KKP Ungkap Program Kampung Nelayan Berpotensi Serap 7 Ribu Pekerja

Selasa, 16 Sep 2025, 14:50 WIB

JAKARTA - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) memperkirakan program Kampung Nelayan Merah Putih membuka 7 ribu pekerjaan. Program ini ditujukan membangkitkan ekonomi desa pesisir sekaligus meningkatkan kualitas pemberdayaan masyarakat.

Direktur Perlindungan dan Pemberdayaan Nelayan Ditjen Perikanan Tangkap KKP, Mahrus, menjelaskan penyerapan tenaga kerja permanen dibagi dua sektor utama. Sektor pertama adalah bantuan kapal perikanan yang berpotensi menciptakan 2 ribu pekerjaan.

Ket. Foto: — Sumber: RRI/Alfreds Tuter

Sektor kedua adalah pembangunan fasilitas operasional seperti cold storage, pabrik es, hingga bengkel nelayan. Fasilitas ini menyerap 50 pekerja per kampung atau 5 ribu orang.

Mahrus menambahkan, nelayan lulusan SMK bisa menjadi operator fasilitas modern. Program ini juga menyiapkan pelatihan untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia.

"Masyarakat nelayan lulusan SMK bisa menjadi operator fasilitas seperti cold storage atau pabrik es," ucapnya Mahrus dalam jumpa pers resmi di Jakarta, Senin (15/9). Selain 7 ribu pekerjaan permanen, proyek ini membuka 20 ribu pekerjaan konstruksi.

Setiap kampung nelayan diperkirakan menyerap 200 tenaga kerja sementara. KKP telah menetapkan 65 lokasi tahap awal pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih.

Target penyelesaian tahap pertama adalah 2 Desember 2025. Staf Ahli Menteri KKP, Trian Yunanda, menyebut pembangunan dilakukan sangat cepat.

Ia menegaskan seluruh 65 lokasi rampung dalam 3,5 bulan ke depan. Program 100 kampung nelayan ini bagian dari target jangka panjang.

Pemerintah menargetkan membangun 1.100 kampung nelayan hingga tahun 2029. Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI) menilai program ini harus mentransformasi desa pesisir.

KNTI menekankan pentingnya menggerakkan ekonomi desa dan memperluas lapangan kerja. Transformasi juga perlu memperkuat kapasitas nelayan dan masyarakat pesisir. Tujuannya agar mereka mampu mengelola sumber daya perikanan secara mandiri.

"Program ini harus menjadi gerakan untuk memanggil semua pihak terlibat untuk memajukan desa pesisir dan mensejahterakan masyarakat, khususnya nelayan," ucap Ketua Umum KNTI, Dani Setiawan. ils/I-1

  • KKP
  • Program Kampung Nelayan Merah Putih

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: Ilham Sudrajat

Berita Terbaru

PDIP Jatim Bidik Kursi Gubernur pada Pemilu 2029

"Silent Hill: Townfall" Eksklusif Konsol PS5 Minimal Enam Bulan

Resmi Digarap Disney! National Treasure 3 Masuk Pengembangan, Nicolas Cage Siap Kembali?

Fitur Baru ChatGPT di iOS: Bisa Akses Foto Terbaru Tanpa Buka Galeri

Gempa M 5,9 Guncang Jepang Dekat Tokyo: 37 Orang Terluka, Kereta Sempat Lumpuh!

Perang Dagang AS-Kanada Memanas: Mark Carney Siapkan Bea Masuk Produk Washington

Xabi Alonso Yakin Cole Palmer Tampil Menawan Bersama Chelsea Jelang Laga Lawan Fulham

Karya Tangan Badui Unjuk Gigi di Bazar Harkop Harnas 2026

Jelang Laga Kontra Liverpool, Newcastle United Resmi Perluas Kapasitas St James' Park

Musim Durian Tiba, Kantong Warga Lebak Ikut Berbuah

3 Tantangan Berat Trent Alexander-Arnold Usai Putuskan Hengkang dari Liverpool

Virus Zika Jadi Sorotan, Dispar Bali Minta Wisman Tetap Santai Berwisata

PLN dan YBM PLN Hadirkan Layanan Kesehatan hingga Promo Tambah Daya untuk Warga Lenteng Agung.

Era AI Datang, Wamenekraf Tantang Desainer Tingkatkan Kompetensi hingga Bisnis

Bukan Lagi Sekadar Cangkul, Teknologi Bantu Petani Bantul Kelola 200 Hektare Lahan Bawang Merah

Wali Kota Jakarta Barat Beri Penghargaan kepada PLN atas Kontribusi Cegah Kebakaran.

Pesawat Listrik Terbesar Dunia X1 Sukses Terbang Perdana, Biaya Cas Cuma Rp88 Ribu!

Siagakan 93.782 Ton Beras, Bulog Antisipasi Krisis Pangan Pascagempa NTT

PLN Hadir di Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Ada Promo Merdeka Daya Diskon 50 Persen

Ganjil Genap Jakarta Ditiadakan Selasa 25 Agustus 2026, Ini Daftar 25 Ruas Jalan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.