriyadi, memberikan apresiasi atas kemajuan nyata Kota Bandung dalam menyelenggarakan Kota Sehat.
âKami melakukan verifikasi lapangan karena dokumen saja tidak cukup. Dan kami lihat langsung, Bandung memang menunjukkan banyak perubahan dan inovasi luar biasa. Mulai dari layanan akta kelahiran bayi, kemudahan administrasi kependudukan, hingga berbagai layanan dasar yang mempermudah masyarakat,â ujar Teguh.
Ia juga menyebut Kota Bandung termasuk dari sedikit daerah yang berhasil masuk tahap verifikasi lapangan dari 194 kabupaten/kota yang mengajukan.
âKota Bandung termasuk yang diverifikasi karena dinilai konsisten dan progresif. Banyak yang bisa dinikmati masyarakat, dari layanan publik, pendidikan, kesehatan, hingga wisata dan kuliner. Ini menjadikan Bandung sebagai contoh kota sehat yang menyeluruh,â tutur dia. ils/I-1
- Pemkot Bandung
- Wali Kota Bandung Muhammad Farhan
Redaktur: Ilham Sudrajat
Penulis: Ilham Sudrajat
Berita Terkait:
-
Atasi Antrean Solar, Pemkot Makassar dan Pertamina Patra Niaga Perkuat Koordinasi
-
Pemerintah Sebut Pengenaan Tarif AS 114 Persen Justru Peluang bagi Indonesia Buka Pasar Panel Surya Lokal
-
Mentan Amran: Beras Ilegal Harus Diberantas, 115 Juta Petani Dirugikan.
-
Sulap Pesisir Bangkalan, KKP Siapkan 5 Kampung Nelayan Merah Putih Dilengkapi SPBU Hingga Wisata Bahari
-
Pemkot Siapkan Kesempatan Kerja bagi Mantan Karyawan Kebun Binatang Bandung
-
Dari Cerita Lisan ke Karya Seni, Bengkel Sastra Hidupkan Kisah Hukurila
-
BMKG Prakirakan Sebagian Besar Wilayah Kalimantan Selatan Hujan Ringan pada 24–28 September
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.