Pembacaan Riwayat Nabi Tahun Dal 2025, Prosesi Jelang Jejak Banon atau Sultan HB X Menjejak Tumpukan Bata

Kamis, 04 Sep 2025, 21:00 WIB

Yogyakarta, Koran Jakarta — Kamis (4/9) pukul 21.00 WIB prosesi pembacaan Riwayat Nabi Muhammad SAW tengah berlangsung di kompleks Masjid Gedhe Keraton Yogyakarta sebagai bagian dari Hajad Dalem Sekaten. Prosesi ini menjadi pembuka jelang pelaksanaan Jejak Banon, sebuah tradisi langka yang hanya digelar tiap delapan tahun sekali pada Tahun Dal.

Maulid Nabi tahun ini bertepatan dengan 12 Rabiulawal 1447 H atau 12 Mulud Dal 1959 penanggalan Jawa. Karena bertepatan dengan Tahun Dal, sejumlah perbedaan prosesi ditampilkan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Ket. Foto: — Sumber: ES

Usai pembacaan Riwayat Nabi, Sri Sultan Hamengku Bawono X dijadwalkan jengkar (kembali ke Kedhaton) melalui prosesi Jejak Banon dengan menapaki tumpukan bata di pintu butulan sisi selatan masjid.

“Hal ini untuk melambangkan dan mengenang usaha Pangeran Mangkubumi saat menyelamatkan diri dari musuh selepas salat Jumat di Masjid Gedhe,” jelas Koordinator Rangkaian Prosesi Garebeg Mulud Dal 1959, KRT Kusumonegoro, dalam keterangan tertulis sebelumnya.

Sejak pagi, rangkaian prosesi telah diawali dengan Mbusanani Pusaka di kompleks Kedhaton. Sore harinya, sekitar pukul 18.00 WIB, upacara Bethak digelar di Bangsal Sekar Kedhaton dengan format tertutup. Setelah Jejak Banon, rangkaian akan ditutup dengan prosesi Kondur Gangsa, yakni gamelan Sekati dikembalikan ke dalam keraton setelah pembagian udhik-udhik oleh Ngarsa Dalem dan GKR Mangkubumi.

Redaktur: Eko S

Penulis: Eko S

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.