Pemkab Sleman Perkuat Semangat Bela Negara Lewat Kegiatan Kreatif yang Menyentuh Langsung Masyarakat

Senin, 08 Sep 2025, 17:10 WIB

SLEMAN - Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) terus memperkuat dan menumbuhkan semangat bela negara melalui kegiatan-kegiatan kreatif yang menyentuh langsung masyarakat.

“Dalam upaya menjaga, memperkuat dan menumbuhkan semangat bela negara kami terus melakukan berbagai inovasi kreatif yang dapat menyentuh langsung masyarakat,” kata Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Sleman Samsul Bakri di Sleman, Senin (8/9).

Ket. Foto: Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Sleman Samsul Bakri di Sleman, Senin (8/9). — Sumber: antara foto

Menurut dia, Badan Kesbangpol itu luwes, karena menjalankan tugas Kementerian Dalam Negeri, meski anggaran terbatas, semangat pengabdian tidak boleh surut. “Anggaran sangat diperlukan, tetapi tanpa anggaran pun, kita tetap harus berbuat untuk negara,” katanya.

Ia mencontohkan, Kesbangpol Sleman merintis sebuah kegiatan inovatif yang langsung menyentuh masyarakat, yakni Pasar Bela Negara yang diadakan setiap Jumat pagi di halaman Kantor Badan Kesbangpol Sleman.

“Pasar Bela Negara ini sebuah inisiatif untuk mendekatkan hubungan antara pemerintah, pelaku UMKM dan masyarakat,” katanya.

Samsul mengatakan, melalui kegiatan Pasar Bela Negara ini, Kesbangpol Sleman membuktikan bahwa dengan kreativitas dan kemauan, sinergi antarunsur bangsa dapat diwujudkan. “Inilah bentuk nyata bela negara di tengah kehidupan sehari-hari, Pasar Bela Negara ini juga juga salah satu bentuk bentuk cinta tanah air dan implementasi nyata dari semangat bela negara,” katanya.

Program Pasar Bela Negara ini hasil kolaborasi antara Badan Kesbangpol Sleman dan Tim Carya yang diluncurkan pada Agustus 2025 ini merupakan langkah nyata untuk menguatkan ekonomi masyarakat sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap produk lokal sebagai bagian dari bela negara.

Pasar Bela Negara ini digelar secara rutin setiap Jumat mulai pukul 06.30 hingga 10.30 WIB dengan mengusung konsep pasar rakyat yang edukatif. “Kegiatan ini menghadirkan beragam tenant UMKM yang menawarkan produk-produk lokal, khususnya kuliner dan kerajinan tradisional khas Sleman,” katanya.

Beberapa produk unggulan yang ditampilkan antara lain kue apem, olahan talas, nasi megono, brongkos, jajanan lawas, bibit buah-buahan, serta aneka minuman dan sayuran sehat.

Selain aktivitas jual beli, pengunjung juga disuguhi layanan publik seperti perizinan usaha dan pembagian Bendera Merah Putih secara gratis. “Pasar Bela Negara menjadi bagian dari upaya membumikan semangat kebangsaan di tengah masyarakat. Ketika kita mencintai dan menggunakan produk dalam negeri, itu adalah bentuk nyata bela negara,” katanya.

Redaktur: Sriyono

Penulis: Sriyono

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.