Upaya Menularkan Warisan Budaya Musik Banjar pada Gen Z

Rabu, 10 Sep 2025, 22:35 WIB

Banjarmasin - Pemerintah Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan melakukan upaya menularkan warisan budaya musik Banjar kepada gen Z sebagai langkah menciptakan regenerasi pelestari.

Wali Kota Banjarmasin  Muhammad Yamin HR di Banjarmasin, Rabu, menyampaikan, musik Banjar salah satu identitas dan jati diri daerah yang harus terus lestari dari masa ke masa.

Ket. Foto: Wali Kota Banjarmasin H Muhammad Yamin HR saat membuka lomba lagu Banjar sebagai rangkaian memeriahkan peringatan Harjad ke-499 kota setempat tahun 2025 di Banjarmasin, Rabu (10/9/2025). — Sumber: Antara

Menurut dia, Pemkot Banjarmasin terus berupaya menukar warisan budaya leluhur ini kepada generasi muda, salah satunya lewat perlombaan menyanyi lagu Banjar.

Dikatakan dia, pada momentum memeriahkan peringatan hari jadi ke-499 kota ini pada 2025, lantunan irama dan lagu Banjar ditingkatkan yang melibatkan banyak seniman muda, khususnya gen Z.

Yamin menyatakan, kegiatan tersebut bukan sekadar ajang hiburan, melainkan upaya serius untuk menjaga warisan budaya lokal.

"Melalui lomba dan lainnya ini, kita ingin menumbuhkan kembali rasa cinta masyarakat, khususnya generasi muda, terhadap seni musik Banjar," katanya.

"Lagu-lagu Banjar adalah karya seni yang sarat nilai, pesan moral dan filosofi kehidupan yang diwariskan leluhur kita," ucapnya.

Dia menambahkan, partisipasi puluhan peserta menjadi bukti nyata bahwa musik Banjar masih hidup di tengah masyarakat.

"Saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh peserta. Semangat ini adalah bukti bahwa seni musik Banjar tidak akan hilang, justru akan terus berkembang sebagai kebanggaan Kota Seribu Sungai," katanya.

Plt Kepala Dinas Kebudayaan , Pemuda Olahraga dan Pariwisata Kota Banjarmasin Fitriah, mengatakan lomba menyanyi lagu Banjar diikuti puluhan peserta yang membawakan salah satu dari sepuluh lagu Banjar.

"Lagu-lagu ini dipilih karena memiliki nilai budaya tinggi dan dekat dengan masyarakat Banjar. Harapan kami, lomba ini bisa memicu lahirnya regenerasi musisi lokal yang berani membawa identitas Banjar ke panggung lebih luas," katanya.

Kegiatan yang mengusung tema "Melestarikan Seni dan Budaya Banjar Melalui Lagu Banjar" ini, selain  sebagai panggung ekspresi seni, juga diharapkan dapat menjadi sarana mempererat kebersamaan warga kota.

"Banjarmasin adalah kota yang maju dan sejahtera. Agar itu seimbang, budaya lokal harus tetap dijaga. Lagu Banjar bukan sekadar nyanyian, tapi identitas kita yang melekat dan membedakan dari daerah lain," katanya.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Antara, Ones

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.