Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

BPJS Kesehatan Bukittinggi Gandeng Mahasiswa Sosialisasikan Program JKN ke Masyarakat

📅 Senin, 15 Sep 2025, 21:21 WIB | Oleh: Tim Penulis
BPJS Kesehatan Bukittinggi Gandeng Mahasiswa Sosialisasikan Program JKN ke Masyarakat Doc: Antara Foto
Ket. BPJS Kesehatan bersama pihak Kampus ITB HAS Bukittinggi menggelar BPJS Goes To Campus, Senin (15/9/2025).

Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cabang Bukittinggi, Sumatera Barat melibatkan mahasiswa sosialisasikan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) ke masyarakat, Senin.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Bukittinggi Haris Prayudi di Bukittinggi, Senin, menyampaikan keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan ini merupakan langkah penting untuk memperluas literasi JKN di kalangan generasi muda.

Ia menilai mahasiswa sebagai kelompok yang kritis, adaptif dan memiliki jaringan sosial yang luas sehingga sangat mampu untuk mensosialisasi Program JKN.

"Mahasiswa memiliki peran strategis dalam menyebarkan informasi yang benar terkait Program JKN. Mereka bisa menjadi teladan sekaligus penyampai pesan kepada keluarga, teman, maupun masyarakat. Dengan pemahaman yang baik, diharapkan mahasiswa dapat ikut menjaga keberlangsungan Program JKN," ujar Haris.

Ia menambahkan, menjadi peserta JKN memberikan banyak manfaat, di antaranya kepastian mendapatkan layanan kesehatan ketika sakit, akses layanan di berbagai fasilitas kesehatan yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan.

"Serta kepastian hukum sebagai peserta program jaminan sosial nasional. Haris menekankan bahwa JKN bukan hanya sekadar program, melainkan wujud nyata perlindungan negara bagi seluruh masyarakat," katanya.

Melalui Program BPJS Kesehatan Goes to Campus di Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Haji Agus Salim Bukittinggi, puluhan mahasiswa lintas jurusan tampak antusias mengikuti paparan mengenai manfaat, mekanisme, serta inovasi layanan digital Program JKN.

Rektor ITB Haji Agus Salim Bukittinggi Yulihasri menyampaikan apresiasinya atas inisiatif BPJS Kesehatan hadir di lingkungan perguruan tinggi.

Menurutnya, kesehatan merupakan anugerah terindah yang diberikan kepada manusia, sehingga perlu dijaga dengan baik. Salah satu cara untuk menjaga kesehatan tersebut, lanjutnya adalah dengan bergabung dalam Program JKN.

“Kesehatan adalah hal terindah yang kita miliki. Untuk menjaga kesehatan itu perlu sedia payung sebelum hujan kita tidak pernah tahu kapan sakit akan datang. Dengan adanya Program JKN, masyarakat memiliki perlindungan dan kepastian dalam memperoleh layanan kesehatan,” ungkap Yulihasri.

Ia juga menekankan bahwa masyarakat yang unggul tidak hanya ditopang oleh kemajuan pendidikan, tetapi juga kepedulian terhadap kesehatan. Dua hal tersebut, menurutnya, saling berkaitan erat dan harus berjalan beriringan untuk menciptakan generasi yang produktif dan berdaya saing tinggi.

“Bangsa yang besar ditandai dengan warganya yang peduli terhadap kesehatan dan pendidikan. Melalui JKN, negara telah memberikan payung perlindungan agar masyarakat dapat beraktivitas dengan tenang. Tugas kita adalah memanfaatkan program ini dengan bijak dan menyebarkan informasi kepada lingkungan sekitar".

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.00...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.