BMKG: Gerhana Bulan di Kepri Terlihat Meski Langit Berawan
Minggu, 07 Sep 2025, 23:58 WIBBATAM - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Hang Nadim Batam menjelaskan gerhana bulan merah (blood moon) masih dapat terlihat di langit Kepulauan Riau, meskipun langit saat ini tertutup oleh awan tipis.
"Sebagian besar langit di Kepri berawan tipis, masih bisa ditembus oleh cahaya bulan," kata Kepala BMKG Stasiun Hang Nadim Batam Ramlan dikonfirmasi di Batam, Minggu (7/9) malam.
Gerhana bulan sudah bisa dipantau sejak pukul 17:00 WIB di seluruh wilayah Indonesia. Namun, untuk wilayah Kepri, khususnya di Kota Batam, hingga pukul 19:51 WIB langit masih diselimuti awan tipis.
Menurut Ramlah, masyarakat Kepri dapat menikmati gerhana bulan merah di seluruh wilayah dari rentang waktu pukul 23:30 WIB sampai 01:30 WIB ketika gerhana bulan total terjadi.
"Diseluruh Kepri (gerhana bulan) bisa dilihat asal tidak tertutup awan. Saat ini sebagian Kepri masih diselimuti awan tipis," ujarnya.
Dia menjelaskan fase gerhana total terjadi pada pukul 01:11 WIB, jika langit tidak tertutup awan, maka masyarakat Kepri dapat menyaksikan fenomena alam tersebut.
Hingga pukul 23:23 WIB, langit di Kepri, khususnya Kota Batam masih berawan, namun cahaya bulan sudah tampak terang, memancarkan warga kuning terang, belum menampakkan warna merah.
Ramlan mengatakan tidak ada peringatan dini tinggi gelombang atau banjir rob di wilayah pesisir Kepri selama terjadi gerhana bulan, karena pengaruhnya tidak signifikan.
"Pengaruh terhadap perubahan tinggi muka laut tidak terlalu signifikan, karena kejadiannya pun tengah malam. Sementara ini, permukaan laut sore tadi sebagian besar surut air laut, sehingga mengalami sedikit pendangkalan," kata Ramlan.
Untuk wilayah waktu Indonesia Barat (WIB), gerhana bulan total ini dapat dilihat mulai pukul 22:28 WIB adalah fase gerhana penumbra dimulai, kemudian pukul 23:27 WIB gerhana parsial dimulai, pukul 00:30 WIB awal fase gerhana bulan total, pukul 01:11 WIB puncak gerhana bulan total, pukul 01:52 WIB akhir fase gerhana bulan total, pukul 02:56 WIB gerhana parsial berakhir dan 03:55 WIB gerhana penumbra berakhir. Ant
- Gerhana Bulan Total
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Opik
Berita Terkait:
-
Tiongkok Kembangbiakkan Ikan Langka Sturgeon Generasi ke-3 Secara Buatan
-
Optimisme Penurunan Suku Bunga Fed Dorong Rupiah Menguat
-
Barca Terluka, Madrid Goyah: Duo Raksasa Spanyol Butuh Kebangkitan di La Liga
-
BMKG Memantau Gerhana Bulan Total di Stasiun Geofisika Talumelito Gorontalo
-
Gerhana Bulan Total Hiasi Langit pada 3 Maret 2026, Bisa Dilihat di Seluruh Indonesia
-
TNI AL Kirim Empat KRI Bantu Evakuasi Korban Banjir Sumut dan Sumbar
-
Imbau untuk Masyarakat Solok agar Lebih Waspada Menghadapi Cuaca Ekstrem
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.