Padang Rumput Bergelombang di Ketinggian 2.235 mdpl
Jumat, 15 Mei 2026, 07:07 WIBDAYA tarik utama Bukit Kandang di kawasan Tosari, Pasuruan, apalagi jika bukan bentang sabananya yang luas dan terbuka. Sabana ini menjadi alasan mengapa Bukit Kandang begitu cepat populer di kalangan wisatawan pecinta alam, fotografer, hingga pemburu konten media sosial.
Berbeda dengan kawasan wisata pegunungan yang didominasi hutan lebat, Bukit Kandang menghadirkan lanskap padang rumput bergelombang yang terbuka tanpa banyak pepohonan tinggi. Panorama ala mini seperti yang ada di Nusa Tenggara seperti Sumba, Flores, Lombok, dan pulau kecil lain.
Pemandangan seperti ini menciptakan panorama luas yang membuat pengunjung dapat melihat perbukitan dan langit secara bebas tanpa terhalang vegetasi rapat. Hal ini membuat pemendangan sunrise dan juga sunset dan juga langit malam terasa lebih daramatis.
Sabana di Bukit Kandang terbentuk di area perbukitan dengan kontur naik turun yang alami. Dari kejauhan, bentuknya terlihat seperti gelombang hijau raksasa yang memanjang mengikuti lekukan pegunungan. Inilah yang membuat tempat tersebut sering disebut mirip savana di Sumba atau padang rumput di luar negeri.
Rumput yang Berubah Warna Sesuai Musim
Keunikan lain dari sabana Bukit Kandang adalah perubahan warnanya sepanjang tahun. Saat musim hujan, padang rumput tampil sangat hijau dan segar. Rumput tumbuh lebat menutupi hampir seluruh permukaan bukit sehingga panorama terlihat hidup dan menenangkan.
Pada musim ini, suasana di Bukit Kandang terasa sangat sejuk. Kabut pegunungan sering turun pada pagi hari dan menciptakan pemandangan dramatis ketika perlahan tersingkap oleh sinar matahari.
Sementara ketika musim kemarau datang, warna sabana berubah menjadi kuning kecoklatan. Banyak wisatawan justru menyukai momen ini karena tampilannya menjadi lebih eksotis dan menyerupai savana Afrika.
Perubahan warna tersebut membuat Bukit Kandang selalu memiliki suasana berbeda setiap musim. Karena itu, banyak wisatawan datang lebih dari sekali untuk menikmati karakter sabana yang berubah sepanjang tahun.
Kontur Perbukitan yang Sangat Fotogenik
Hal menarik lain dari sabana Bukit Kandang adalah bentuk perbukitannya yang bergelombang alami. Jalur-jalur kecil yang terbentuk di antara rumput menciptakan pola visual yang menarik ketika dilihat dari ketinggian.
Banyak fotografer menggunakan area ini untuk mengambil foto landscape karena hampir semua sudut terlihat indah. Saat matahari pagi menyinari sisi bukit, bayangan alami dari kontur tanah menciptakan dimensi visual yang dramatis. Sabana ini juga menjadi favorit untuk sesi foto prewedding, konten sinematik, hingga fotografi drone. Dari udara, pola perbukitan hijau terlihat sangat artistik dan berbeda dari kebanyakan wisata alam di Jawa Timur.
Sensasi Negeri di Atas Awan
Salah satu pengalaman yang paling dicari wisatawan di sabana Bukit Kandang adalah suasana ânegeri di atas awanâ. Karena berada di kawasan pegunungan dengan ketinggian cukup tinggi, area ini kerap diselimuti kabut tipis terutama pada pagi dan sore hari.
Ketika kabut turun perlahan di antara bukit-bukit rumput, suasana berubah menjadi sangat tenang dan magis. Pengunjung bisa melihat lautan kabut bergerak perlahan sambil menikmati udara dingin khas pegunungan.
Momen terbaik biasanya terjadi menjelang sunrise. Cahaya matahari yang muncul dari balik pegunungan akan memantul pada rumput dan kabut.
Tempat Ideal untuk âHealingâ
Berada di ketinggian 2.235 meter di atas permukaan laut (mdpl), selain kesejukkan, dan pemandangannya yang menarik, sabana Bukit Kandang juga menawarkan suasana yang sangat tenang. Tidak banyak suara kendaraan ataupun keramaian seperti di destinasi wisata kota.
Banyak wisatawan datang hanya untuk duduk santai menikmati angin pegunungan dan pemandangan terbuka. Udara yang bersih serta panorama hijau luas memberikan efek relaksasi yang kuat bagi pengunjung.
Karena suasananya tenang, sabana Bukit Kandang sering menjadi tempat favorit untuk camping santai. Pada malam hari, kawasan ini terasa sangat hening dengan langit penuh bintang ketika cuaca cerah. hay
- Bukit Kandang
Redaktur: Haryo Brono
Penulis: Haryo Brono
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.