Wagub DKI Rano Karno Apresiasi Drama Musikal Perempuan Punya Cerita di TIM

Minggu, 07 Sep 2025, 17:17 WIB

JAKARTA – Suasana hangat menyelimuti Graha Bhakti Budaya, Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta Pusat, ketika drama musikal Perempuan Punya Cerita dipentaskan pada Minggu (7/9). Pertunjukan garapan EKI Dance Company ini bukan sekadar tontonan, melainkan juga sebuah refleksi tentang ketahanan perempuan menghadapi ketidakadilan dan tekanan sosial. Penampilan para pemain muda yang penuh penghayatan berhasil menyentuh hati penonton, termasuk Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno yang hadir langsung.

Dalam sambutannya, Rano tidak hanya memuji kualitas para aktor muda, tetapi juga menekankan arti penting seni pertunjukan bagi perkembangan ekosistem kreatif Ibu Kota. “Kalau tidak berlatih secara konsisten, sangat sulit menampilkan emosi sedalam itu. Saya sangat senang menontonnya, dan EKI Dance sangat layak terus tampil di Jakarta,” ujarnya penuh apresiasi. Pernyataan tersebut menegaskan bahwa seni pertunjukan bukan sekadar hiburan, tetapi juga medium edukasi dan ekspresi yang berharga.

Ket. Foto: — Sumber: Istimewa

Jakarta, sebagai pusat kegiatan budaya dan ekonomi, tengah bergerak menuju visi menjadi kota kreatif global. Dalam konteks ini, seni pertunjukan memegang peranan vital. Pementasan seperti Perempuan Punya Cerita menghadirkan ruang interaksi budaya yang mempertemukan seniman, pemerintah, hingga masyarakat luas. Sinergi tersebut sejalan dengan tren global, di mana kota-kota besar menempatkan industri kreatif sebagai motor penggerak pembangunan berkelanjutan.

Wakil Menteri Ekonomi Kreatif RI Irene Umar yang turut menyaksikan pementasan menegaskan kehadiran seni pertunjukan sebagai salah satu subsektor ekonomi kreatif yang potensial. Pertumbuhan sektor ini tidak hanya berkontribusi pada peningkatan kualitas hidup warga, tetapi juga mampu mendatangkan nilai ekonomi melalui pariwisata budaya, penyediaan lapangan kerja, hingga membangun citra kota yang progresif.

Lebih lanjut, apresiasi Rano Karno terhadap EKI Dance Company mengandung pesan bahwa karya seni yang konsisten dan berkualitas akan selalu mendapat tempat di hati publik. Sebagai seniman sekaligus pejabat, Rano melihat pentingnya kesinambungan karya agar dapat melahirkan generasi baru yang kreatif. “Selamat untuk EKI Dance Company, para produser, sutradara, koreografer, dan seluruh kru yang terlibat. Konsepnya sangat tematik dan bagus, saya benar-benar terkesima,” tambahnya.

Dukungan pemerintah menjadi elemen kunci dalam menguatkan ekosistem seni pertunjukan di Jakarta. Rano menyebutkan bahwa Pemprov DKI berkomitmen menyediakan fasilitas, mempermudah perizinan, serta menjalin kolaborasi lintas lembaga. Pembangunan dan revitalisasi TIM yang melibatkan Jakarta Propertindo (Jakpro) serta Dinas Kebudayaan menjadi bukti nyata bahwa infrastruktur seni mendapat perhatian serius.

Transformasi Jakarta menuju kota kreatif global membutuhkan ruang publik yang tidak hanya fisik, tetapi juga imajinatif. Seni pertunjukan berperan sebagai jembatan yang menghubungkan masa lalu, masa kini, dan masa depan kota. Melalui kisah-kisah fiksi seperti Perempuan Punya Cerita, masyarakat diajak untuk merenungkan realitas sosial sekaligus menemukan inspirasi.

Dengan dukungan yang berkelanjutan, Jakarta memiliki peluang besar untuk menjadikan seni pertunjukan sebagai ikon identitas kota. Pertunjukan tidak hanya hidup di atas panggung, tetapi juga menjadi energi yang memperkaya kehidupan urban, menguatkan solidaritas sosial, serta membuka jalan bagi terciptanya Jakarta sebagai kota kreatif yang diperhitungkan di panggung dunia.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Paundra Zakirulloh

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.