BPJS Ketenagakerjaan Kunjungi Wartawan TvOne Korban Kecelakaan Kerja, Pastikan Perlindungan JKK Maksimal
Sabtu, 06 Sep 2025, 18:30 WIBJAKARTA â BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Jakarta Rawamangun bersama Kantor Cabang Jakarta Pulogebang melakukan kunjungan langsung ke wartawan TV One, Leo Chandra, yang menjadi korban kecelakaan kerja. Kunjungan berlangsung di Rumah Sakit Antam, Jakarta Timur, sebagai bentuk kepedulian sekaligus memastikan manfaat Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) diterima secara maksimal.
Leo Chandra mengalami luka berat saat menjalankan tugas jurnalistik meliput aksi demonstrasi di Polres Jakarta Utara pada 31 Agustus 2025. Situasi tidak kondusif dan keluarnya gas air mata membuatnya mengalami cedera serius di bagian kepala, leher, serta gangguan pernapasan.
Kepedulian tersebut ditunjukkan langsung oleh Akbar Ismail, PPs Kepala Kantor Cabang Jakarta Rawamangun, dan Dewi Mulya Sari, Kepala Kantor Cabang Jakarta Pulogebang, yang hadir bersama tim. Keduanya memberikan dukungan moral sekaligus menegaskan tanggung jawab institusional BPJS Ketenagakerjaan terhadap peserta.
âKunjungan ini adalah bentuk empati kami kepada peserta yang sedang menghadapi musibah. Kami ingin memastikan bahwa setiap peserta BPJS Ketenagakerjaan memperoleh haknya secara maksimal sesuai manfaat program Jaminan Kecelakaan Kerja, seperti biaya pengobatan perawatan tidak terbatas sampai sembuh, Santunan Sementara Tidak Mampu Bekerja (STMB), pelayanan homecare, bahkan biaya prothese/orthose jika diperlukan,â jelas Akbar Ismail.
Selain dukungan moral, BPJS Ketenagakerjaan juga memberikan pendampingan administratif agar proses klaim JKK berjalan lancar dan tanpa hambatan birokrasi. Pendekatan ini menjadi bukti nyata layanan responsif, humanis, dan menyeluruh yang dihadirkan lembaga tersebut.
âKami tidak hanya hadir di saat pendaftaran atau pembayaran iuran, tetapi juga di saat peserta membutuhkan kami. Inilah bukti bahwa jaminan sosial ketenagakerjaan bukan sekadar formalitas, tapi sebuah payung perlindungan nyata yang menjamin ketenangan dan keberlanjutan hidup bagi pekerja,â tambah Akbar.
Kepala Kantor Cabang Jakarta Pulogebang, Dewi Mulya Sari, menilai peristiwa ini sebagai pengingat penting bagi profesi berisiko tinggi. âKami berharap, kisah Leo ini bisa menjadi momentum refleksi bersama bahwa risiko kerja bisa datang kapan saja, bahkan saat kita tengah menjalankan tugas mulia. BPJS Ketenagakerjaan hadir untuk memastikan bahwa pekerja tidak berjalan sendiri ketika risiko itu terjadi,â ungkapnya.
Sebagai penyelenggara jaminan sosial ketenagakerjaan, BPJS Ketenagakerjaan terus memperkuat komitmennya melindungi pekerja formal maupun informal. Perlindungan ini mencakup risiko kecelakaan kerja yang dapat terjadi kapan saja, tanpa memandang sektor pekerjaan.
Layanan cepat dan tepat diberikan agar peserta bisa fokus pada pemulihan tanpa terbebani masalah finansial. Hal ini memungkinkan pekerja yang mengalami musibah tetap memiliki ketenangan dan kepastian untuk kembali berkarya bagi keluarga, masyarakat, dan bangsa.
âKami ingin setiap pekerja di Indonesia tahu dan sadar sejak awal, bahwa ada perlindungan yang siap mendampingi mereka. Tidak ada yang ingin mengalami kecelakaan kerja, tetapi jika itu terjadi, BPJS Ketenagakerjaan akan selalu hadir bukan hanya sebagai penyedia layanan, tapi juga sebagai keluarga,â tutup Akbar.
Dengan kunjungan ini, BPJS Ketenagakerjaan menegaskan bahwa perlindungan jaminan sosial adalah instrumen penting dalam menjaga keberlanjutan hidup pekerja. Kasus Leo Chandra menjadi bukti konkret bahwa pekerja, terutama di profesi berisiko, membutuhkan payung perlindungan yang pasti melalui JKK.
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Paundra Zakirulloh
Berita Terkait:
-
Hari Pertama One Way, Pemudik Gunakan Seluruh Jalur Tol Arah Jateng
-
Petugas Terminal Madiun Periksa Kelayakan Bus Angkutan Lebaran 2026
-
Sudan di Ambang Kehancuran: 21 Juta Jiwa Berjuang Melawan Kelaparan
-
Klaten Dilanda Banjir Parah akibat Talud Rusak
-
Para Menteri Kabinet Merah Putih Hadiri Rakor di Gedung Kemhan
-
Tak Perlu Antre Lama, Klaim BPJS Ketenagakerjaan Kini Bisa Lewat Online
-
Gelombang Mudik Menguat, 63 Ribu Kendaraan Tinggalkan Jakarta Lewat MBZ
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.