Mbappé Kritik Jadwal Padat: Pemain Perlu Nafas, Bukan Tambah Laga
Jumat, 05 Sep 2025, 07:38 WIBWROCLAW, POLANDIA â Kapten tim nasional Prancis, Kylian Mbappé, menegaskan para pesepak bola elite dunia tidak selalu memainkan terlalu banyak pertandingan, namun membutuhkan lebih banyak waktu istirahat di tengah jadwal padat yang nyaris tak memberi ruang jeda.
âIni bukan hanya soal jumlah pertandingan, tetapi lebih pada pemulihan. Kami hanya butuh sedikit lebih banyak waktu untuk beristirahat, memberi tubuh kesempatan regenerasi setelah begitu banyak laga yang harus dijalani,â ujar Mbappé di Polandia, Kamis (4/9), jelang laga kualifikasi Piala Dunia 2026 melawan Ukraina pada hari Jumat malam waktu setempat.
Musim lalu, Mbappé tampil dalam 59 pertandingan pada musim perdananya bersama Real Madrid. Rentang itu dimulai dari debut di Piala Super Eropa, 14 Agustus tahun lalu, hingga kekalahan di semifinal Piala Dunia Antarklub dari Paris Saint-Germain, 9 Juli lalu.
Selain itu, penyerang berusia 26 tahun tersebut juga enam kali memperkuat timnas Prancis dalam periode yang sama. Hanya berselang beberapa pekan, ia sudah kembali membela Real Madrid di La Liga yang bergulir sejak 19 Agustus. Jika Prancis berhasil lolos ke Piala Dunia, Mbappé diperkirakan baru mendapat libur panjang pada pertengahan Juli tahun depan.
âApakah kami bermain terlalu banyak? Tidak. Pandangan saya sudah berubah,â kata Mbappé. âDulu saya berpikir demikian, tapi sekarang tidak lagi, karena saya bisa memahami bahwa orang yang menonton dari sofa menganggap kami digaji besar, sehingga wajar kalau harus bermain banyak pertandingan.â
Pemain yang musim lalu mencetak 44 gol untuk Real Madrid itu mengakui kehadiran Piala Dunia Antarklub membuat beban semakin berat.
âKami masih bermain hingga perempat final sementara tim lain sudah memulai laga-laga uji coba. Mereka sudah memasuki musim 2025-26, sementara kami masih terikat kompetisi musim 2024-25,â ungkapnya.
Mbappé juga menekankan tak ada pemain, bahkan yang dianggap terbaik sepanjang masa, mampu tampil dalam 60 laga semusim dan selalu berada di performa puncak.
âIni persoalan yang harus ditinjau lebih serius, karena semua pihak akan diuntungkan. Penonton akan menyaksikan pertandingan dengan kualitas lebih tinggi,â tambahnya.
Setelah menghadapi Ukraina, Prancis akan menjamu Islandia di Paris pada Selasa pekan depan. Mereka juga bakal bersaing dengan Azerbaijan di Grup D kualifikasi, di mana hanya juara grup yang berhak lolos langsung ke Piala Dunia.
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra
Berita Terkait:
-
Liburan Mbappe Picu Kontroversi Jelang El Clasico, Fans Madrid Bereaksi Keras
-
AS Siapkan Pengembalian Tarif Impor
-
Evaluasi Satu Tahun Danantara, Presiden Prabowo Minta BUMN Terus Perkuat Fondasi Ekonomi
-
Harga Emas di Pegadaian Hari Ini: UBS Rp2.819.000, Galeri24 Rp2.806.000, Antam Rp2.909.000 per Gram
-
Tujuan Aceh dan Medan, Ditjen Hubdat Lepas Keberangkatan Mudik Gratis
-
BPH Migas dan APH Segel SPBU di Jember Diduga Selewengkan BBM Subsidi
-
Antisipasi Dampak Krisis Global, Beberapa Fraksi Parpol DPR Dukung Opsi Prabowo Kurangi Gaji Pejabat
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.