Tekan Kemiskinan: NTB Andalkan Lahan Pertanian dan Pesona Wisata

Minggu, 14 Sep 2025, 03:00 WIB

Mataram - Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) melakukan upaya penguatan ketahanan pangan dan wisata sebagai langkah untuk menekan angka kemiskinan.

"Kami punya potensi melimpah dari jagung, kopi, coklat, hingga tuna. Namun, masalah utama NTB adalah hilirisasi, karena itu strategi kami adalah memperkuat ketahanan pangan dan pariwisata agar ekonomi rakyat bisa naik," kata Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal dalam pernyataan di Mataram, Sabtu (13/9).

Ket. Foto: Seorang petani menyadap air nira dari pohon aren di Desa Bukit Tinggi, Kecamatan Gunung Sari, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, beberapa waktu lalu. — Sumber: Antara

Iqbal menyoroti pentingnya inovasi untuk menekan biaya logistik dan meningkatkan penyimpanan hasil panen agar harga produk pertanian tetap stabil.

Harga saat panen raya yang seringkali jatuh membuat pemerintah daerah bersikeras menyediakan tempat penyimpanan yang memadai agar penjualan saat harga murah bisa ditunda sampai harga membaik.

Selama lima tahun ke depan, fokus pembangunan NTB diarahkan pada pengentasan kemiskinan melalui hilirisasi sektor pangan serta penguatan program desa berdaya.

Badan Pusat Statistik (BPS) menyebut tingkat kemiskinan di NTB pada Maret 2025 sebesar 11,78 persen yang setara 654.570 ribu jiwa penduduk. Angka tersebut turun cukup agresif bila dibandingkan pada September 2024 yang mencapai 12,91 persen.

Program Desa Berdaya yang dicanangkan Pemerintah NTB merupakan mentransformasikan desa miskin menjadi desa mandiri melalui intervensi dua tahun bertahap.

Program itu adalah inisiatif strategis agar NTB bisa mencapai target nol persen kemiskinan ekstrem pada tahun 2029.

Redaktur: Andreas Tanjung

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Karya Tangan Badui Unjuk Gigi di Bazar Harkop Harnas 2026

Jelang Laga Kontra Liverpool, Newcastle United Resmi Perluas Kapasitas St James' Park

Musim Durian Tiba, Kantong Warga Lebak Ikut Berbuah

3 Tantangan Berat Trent Alexander-Arnold Usai Putuskan Hengkang dari Liverpool

Virus Zika Jadi Sorotan, Dispar Bali Minta Wisman Tetap Santai Berwisata

PLN dan YBM PLN Hadirkan Layanan Kesehatan hingga Promo Tambah Daya untuk Warga Lenteng Agung.

Era AI Datang, Wamenekraf Tantang Desainer Tingkatkan Kompetensi hingga Bisnis

Bukan Lagi Sekadar Cangkul, Teknologi Bantu Petani Bantul Kelola 200 Hektare Lahan Bawang Merah

Wali Kota Jakarta Barat Beri Penghargaan kepada PLN atas Kontribusi Cegah Kebakaran.

Pesawat Listrik Terbesar Dunia X1 Sukses Terbang Perdana, Biaya Cas Cuma Rp88 Ribu!

Siagakan 93.782 Ton Beras, Bulog Antisipasi Krisis Pangan Pascagempa NTT

PLN Hadir di Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Ada Promo Merdeka Daya Diskon 50 Persen

Ganjil Genap Jakarta Ditiadakan Selasa 25 Agustus 2026, Ini Daftar 25 Ruas Jalan

Beroperasi 26 Agustus 2026, Ini Daftar 5 Stasiun Baru LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai

TPOS Gedebage Ditargetkan Rampung 2027, Bandung Siapkan Teknologi Baru Olah 300 Ton Sampah per Hari

Desainer Masa Depan Wajib Kuasai AI hingga Bisnis, Kampus Diminta Jadi Ruang Eksperimen Kreatif

Bapemperda DKI Minta Naskah Akademik 16 Ranperda Prioritas 2027 Disiapkan Sejak Awal

Kemenhut Kerahkan 1.000 Polisi Hutan untuk Padamkan Karhutla di Kalimantan

67 Ribu Ton Beras Digerakkan ke NTT! BULOG Kirim Bantuan dari 4 Provinsi untuk Korban Bencana

Kurangi Kesenjangan, DPRD Jabar: Pembangunan di Jabar Harus Merata baik Perkotaan dan Pedesaan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.