Berkat Veddriq Raih Emas Olimpiade 2024, Panjat Tebing Dapat Dukungan yang Meningkat

Selasa, 09 Sep 2025, 18:22 WIB

JAKARTA - Sekretaris Umum Pengurus Pusat Federasi Panjat Tebing Indonesia (PP FPTI) Wahyu Pristiawan Buntoro mengatakan dukungan Pemerintah Indonesia semakin meningkat dalam membangun cabang olahraga tersebut setelah Veddriq Leonardo meraih emas Olimpiade Paris 2024.

Dia menjelaskan, keberhasilan nomor speed menjadi momentum penting, yang menempatkan panjat tebing salah satu cabang olahraga sangat dunggulkan oleh Indonesia.

Ket. Foto: Atlet panjat tebing putra Indonesia peraih medali emas Veddriq Leonardo (tengah) berfoto bersama atlet Tiongkok peraih medali perak Wu Peng (kiri) dan atlet Amerika Serikat peraih medali perunggu Sam Watson seusai penyerahan medali. — Sumber: ANTARA/WAHY PUTRO A

"Alhamdulillah emas Paris 2024 menjadikan panjat tebing salah satu cabang olahraga unggulan bersama bulu tangkis dan angkat berat," kata Pristiawan saat diwawancarai Antara dari Jakarta, Selasa (9/9).

Menurut dia, dukungan yang semakin besar membuat FPTI tidak hanya berkembang lebih bagus dari pembinaan dan prestasi atlet, tapi juga aspek pengelolaan organisasi.

Semua itu memengaruhi berbagai aspek penting, mulai  penyediaan fasilitas latihan dan peningkatan kualitas pelatih, hingga penguatan manajemen organisasi olahraga. Hal tersebut menjadi modal penting dalam menjaga keberlanjutan prestasi.

Dia menambahkan, pemerintah tentu akan lebih memperhatikan atau mengawasi sehingga organisasinya   terdampak dalam menjalankan standar tata kelola yang lebih profesional.

Hal itu adalah konsekuensi positif dari status cabang olahraga unggulan, kata dia.

Selain itu, prestasi emas Olimpiade telah membuka mata publik bahwa panjat tebing bukan lagi olahraga baru, melainkan cabang berprospek besar di tingkat internasional.

Oleh karena itu, sangat penting memanfaatkan momentum positif tersebut untuk memperluas pembinaan sejak usia dini.

"Setelah Asian Games 2018, minat masyarakat terhadap panjat tebing makin tinggi, sehingga kami ingin memastikan pembinaan akar rumput (grassroot) berjalan agar regenerasi atlet tidak terputus," ujar dia. Ant

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Opik

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.