Kapal Induk Terbaru Tiongkok Berlayar Melalui Selat Taiwan

Jumat, 12 Sep 2025, 08:38 WIB

BEIJING - Tiongkok mengatakan pada Jumat (12/9), kapal induk ketiga dan terbaru, Fujian, berlayar melalui Selat Taiwan yang sensitif untuk melakukan "uji coba penelitian ilmiah dan misi pelatihan" di Laut Tiongkok Selatan.

Beijing telah menggelontorkan miliaran dollar untuk memodernisasi militernya dalam beberapa tahun terakhir, sebuah tren yang membuat gelisah beberapa negara di Asia Timur meskipun Tiongkok mengklaim tujuannya damai.

Ket. Foto: Kapal induk Tiongkok Liaoning berlayar ke Hong Kong untuk merayakan ulang tahun ke-20 kehadiran garnisun Tentara Pembebasan Rakyat di kota itu pada 7 Juli 2017. — Sumber: AP

Tiongkok memiliki dua kapal induk yang saat ini beroperasi -- Liaoning dan Shandong -- sementara Fujian sedang menjalani uji coba laut.

Liaoning buatan Soviet adalah kapal induk tertua Tiongkok yang diresmikan pada tahun 2012. Shandong mulai beroperasi pada tahun 2019.

Angkatan Laut Tiongkok mengatakan pada hari Jumat bahwa uji coba dan pelatihan lintas wilayah untuk Fujian "merupakan bagian normal dari proses pembangunan kapal induk".

"Itu tidak ditujukan pada target tertentu", kata Leng Guowei, juru bicara angkatan laut Tiongkok, dalam sebuah pernyataan.

Para analis di lembaga pemikir CSIS yang berpusat di Washington mengatakan Fujian diperkirakan akan dilengkapi sistem lepas landas yang lebih canggih, yang memungkinkan angkatan udara Tiongkok untuk mengerahkan jet yang membawa muatan lebih besar dan lebih banyak bahan bakar.

Tiongkok telah meningkatkan perluasan besar-besaran kekuatan angkatan lautnya dalam beberapa tahun terakhir karena berupaya memperluas jangkauannya di Pasifik dan menantang aliansi yang dipimpin AS.

Pada Juni lalu, Beijing mengatakan formasi kapal induk Liaoning dan Shandong melakukan latihan tempur di Samudra Pasifik bagian barat, yang meresahkan negara-negara tetangga regional termasuk Jepang.

Seorang pejabat keamanan Taiwan juga mengatakan saat itu bahwa Beijing telah mengerahkan dua kelompok kapal induknya di sekitar pulau itu pada bulan Mei.

Partai Komunis menolak untuk mengesampingkan kemungkinan penggunaan kekuatan untuk merebut kendali atas Taiwan, sebuah pulau demokratis dan berpemerintahan sendiri yang ditegaskan Tiongkok sebagai bagian dari wilayahnya.

  • Kapal Induk Tiongkok

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: AFP, Lili Lestari

Berita Terbaru

Pemerintah Prioritaskan Pemulihan Infrastruktur Pascagempa NTT

Jelang Muktamar NU ke-35, Gubernur Banten Minta PWNU Jaga Kekompakan, Persiapan Arena Sudah 80 Persen

Uji Coba Gratis! Bus Listrik Canggih BRT Mebidang Resmi Mengaspal, Ini Rute Lengkapnya!

AS-Korsel Persingkat Latihan Militer Gabungan

Pecah Rekor! Pertama Kali dalam Sejarah, Paripurna HUT Jabar Digelar 'Outdoor' di Gedung Sate!

Guncang Nusa Dua! Anthony Susanto Tampil Perkasa, Kebal Kekalahan di UTR PTT 2026!

IAEA Temukan Berton-Ton Material Nuklir di Suriah

Bebas Pembajakan! Seniman dan Kreator Aceh Resmi Kantongi Hak Cipta Gratis dari Kemenkum

Bukan Sekadar Sampah! Langkah 'Cerdas' Pemkot Bima Sulap Botol Plastik Jadi Cuan

Russia dan Ukraina Saling Tukar Tawanan Perang

Bikin Las Vegas Gempar! Mobil Modifikasi Anak Bangsa 'BMW Passato' Siap 'Goyang' SEMA Show 2026!

El Nino Makin Ganas Bikin Suhu Dunia Makin Panas Mendidih

Pelajar Bogor Belajar Langsung Soal Sampah hingga Kemacetan Kota

Lewat GATF 2026, Bank Mandiri Perkuat Sinergi dengan Garuda Indonesia Bidik Transaksi Travel Nasabah

Imigrasi Banda Aceh Perkuat Sinergi Layanan Data Keimigrasian Digital

Seoul Galakkan Konsep Kota Teduh untuk Manjakan Warga

Guncang Gunung Geulis! Pegolf Maroko Cetak Rekor Spektakuler di Indonesia Pro-Am 2026!

Gubernur Dedi Mulyadi Bongkar 'Resep' Unik Tekan Kriminalitas di Jabar: Bawang Putih Jawabannya!

Ketulusan Bangladesh Tampung Pengungsi Rohingya Malah Dibalas Cap Bengali oleh Myanmar

Pertemuan Menlu China Wang Yi dan Menlu Korsel Cho Hyun: Bahas Kerjasama Ekonomi dan Semenanjung Korea

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.