Dari Tempat Sampah Jadi Wisata Air Favorit! Transformasi Umbul Sidomulyo Kalasan yang Bikin Wisatawan Kaget

Senin, 15 Sep 2025, 09:40 WIB
JAKARTA - Siapa sangka, tempat yang dulu penuh tumpukan sampah bau menyengat kini berubah total menjadi destinasi wisata air yang hits di Yogyakarta? Inilah Umbul Sidomulyo Kalasan, pemandian alami yang dulunya dianggap kumuh, kini menjelma jadi surganya wisata keluarga, terutama di akhir pekan.
Terletak di Kabupaten Sleman, Umbul Sidomulyo sebenarnya merupakan umbul atau kolam alami yang bersumber dari mata air asli. Mata air ini mulai menyembur sejak awal 2000-an, namun sayang kala itu justru terbuang percuma ke sungai tanpa dimanfaatkan. 
Ironisnya, kawasan ini malah dijadikan tempat pembuangan sampah warga sekitar. Bisa dibayangkan, alih-alih jadi tempat segar, dulunya yang ada hanya bau dan pemandangan tak sedap.
Namun titik balik terjadi pada tahun 2019. Warga kampung setempat bersatu padu, gotong royong membangun kawasan ini agar layak jadi destinasi wisata. 
Tak main-main, mereka urunan Rp 300 ribu per orang demi mewujudkan impian bersama. Kini, kerja keras itu terbayar lunas, Umbul Sidomulyo Kalasan ramai diserbu wisatawan lokal maupun luar kota.
Menurut Ibu Karti, salah satu pedagang pertama yang membuka warung di kawasan ini, pengelolaan Umbul Sidomulyo ditangani langsung oleh RT 8/RW 17 Desa Brintikan Sidomulyo. 
Ibu Karti mengaku puncak keramaian terjadi saat musim lebaran, di mana para perantau pulang kampung dan menyempatkan diri berkunjung. 
“Biasanya pengunjung mulai datang sejak jam 7 pagi, tapi jajan di warung baru ramai sekitar jam 10,” ujarnya.
Kolam pemandian ini memiliki lima kolam berbeda yang dialiri air langsung dari mata air pegunungan. Bahkan airnya bening, segar, dan bisa diminum langsung tanpa rasa ragu! Tak heran jika banyak pengunjung betah berlama-lama berenang. 
Umbul Sidomulyo buka setiap hari mulai pukul 06.00 hingga 16.40 WIB, kecuali Selasa dan Jumat yang digunakan untuk menguras kolam. 
Harga tiketnya sangat ramah di kantong, hanya Rp 5.000 di hari biasa dan Rp 8.000 saat akhir pekan. Sementara warga desa yang ikut berkontribusi, cukup bayar seikhlasnya.
Dari tempat sampah jadi destinasi hits, Umbul Sidomulyo membuktikan kerja sama warga bisa menciptakan keajaiban!

Redaktur: Alfina Febriyana

Penulis: Alfina Febriyana

Berita Terbaru

Kabar Baik! Rupiah Menguat ke Rp17.690 per Dolar AS

BNPB Evakuasi Lansia Korban Gempa Pulau Palue ke RSUD Maumere, Begini Kondisinya

Mau Bayar Pajak Kendaraan Bermotor? Ini 14 Lokasi Samsat Keliling Jadetabek Senin

Jumlah rumah rusak akibat gempa di NTT

Cabai Rawit Makin Pedas! Harga Capai Rp69.950/Kg dan Telur Ayam Rp29.250

Mengkhawatirkan! Burung Ekek Keling Sunda Terancam Punah, Populasinya Kian Menurun

Perusahaan Milik Kampus UGM Go Public! Target IPO Capai Rp45 Miliar

Tinjau Karhutla Kalsel, Menhut Raja Antoni: Api Sudah Tak Terlihat, tapi Gambut Masih Berasap.

Dalang Karhutla Diburu! Komisi III DPR Apresiasi Langkah Tegas Polri

Coco Gauff Juara Cincinnati Open untuk Kedua Kalinya, Masuk Klub Elite WTA

Gratis dan Siaga 24 Jam! Pertamina Buka Posko Medis bagi Warga Manggarai NTT

Formula 1: Norris Menangi GP Belanda, Verstappen Kecelakaan di Depan Pendukung Sendiri

TNI AU Gerak Cepat! 6 Pesawat Bawa Bantuan Kemanusiaan ke NTT dan Kalimantan

Liga Inggris: Manchester City Menang Dramatis di Awal Era Maresca, Liverpool Selamat dari Kekalahan

Terungkap! Kebakaran Rumah di Tebet Diduga Dipicu Mesin Fotokopi

Serie A: Amorim Buka Era Baru dengan Kemenangan, Milan Tundukkan Torino; Juventus Menang Tipis atas Frosinone

Karhutla Meluas, Gubernur Kalsel Desak Masyarakat Lindungi Diri dari Paparan Asap

La Liga: Barcelona Pesta Gol di Kandang Elche, Atletico Madrid Selamat dari Kekalahan

Kementerian Kebudayaan akan revitalisasi situs budaya di Malut

Mengerikan Tragedi Kebakaran Rumah di Tebet, 4 Orang Tewas

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.