Rumania Protes Drone Russia Terobos Wilayah Udaranya, Moskow Salahkan Ukraina

Senin, 15 Sep 2025, 14:52 WIB

MOSKOW - Kedutaan Besar Russia di Rumania mengatakan serangan pesawat tak berawak di wilayah udara Rumania merupakan "provokasi" Ukraina setelah utusan Moskow dipanggil oleh kementerian luar negeri terkait insiden tersebut.

Duta Besar Vladimir Lipayev mengatakan tuduhan Rumania bahwa Russia bertanggung jawab atas intrusi itu "tidak berdasar". 

Ket. Foto: Pilot Angkatan Udara Rumania menerbangkan pesawat tempur F-16. — Sumber: AP

Pernyataan kedutaan mengatakan pada Minggu malam: "Semua fakta mengarah pada keyakinan bahwa itu adalah provokasi yang disengaja oleh rezim Kyiv" dan menambahkan bahwa Bukares telah gagal untuk "menanggapi secara konkret dan meyakinkan" pertanyaan yang diajukan oleh Rusia.

Rumania telah mengalami beberapa kali jatuhnya pecahan pesawat tak berawak di wilayahnya sejak Moskow mengirim pasukan ke Ukraina pada Februari 2022, terutama karena Rusia telah meningkatkan serangan terhadap pelabuhan Ukraina.

Rumania melaporkan Sabtu malam bahwa wilayah udaranya telah dilanggar oleh pesawat tak berawak Russia.

Kementerian Pertahanan negara itu mengatakan, mereka mengerahkan dua jet tempur F-16 yang "mendeteksi sebuah pesawat tanpa awak di wilayah udara nasional" dan melacaknya hingga hilang dari radar.

Pesawat tak berawak itu tidak terbang di atas wilayah berpenduduk dan tidak menimbulkan ancaman langsung terhadap keselamatan penduduk, kata kementerian.

Intrusi itu terjadi beberapa hari setelah sesama anggota NATO, Polandia, mengatakan telah menembak jatuh pesawat tak berawak Russia yang melanggar wilayah udaranya saat Moskow melancarkan serangan terhadap Ukraina.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menuduh Kremlin "menguji" Rumania dan ingin "membawa perang" ke Polandia dan kawasan Baltik melalui intrusi tersebut.

Sebelumnya pada hari Minggu, anggota NATO Rumania mengatakan bahwa tindakan Moskow menimbulkan "tantangan baru" bagi keamanan Laut Hitam.

Menteri Luar Negeri Rumania Oana Toiu mengumumkan bahwa duta besar Russia untuk negara itu, Vladimir Lipaev, dipanggil ke kementerian terkait pelanggaran wilayah udara hari Sabtu.

Setelah pertemuan menlu Rumania dan Dubes Russia pada Minggu malam itu, sebuah pernyataan kementerian mengatakan Rumania telah "menyampaikan protes kerasnya terhadap tindakan yang tidak dapat diterima dan tidak bertanggung jawab ini, yang merupakan pelanggaran kedaulatan (nya).

"Insiden yang berulang seperti itu berkontribusi pada eskalasi dan amplifikasi ancaman terhadap keamanan regional," tambah pernyataan itu.

Moskow telah "diminta secara mendesak... untuk mencegah pelanggaran apa pun di masa mendatang".

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: AFP, Lili Lestari

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.