- Home
-
- Luar Negeri
-
- Pekerja Migran Terampil In...
Pekerja Migran Terampil Indonesia Bersiap Melancong ke Brunei
Rabu, 17 Sep 2025, 21:13 WIBJAKARTA - Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) bersama Jerundong Park Medical Centre (JPMC) Brunei Darussalam mematangkan rencana kerja sama penempatan pekerja migran terampil di sektor kesehatan ke negara itu.
Diskusi untuk mematangkan rencana tersebut dilakukan dalam kunjungan Direktur Personalia JPMC dan rombongan di Kantor Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI), Jakarta, Rabu (17/9), menurut keterangan pers KP2MI.
Pertemuan tersebut membahas lanjutan rencana kerja sama penempatan pekerja migran terampil di JPMC Brunei Darussalam yang akan dilakukan melalui skema private to private.
"Kerja sama ini akan menjadi proyek lanjutan di masa mendatang untuk mendatangkan tenaga kerja terampil dari Indonesia," kata Direktur Personalia JPMC Brunei, Salehin.
Dia menilai kedua negara harus membuka diskusi untuk menyelaraskan kebutuhan dari Brunei melalui latihan dan sistem pendidikan di Indonesia, sehingga mereka mampu menyetarakan kebutuhan pasokan tenaga kerja di Indonesia dengan keperluan di Brunei.
Dia mencatat perjanjian kerja sama telah memasuki tahap final, tinggal menyelesaikan perjanjian perekrutan. Setelah itu, proses rekrutmen perawat gelombang pertama akan dilaksanakan di Indonesia.
"Rekrutmen 100 perawat seharusnya tahun ini, insya Allah," demikian katanya.
Pertemuan tersebut juga dihadiri oleh Atase Ketenagakerjaan KBRI Brunei Darussalam Rizky Mandalika, Direktur Peningkatan Kapasitas Pekerja Migran Indonesia KP2MI RR Lia Parisiana, dan Direktur Promosi dan Kerja Sama Luar Negeri KP2MI Sri Mulyani.
Dalam kesempatan tersebut, Direktur Peningkatan Kapasitas Pekerja Migran Indonesia RR Lia Parisiana mengingatkan kedua pihak yang akan melakukan kerja sama penempatan untuk melengkapi berbagai persyaratan yang diperlukan.
Sementara itu, Direktur Promosi dan Kerja Sama Luar Negeri Sri Mulyani mendukung agar kerja sama tersebut dilakukan secara private to private guna mempercepat proses penempatan pekerja migran terampil.
"Setelah semua berjalan lancar, akan kita tingkatkan kerja sama ini melalui skema private to government hingga government to government," imbuhnya. Ant
- imigrasi
- brunei darussalam
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Deri Henriawan
Berita Terkait:
-
Sinner Melaju ke Semifinal Indian Wells, Tantang Zverev
-
Kongres AS Desak Batasi Akses Tiongkok ke Peralatan Pembuatan Chip
-
102 Pohon Tumbang Akibat Cuaca Ekstrem di Makassar
-
Wamenekraf: Strategi Berkelanjutan Penting Agar IP Lokal Tumbuh Melekat di Masyarakat
-
Brunei Rilis Regulasi Penerbangan Terbaru
-
Menteri Koperasi: KDMP Jurus Ampuh Kembalikan Kejayaan Koperasi
-
Parade Ogoh-Ogoh Sanur Metangi 2026 Sambut Nyepi dan Promosikan Seni Budaya Bali
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.