Juara San Marino, Marc Marquez Dekati Gelar Ketujuh

Senin, 15 Sep 2025, 07:41 WIB

MISANO, ITALIA – Pembalap Spanyol Marc Marquez kian mendekat merebut gelar juara dunia ketujuh MotoGP setelah tampil impresif merebut kemenangan dalam balapan Grand Prix San Marino, Minggu (14/9). Pembalap Ducati berusia 32 tahun itu kini unggul 182 poin dari adiknya, Alex Marquez, yang finis ketiga. Dengan enam seri tersisa, Marquez berpeluang menyamai rekor legenda Valentino Rossi di ajang MotoGP saat balapan di Jepang akhir bulan ini.

Marquez membukukan kemenangan GP ke-99 sepanjang karirnya setelah start dari posisi keempat. Dia berhasil memenangkan duel sengit dengan Marco Bezzecchi yang sempat memimpin jalannya lomba. Sejak lampu hijau menyala, Marquez melesat melewati Fabio Quartararo dan Alex Marquez untuk membuntuti Bezzecchi.

Ket. Foto: Pembalap MotoGP Spanyol dari Tim Ducati Lenovo, Marc Marquez, memimpin Grand Prix Moto GP San Marino di Sirkuit Dunia Misano Marco Simoncelli, Misano Adriatico, Italia utara, Minggu (14/9). — Sumber: Andreas SOLARO / AFP

Berbeda dengan sprint race sehari sebelumnya, ketika Márquez terjatuh usai menyalip Bezzecchi, kali ini dia tampil jauh lebih tenang. Kesalahan kecil Bezzecchi pada tikungan lap ke-12 menjadi momentum penting. Márquez langsung mengambil alih pimpinan dan melaju tanpa kesalahan hingga garis finis, mengamankan kemenangan GP ke-11 musim ini, ditambah 14 kemenangan sprint yang sudah dia koleksi sepanjang tahun ini.

Sementara itu, nasib sial kembali menimpa Francesco Bagnaia. Juara dunia bertahan asal Italia itu terpuruk sejak kualifikasi dengan hanya menempati grid ke-8, posisi terburuknya di Misano. Pada lap ke-10, Bagnaia kehilangan kendali dan terjatuh, melengkapi akhir pekan yang mengecewakan. Drama juga terjadi pada lap pertama ketika Joan Mir, yang baru pulih dari cedera leher, terlibat kecelakaan dengan Johann Zarco dan harus mengakhiri balapan lebih cepat.

Bagi Marc Marquez, kemenangan ini terasa begitu spesial. “Saya tahu duel melawan Bezzecchi tidak akan mudah. Saya mencoba menunggu momen yang tepat. Ketika dia sedikit melebar, saya langsung memanfaatkannya. Ini langkah besar menuju gelar, tapi saya harus tetap fokus karena musim belum selesai,” ujar Marquez.

Alex Marquez yang finis ketiga mengakui tak mampu mengimbangi kecepatan sang kakak. “Marc sedang berada di level yang luar biasa. Saya senang bisa naik podium, tapi jelas target saya adalah semakin dekat dengan dia. Saya harus terus bekerja keras,” ucap Álex.

Sementara Marco Bezzecchi yang harus puas di posisi kedua mengaku kecewa kehilangan peluang menang di depan publik Italia. “Saya membuat kesalahan kecil, tapi melawan Marc, kesalahan sekecil apa pun langsung dihukum. Saya kecewa karena hampir menang di rumah sendiri, tapi setidaknya saya bisa bertarung sampai akhir,” ujar Bezzecchi.

Dengan performa konsisten dan dominasi yang belum terbendung, Márquez semakin kokoh di puncak klasemen. Gelaran MotoGP Jepang bisa menjadi saksi sejarah, ketika dia berpeluang menyamai pencapaian Valentino Rossi dan membuka jalan menuju status legenda hidup MotoGP.ben/AFP/G-1

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.