Pemkab Bantul Luncurkan Program BATIK untuk Tingkatkan Literasi Keuangan ASN

Rabu, 17 Sep 2025, 14:45 WIB

BANTUL – Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bantul kini mendapat kesempatan memperkuat pemahaman literasi keuangan dan investasi. Melalui Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD), Pemkab Bantul meluncurkan program kerja tahun 2025 bertajuk Bantul Cerdas Investasi dan Keuangan (BATIK), Rabu (17/9), di Ruang Mandala Saba Madya.

Program BATIK fokus pada pendidikan keuangan bagi ASN melalui Sekolah Pasar Modal (SPM). Langkah ini diambil karena selama ini banyak ASN lebih mengenal produk pinjaman dibandingkan instrumen investasi, padahal pasar modal menawarkan manfaat jangka panjang untuk menabung sekaligus meningkatkan kesejahteraan serta ketahanan finansial pribadi.

Ket. Foto: — Sumber: Dok. Pemkab.Bantul

Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan, Sri Nuryanti, menegaskan bahwa SPM menjadi upaya strategis untuk mengubah paradigma ASN.

“Melalui sekolah pasar modal, ASN di Bantul akan mendapatkan pemahaman tentang perencanaan keuangan yang lebih sehat, serta berbagai pilihan investasi yang aman dan produktif,” ujarnya.

Menurut Sri Nuryanti, keberadaan BATIK juga mendukung target peningkatan literasi keuangan nasional. TPAKD Bantul menargetkan literasi keuangan ASN dapat mencapai 69,35 persen pada 2029, dengan tingkat inklusi keuangan sebesar 93 persen. Ia menambahkan, setiap kenaikan 1 persen inklusi keuangan berkontribusi terhadap peningkatan 0,16 persen Indeks Pembangunan Manusia (IPM).

Upaya tersebut sejalan dengan capaian pembangunan di Bantul. IPM kabupaten ini tercatat sebesar 81,74 pada 2023 dan naik menjadi 82,05 pada tahun berikutnya. Pemkab Bantul menilai penguatan akses keuangan dan literasi investasi, seperti lewat program BATIK, akan menjadi salah satu pendorong peningkatan IPM.

Sri Nuryanti berharap, melalui SPM para ASN tidak hanya siap menghadapi tantangan keuangan masa depan, tetapi juga mampu menjadi teladan dalam pengelolaan keuangan.

“Harapan kami, ASN di Bantul tidak hanya cerdas dalam melayani masyarakat, tetapi juga cerdas dalam mengelola keuangan dan berinvestasi, sehingga mampu mendukung pembangunan daerah secara berkelanjutan,” pungkasnya.

Redaktur: Eko S

Penulis: Eko S

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.