Prancis Kesulitan, Mbappe Selamatkan Les Bleus dari Malu di Paris
Rabu, 10 Sep 2025, 08:57 WIBPARIS, PRANCIS - Prancis harus bersusah payah sebelum akhirnya menang 2-1 atas Islandia dalam laga kualifikasi Piala Dunia di Parc des Princes, Rabu (10/9) dini hari WIB. Les Bleus sempat dibuat tertekan oleh blunder Michael Olise, kartu merah Aurelien Tchouameni, dan gol telat yang dianulir VAR, sebelum Kylian Mbappé tampil sebagai penyelamat.
Laga baru berjalan setengah jam ketika kesalahan fatal Olise memberi jalan bagi Islandia untuk unggul. Gelandang Bayern Munich itu salah mengoper di area pertahanan sendiri, bola jatuh ke kaki Andri Gudjohnsen, yang langsung melepaskan tembakan untuk membobol gawang Prancis.
Gol itu nyaris membuat sejarah buruk: kekalahan kandang pertama Prancis di ajang kualifikasi turnamen besar sejak 2013.
Di saat krisis, Prancis mendapat angin segar. Menit ke-45, Marcus Thuram dijatuhkan di kotak penalti. Wasit meninjau ulang lewat VAR dan menunjuk titik putih. Mbappé dengan tenang menuntaskan eksekusi, menyamakan skor menjadi 1-1 sekaligus mencetak gol ke-52 dari 92 penampilannya bersama tim nasional.
Prancis kemudian mengambil kendali di babak kedua. Olise hampir menebus kesalahannya lewat sepakan keras yang membentur mistar. Hingga menit ke-62, umpan panjang Tchouameni menemukan Mbappé yang berlari cepat, sebelum mengirim bola matang untuk Bradley Barcola. Pemain muda Paris Saint-Germain itu hanya perlu satu sentuhan untuk mengubah skor 2-1.
Namun keunggulan itu sempat terancam buyar. Tchouameni diusir keluar setelah wasit mengubah kartu kuning menjadi merah usai meninjau ulang pelanggaran kerasnya terhadap Jon Dagur Thorsteinsson. Bermain dengan 10 pemain, Prancis dipaksa bertahan hingga akhir.
Islandia bahkan sempat merayakan gol penyeimbang ketika Gudjohnsen menyambar bola muntah di kotak penalti. Tapi kegembiraan itu buyar setelah VAR menemukan striker Blackburn Rovers tersebut lebih dulu menarik kaus Ibrahima Konaté.
Pelatih Didier Deschamps mengakui performa Prancis jauh dari ideal meski tetap pulang dengan poin penuh.
âPositifnya kami sudah mengantongi enam poin. Tapi ini laga sulit menghadapi tim yang bertahan sangat dalam. Kami dihukum dari satu kesalahan, meski akhirnya mampu menciptakan banyak peluang,â kata Deschamps.
Dengan dua kemenangan beruntun, Prancis memimpin Grup D dengan enam poin, diikuti Islandia (3 poin), sementara Ukraina dan Azerbaijan sama-sama mengoleksi satu poin usai bermain imbang 1-1 di Baku.
Prancis, yang selalu lolos ke Piala Dunia sejak 1994, selanjutnya akan menjamu Azerbaijan dan kembali bertandang ke Islandia pada Oktober mendatang. Juara grup akan langsung melaju ke putaran final Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko, sementara peringkat kedua harus melewati babak play-off.
Keluarga Gudjohnsen kembali memberi warna di pentas internasional. Andri, pencetak gol Islandia, adalah putra dari mantan bintang Chelsea dan Barcelona, Eidur Gudjohnsen, sekaligus bermain satu tim dengan saudaranya, Daniel, di lini depan.
âStriker saya memang sedikit menarik kaus lawan. Kalau dilihat slow motion sepuluh kali lipat, jelas terlihat. Jadi mungkin wasit benar. Mungkin,â ujar pelatih Islandia, Arnar Gunnlaugsson, dengan nada pasrah usai gol telat anak asuhnya dianulir.
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra
Berita Terkait:
-
Liburan Mbappe Picu Kontroversi Jelang El Clasico, Fans Madrid Bereaksi Keras
-
Ujitanding Biliar, Tim Tamu PWI Kalsel Menang Tipis 3-2 atas PWI DKI Jakarta
-
Mentan Amran Dukung Inovasi Pakan Ayam Probiotik IPB, Siap Bawa ke Presiden
-
Perkuat Tata Kelola Lingkungan Kawasan Industri, Kemenperin Sosialisasi Aturan Baru
-
Marcos Jr Desak Asean Aktifkan Pakta Berbagi BBM
-
Fasilitas Nuklir Jepang Aman Usai Diguncang Gempa Dahsyat 7,7 Magnitudo
-
Hungaria Batal Keluar dari ICC
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.